fbpx

2.500 m2 Lahan Proyek Terminal Depok Belum Dibebaskan Pengembang

Ilustrasi-Penertiban para PKL di Terminal Depok beberapa waktu lalu (istimewa).
Ilustrasi-Penertiban para PKL di Terminal Depok beberapa waktu lalu (istimewa).

Depoklik.com – Direktur PT Andyka Investa Soemarsono Hadi, selaku pengembang proyek revitalisasi Terminal Terpadu Kota Depok, mengatakan, dari 2,6 hektar lahan yang sudah disiapkan Pemkot Depok untuk proyek yang akan dikerjakan pihaknya pertengahan 2015 ini, masih ada sejumlah lahan di sekitar lokasi proyek yang belum dibebaskan karena akan terkena imbas proyek.

“Masih ada lahan warga yang belum dibebaskan dan masih dalam proses negosiasi. Dalam kontrak kerja sama yang baru, pembebasan ini menjadi kewajiban kami untuk melaksanakannya,” kata Soemarsono, Jumat, 1 Mei 2015.

Menurutnya, luas lahan yang belum dibebaskan pihaknya sekitar 2.500 meter persegi dan lokasinya berada di sisi barat terminal atau Stasiun Kereta Api Depok.

“Dari 2.500 lahan yang harus kami bebaskan itu, saat ini kira-kira sudah sampai 50 persennya telah berhasil kami bebaskan dan pembayaran ke pemilik lahan sudah dilakukan,” kata Soemarsono.

Saat ditanya mengenai harga dan dana yang disiapkan untuk pembebasan lahan itu, Soemarsono enggan menjelaskan lebih detail. “Untuk itu semuanya kan masuk dalam proses negosiasi. Jadi tidak bisa disamaratakan dan penghitungan dilakukan petugas appraisal independen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Terminal Terpadu Kota Depok ini akan menghabiskan dana Rp 1 triliun. Terminal, kata dia, akan terintegrasi dengan Stasiun KA Depok serta memiliki pusat bisnis komersil, dan dilengkapi hotel juga apartemen 30 lantai.

“Terminal yang terhubung dengan Stasin KA Depok ini akan dilengkapi dengan eskalator dan lift serta jauh lebih nyaman bagi masyarakat pengguna bus dan kereta api,” katanya.

Sumber: wartakota.tribunnews.com

Leave a Comment