fbpx

15 Menit Saja Untuk Otak Anda

ANDA dapat meningkatkan kemampuan memori Anda dan fungsi otak Anda dengan cara yang sederhana. Menurut Manning Rubin, salah satu penulis Keep Your Brain Alive salah satu caranya cukup dengan melatih kelima panca indera Anda tiga kali dalam seminggu. Bagaimana caranya? Pilih saja latihan menyenangkan berikut ini:

Pagi hari:

* Ganti alarm Anda

Bila selama ini bunyi alarm Anda itu-itu saja coba ganti dengan radio atau bunyi yang baru. Saat otak memproses bunyi yang baru, seperti lagu kesayangan Anda, di pagi hari otak akan terstimulasi untuk bekerja dengan cara lain. Pilih baju dengan mata tertutup.

Mungkin terdengar aneh, tapi pasti menjadi aktivitas pagi yang seru. Supaya tidak bolak-balik mengembalikan baju karena salah memilih baju yang bukan untuk beraktivitas hari itu, coba cara berikut ini: letakkan beberapa pasang baju untuk Anda pakai di malam harinya, kemudian pilih dengan mata tertutup (jangan mengintip ya!) di pagi harinya. Alasan Rubin, bila Anda menutup fungsi salah satu indera, maka indera yang lain akan memacu otak bekerja lebih keras.

Siang hari:

* Bertukar makanan dengan rekan kerja Anda

Jangan sepelekan aktivitas yang terdengar seperti anak TK atau SD ini. Karena, kegiatan saling bertukar makan siang dengan rekan kerja atau teman Anda justru menstimulus fungsi otak. Bila selama ini, otak Anda terbiasa menangkap sensasi dan rasa menu makan siang Anda yang rutin Anda pesan, kejutkan otak dengan sensasi dan rasa baru. Hal ini dapat memacu otak mengenali pesan-pesan baru yang dapat meningkatkan kinerja otak.

* Shop by heart

Ini bukan berarti memuaskan sifat impulsif Anda, lho. Artinya, coba singkirkan dahulu kertas daftar belanjaan yang biasa Anda bawa ke pasar atau swalayan. Ganti dengan kemampuan Anda mengingat kebutuhan rumah tangga. Bila, masih tidak yakin, simpan kertas daftar belanjaan Anda di dalam tas dan sebelum membayar Anda tinggal mengecek lagi apakah ada kebutuhan yang terlewatkan. Kegiatan ini dapat ‘membakar’ sel-sel di otak Anda untuk lebih aktif.

Malam hari:

* Makan malam yang hening

Bila biasanya aktivitas makan malam keluarga diisi dengan keriaan dan penuh obrolan, sesekali tak ada salahnya hening saat makan malam. Anda dapat meningkatkan kerja otak dengan fokus pada bentuk sajian makan malam Anda serta rasanya di lidah.

* Ganti cara rutinitas sikat gigi Anda

Bila selama ini, Anda menyikat gigi dengan cara yang sama. Cobalah ganti dengan cara yang sedikit menantang, seperti menyikat gigi dengan tangan kiri –kalau biasanya Anda menyikat gigi dengan tangan kanan. Kegiatan ini akan menantang otak Anda untuk meningkatkan fungsi sel-sel yang biasanya jarang merespon saat Anda menyikat gigi.

Foto: Julia F. – sxc.hu

Nikmati Malam di Depok Dengan Motor Antik

DERU motor yang beriringan tentu memancing siapa saja yang disekitarnya untuk menengok. Tapi, deru motor kali ini bukan gerombolan anak motor yang sedang adu balap liar atau kebut-kebutan di jalanan. Sekelompok pengendara motor ini sedang mengendarai motor tua menuju salah satu sudut di sekitar Mall Depok, Minggu (16/10) malam lalu. Mereka seperti para pengendara motor Inggris di era perang dunia. Mereka adalah Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI) untuk daerah Depok.

Anggota pecinta motor antik ini tidak hanya tersebar di kawasan Depok. “Daerah lain di luar Depok juga banyak yang bergabung di sini,“ cerita Budi Santosa, Ketua MACI Depok saat ditemui depoklik dalam acara gathering MACI Depok. Budi Santosa menambahkan, “Para anggota ini pada dasarnya sudah menyukai motor klasik lebih dulu. Merek dan jenisnya bisa beragam. Biasanya, setelah itu akan timbul keinginan untuk memiliki. Kalau sudah begitu, anggota yang lain pasti akan membantu mulai dari info-info tempat penjualan hingga penggantian onderdil.†Malam itu, keunikan motor klasik benar-benar menyita perhatian kami, mulai dari BSA, DKW, BMW, AJS hingga Harley Davidson. “Motor tertua yang ada di MACI Depok saat ini, BSA 500 cc tahun 1941,â€Budi menambahkan.

Pasang surut juga melanda komunitas yang ada sejak 1992 ini. Setelah mengalami masa vakum beberapa lama, baru pada tahun 2004 MACI Depok kembali beraktifitas dan mengembalikan kerinduan para pecinta motor tua. Kini MACI telah memiliki sekitar 40 anggota dan bermarkas di daerah Cimanggis. Kegiatan mereka pun tak hanya sekedar touring atau memutari kota dengan motor-motor klasiknya. Beberapa kegiatan positif seringkali diselenggarakan seperti bakti sosial ataupun acara yang bertema lingkungan, seperti penanaman 1000 pohon di Tapos Depok pada 18 April lalu. Perwakilan MACI Depok juga sempat menghadiri Krakatau Bike Festival yang diselenggarakan di Lampung bulan Juli lalu. MACI juga mengadakan acara rutin tahunan yang diselenggarakan dengan skala nasional, seperti jambore nasional yang diadakan di tiap daerah secara bergantian. Tertarik?

Komunitas Motor Antique Club Indonesia (MACI)

Komp. Bukit Cengkeh Berbunga Blok A7 No. 6 RT 06/24, Cimanggis

Tika Sylvia Utami

Foto: TS

Tersenyum Melihat Nasi Goreng Burger

SAJIAN De Nazgor Burger membuat kami tersenyum saat dihidangkan, ketika kami berkunjung ke Delysh Coffee Shop. Hidangan ini mirip dengan roti burger, sang koki menyelipkan daging sapi pipih olahan sendiri  dengan telur mata sapi diantara nasi goreng yang dicetak menyerupai roti. Jangan terkecoh, menyantapnya sama seperti memakan nasi biasa, dengan sendok dan garpu tentunya.

Yang berkesan dari hidangan ini adalah nasi gorengnya tidak terlalu berminyak dan nasinya pun punar (berbutir-butir). Rasanya gurih terpadu serasi dengan rasa  telur mata sapi yang penampilannya membangkitkan selera makan kami. Tidak hanya itu, ini dia jagoannya, daging sapi yang tebal siap menambah kenikmatan hidangan kali ini dengan struktur yang lembut dan berserat. Gorengan daging sapi cincang yang segar ini memberi kenangan tersendiri pada De Nazgor Burger, apalagi bila sedikit dioles dengan sambal yang sudah disediakan, hmmm..

Tak heran bila harga seporsi De Nazgor Burger ini dibandrol Rp 23000 oleh Delysh Coffee Shop, karena setimpal dengan rasanya. Selain itu, suasana ruangan yang nyaman membuat kami sulit beranjak dari cafe 2 lantai yang berlokasi di Ruko Depok Mall ini. Foto-foto Kota Depok ‘tempo doeloe’ tergantung indah di tembok cafe yang didomonasi warna hitam – putih, yang menarik perhatian pandangan kami pada Senin (4/10) sore itu.

Delysh Coffee Shop

  • Jl. Margonda Raya No.88, Ruko Depok Mall
  • Telp. 7720 6156
  • Buka: 10.00 – 22.00

Coki Lubis

Foto: AN

Gula Tak Selalu Manis

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi kenaikan pasien diabetes melitus (DM) tipe 2 (penyakit diabetes yang disebabkan resistensi tubuh terhadap efek insulin yang diproduksi oleh sel beta pankreas) di Indonesia sebesar 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi 21,3 juta pada tahun 2010. Fakta tersebut lebih menyedihkan saat Prof.Dr.dr.Sarwono Waspadji, SpPD-KEMD mengatakan, wanita dengan DM beresiko empat sampai enam kali menderita penyakit jantung dan pembuluh darah lebih besar dari pria DM yang ‘hanya’ beresiko dua hingga tiga kali. Hal ini disampaikan pada acara Jakarta Diabetes Meeting bulan September lalu.

Kadar gula darah yang tinggi pada DM dapat memicu peningkatan timbunan lemak di dinding pembuluh darah. Timbunan lemak ini  menyebabkan sumbatan pada aliran darah dan menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih kaku sehingga mempercepat timbulnya berbagai penyakit jantung dan pembuluh darah. Oleh karena itu, Prof. Sarwono mengharapkan masyarakat dapat menjaga kadar gula darah sebisa mungkin mendekati normal. Tekanan darah yang baik pada penyandang DM adalah <130/80 mmHg, LDL <100 mg/dL, trigliserida <150mg/dL, HDL >40 mg/dL (pria) dan >50 mg/dL (wanita). Selain itu, diharapkan dapat menjaga berat badan agar Indeks Massa tubuh berada dalam kisaran normal (18,5-22,9kg/m2), melakukan aktivitas fisik sepanjang 30 menit sebanyak 3-4 kali dalam seminggu serta mengatur menu makanan dengan mengurangi konsumsi lemak < 25 % dari total  kalori harian.

Berburu Makanan India

PENASARAN dengan dunia kuliner negara asal Sharukh Khan? Hmm..sayang sekali bila Anda melewati acara Festival India yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Budaya UI, Rabu (29/9) lalu. Salah satu, kegiatannya adalah cullinary session. Tak sekedar berbagai info tentang makanan India, tapi juga diadakan demo masak dan pembagian makanan secara gratis kepada 200 pengunjung pertama. Demo masak yang bekerja sama dengan Restoran Ganesha Ek Sanskriti, resto yang khusus menyajikan masakan India, mempertunjukan dua makanan khas India yaitu, Kathi Roll dan Samosa.

Kathi Roll yang sekilas tampak seperti kebab yang dibungkus oleh  chapati kering (dibuat  dengan tepung gandum utuh) dan dapat berisi daging kambing atau ayam dan sayuran. “Makanan ini sedikit pedas dan terasa sekali rempah-rempahnya, tanpa saus sambal pun sudah pedas†komentar Reni Anggraeni, salah satu pengunjung setelah mengantri panjang untuk mencicipi Kathi Roll.

Setelah Kathi Roll, kini giliran Samosa yang seperti pastel namun berbentuk segitiga ini rasanya gurih dengan isi bawang bombai, ketumbar, daging sapi atau ayam serta dibungkus oleh kulit Samosa (yang seperti kulit pastel, banyak dijual di toko India). Khusus untuk Samosa, chef merekomendasikan saus tamarin sebagai pilihannya. Para chef juga memberikan empat tipe saus yang kebanyakan digunakan dalam masakan India, yakni saus sambal, saus tomat, saus yang terbuat dari bayam dan saus dari tamarin.

Tika Sylvia Utami

Foto: dok.panitia

Pemkot Depok Harus Membumikan Produk Lokal

[caption id="attachment_1340" align="alignright" width="250" caption="Drs. Zamrowi, MSi."][/caption]“ TERKAIT dengan rencana aksi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok tahun depan, yaitu membangkitkan sektor industri pengolahan, maka yang muncul di benak kita adalah bagaimana aksi nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam membumikan produk-produk lokal ini?”Drs. Zamrowi, Msi, Sekretaris Disperindag Kota Depok, menjawab pertanyaan ini saat berbincang dengan depoklik di kantornya, Rabu (6/10) siang kemarin. Menurutnya Pemkot wajib mendukung pemasaran produk-produk lokal bila ingin membangkitkan sektor sekunder, dalam hal ini adalah industri pengolahan. Selain kampanye dengan beragam agenda kegiatan, pihak pemkot sendiri akan memulai pemakaian produk lokal. “Pegawai pemerintahan harus menggunakan produk lokal,†tegasnya. Selain itu, lanjut Zamrowi, Pemkot akan menerbitkan regulasi dalam bentuk peraturan daerah mengenai kerjasama toko-toko modern dengan produk UKM Depok. “Toko-toko modern seperti mal dan swalayan harus memberikan tempat untuk produk-produk lokal,†tegasnya.”Disamping itu, Disperindag juga memiliki rencana lain. Zamrowi mengatakan bahwa kantor Disperindag akan pindah, dan konsepnya adalah membuat showroom produk-produk olahan UKM Depok di lokasi kantor yang baru. Zamrowi belum memastikan lokasi dan waktunya, namun rencana-rencana ini sudah diajukan ke DPRD, semua terpaket mengenai pembangkitan sektor sekunder.”Lalu, langkah apa yang perlu disiapkan oleh para pelaku industri olahan? Langkah pertama yang perlu dilakukan oleh produk UKM adalah meningkatkan kualitasnya termasuk pemenuhan standar nasional, seperti Standar Nasional Indonesia, Departemen Kesehatan, POM, tanggal kadaluwarsa, dan standarisasi lain. “UKM pun harus mengolah produknya secara profesional. Karena kita juga harus menghargai peraturan mengenai perlindungan konsumen,†tandas Zamrowi.”Coki Lubis“Foto: AN

Sektor Sekunder Fokus Pemerintah Depok Tahun 2011

LAHAN pertanian hanya tersisa 2,3 persen dari luas kota Depok sekarang ini. Sudah sedikit penduduk yang beraktifitas pada sektor ini, contohnya petani belimbing, ikan hias, tanaman hias, dan lain-lain. “Jadi, bila ingin membangkitkan kembali sektor ini, pemerintah perlu serius dalam pertanian perkotaan atau urban agriculture,†ujar Drs. Zamrowi, Msi, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok kepada depoklik di ruangan kantornya, Rabu (6/10) lalu. Dalam kegiatan ekonomi, sektor primer sering diterjemahkan dalam aktifitas ekonomi pertanian. Saat ini, Depok sudah nyaris kehilangan sektor primer, lahan yang ada sudah terkepung dengan sektor perdagangan dan jasa. Setiap tahun ruang terbuka hijau diserbu dengan pembangunan perumahan. Menurut data statistik terakhir, warga Depok berjumlah 1,4 juta penduduk, artinya memang membutuhkan pembangunan tempat tinggal dan memakan lahan yang besar. Untuk itu, pemerintah perlu serius membangun sektor primer”Saat ini, corak perekonomian Depok berada di sektor sekunder yaitu industri pengolahan, dan tersier atau perdagangan dan jasa. Menurut Zamrowi, perkembangannya kian mengkhawatirkan, karena sekunder berkurang, dan perekonomian didominasi oleh tersier. Disinilah mau tidak mau pemerintah harus intervensi ke industri pengolahan, karena indutri pengelohan biasanya menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak dibanding perdagangan dan jasa.”Saat ini, Dinas Perindustian dan Perdagangan Depok (Disperindag) berencana untuk kerjasama dengan warga yang kompeten dalam indutri pengolahan, salah satunya adalah Dr. Wisnu Gardjito, warga depok yang sudah berkecimpung di level nasional dalam industri pengolahan kelapa. “Memang depok tidak menghasilkan kelapa, tapi kita bisa dibanjiri kelapa dari daerah lain di Indonesia. Depok akan fokus pada pengolahan akhir dan pemasarannya. Karena, pasarnya sudah ada, yaitu internasional, nasional, dan tentunya pasar lokal kota kita sendiri,†jelas Zamrowi. Setelah melalui studi dan kaji kelayakan oleh Disperindag, maka industri pengolahan kelapa akan menyerap tenaga kerja cukup banyak karena pengolahannya bisa tersebar di setiap wilayah Depok. Kelapa pun bisa diolah menjadi banyak produk, dari mulai kebutuhan rumah tangga, produk kuliner, kosmetik, obat, dan lain-lain.”Hal serupa juga disampaikan oleh Martinho Vaz, Kepala Seksi Perdagangan Luar Negeri Disperindag Kota Depok. Martin memastikan industri pengolahan akan memberikan nilai tambah dalam perekonomian Depok. “Target kami, Depok menjadi pusat perdagangan produk olahan kelapa di indonesia, baik untuk lokal maupun internasional. Yang memiliki pusat perdagangannya sekaligus industri pengolahannya,†ujarnya.”Rencana kerja tersebut akan dikaji lagi oleh Disperindag terkait penyebarannya, yang pasti berpola home industry, dan harapannya akan ada industri seperti ini di setiap kecamatan. “Tinggal pembagian perannya saja, antara pemerintah lokal, warga, dan pembina,†tambahnya. Target Disperindag program ini sudah terealisasi tahun 2011, dan akhir tahun sudah ada yang berinvestasi. Nah, bila ada warga yang tertarik berinvestasi, silahkan saja, karena investasi ini terbuka bagi warga yang tertarik dalam rencana besar ini.”Coki Lubis“Foto: dok. The Green Coco Island-UDSR

Siswa SMA Pribadi Menangkan Olimpiade Sains

Imam Agung Rahardja mengukir prestasi dengan meraih Medali Emas Olimpiade Sains Nasional 2010. Siswa SMA Pribadi-Depok yang kini duduk di kelas tiga ini terdorong oleh dukungan dan rekomendasi dari para guru untuk mengikuti Olimpiade Sains yang diselenggarakan di Medan bulan Agustus lalu. “Mewakili Provinsi Jawa Barat di ajang olimpiade nasional 2010 tentunya menjadi kebanggaan tersendiri,†tutur pengagum Yohannes Surya, Fisikawan dan Peneliti pada program Pasca Sarjana UI untuk bidang fisika.

Meski pernah meraih medali perunggu di kejuaraan yang sama di tahun 2009, tak lantas membuat Imam besar kepala. Ia tetap mempersiapkan segala-sesuatunya dengan serius untuk meraih prestasi yang lebih baik. “Seleksi untuk menjadi perwakilan Jabar sangat berat. Saya mendapat banyak bantuan dari guru-guru SMA Pribadi serta dua orang pelatih yang masing-masing mahasiswa Fisika  UI dan ITB,†tutur anak ke dua dari empat bersaudara ini. Selama kurang lebih tiga minggu, Imam mendapatkan pelatihan intensif bersama dengan rekan-rekan lainnya yang terpilih untuk mengikuti olimpiade tersebut.

Olimpiade sains nasional yang diselenggarakan di Medan rupanya membuat penggemar novel Sang Pemimpi ini mendapatkan banyak pengalaman baru, selain dari bertemu dengan rekan-rekan dari seluruh Indonesia, juga mendapatkan banyak pengetahuan baru seputar ilmu yang digelutinya, yakni Fisika. “Kemenangan ini merupakan langkah menuju kesuksesan yang harus terus saya kembangkan. Meskipun terkadang sempat merasa jenuh tapi semua kebosanan itu akan hilang ketika ada tantangan baru, misalnya dengan terus mengikuti berbagai kejuaraan,†jelas remaja yang juga pernah meraih Juara III pada kompetisi matematika se-regional kota Depok saat di bangku SMP.

Pengagum Thomas Alfa Edison ini membagi tips belajar fisika yang  menyenangkan. Yaitu, perbanyak mengerjakan soal-soal, melatih diri dengan eksperimen, serta mempelajari teori bisa menjadi langkah-langkah untuk membuat fisika jadi lebih menyenangkan. “Fisika itu mudah dan menantang asalkan kita bisa lebih membayangkan gejala-gejala fisika, dan jangan terlalu terpaku dengan rumus, “ ucap putra dari H. Ir. Djoned Adhi Sardjito dan Ir. Bidari Setiati Aisyah ini. Bila Imam memiliki antusias besar terhadap fisika, tidakkah ia memiliki minat pada hal lain? Remaja kelahiran tujuh belas tahun silam ini sesekali bermain futsal dan game komputer.

Remaja yang berdomisili di Tangerang ini berencana untuk melanjutkan studi di bidang Teknik Elektro ITB. Tak cukup sampai disitu, Imam juga menyimpan cita-cita besar ilmuwan fisika nuklir. “Saya ingin mengembangkan nuklir sebagai pembangkit listrik di Indonesia, karena sejauh ini nuklir di Indonesia hanya dijadikan sebagai bahan penelitian,†tandasnya mantap menutup pembicaraan.

Prestasi:

    • Medali Emas Olimpiade Sains Nasional 2010
    • Medali Perunggu Olimpiade Sains Nasional 2009
    • Juara 3 Kompetisi Matematika Se-Regional Depok

 

Tika Sylvia Utami

Foto: TS

Makan Bubur Pakai Jagung? Hmmm…

MENU hangat spesial yang satu ini pas sekali disantap setiap saat, apalagi saat hujan mengguyur. Yaitu Bubur Jagung a la Aceh Jezz Bubur, sebuah kedai bubur milik Chaidil yang diolah profesional di Margonda Raya.

Tanpa berlama-lama, Chaidil segera menyajikan Bubur Jagung kepada depoklik. Dan, hmm..gurihnya bubur berpadu dengan rasa manis yang pas di lidah, tidak menimbulkan rasa eneg karena terlalu manis. Butiran-butiran jagung di dalamnya turut memberikan kesan yang khas pada menu ini. Diantara bulir-bulir jagung, terselip juga biji pacar cina dengan bentuk bulat dan bening yang terasa kenyal. Aneh kah? Ah, tidak! Ini seperti petualangan ‘lidah’ yang bosan dengan sajian bubur yang itu-itu saja. Disajikan dalam kondisi yang hangat menambah lengkap rasa lezat dari bubur yang bertekstur lembut ini, yang cocok disajikan di saat petang.

Cukup dengan mengeluarkan Rp 15000 Anda dapat menikmati bubur jagung dengan kualitas yang tetap terjaga, karena dikemas dengan menggunakan Cup Plastik PP Lingkar 5 yang telah direkomendasikan untuk kesehatan. “Harga yang kami pasang tentunya kami sesuaikan dengan kualitas yang kami tawarkan. Kami menggunakan bahan yang terjamin mutunya sehingga pelanggan tidak perlu khawatir dan ragu untuk membeli bubur di sini,†tutur Chaidil Rabu (25/9) sore lalu.

Tempat yang buka setiap hari ini juga menawarkan bubur jenis lain, seperti Bubur Sumsum, Bubur Kacang Hijau, Bubur Kacang Hitam, Bubur Sagu, dan lain lain, yang tentunya dapat dinikmati oleh anak kecil hingga orang dewasa.

Aceh Jezz Bubur

  • Jl. Margonda Raya No.418, Pondok Cina Depok, Jawa Barat
  • Harga : Rp 15.000,-
  • Buka    : 15.00-23.00
  • Info pemesanan: 0811155199

Tika Sylvia Utami

Foto: TS

Fleksibilitas Furniture

KENDALA luas ruangan  terkadang membuat kita bingung untuk menata perabot rumah tangga. Salah satu trik untuk menyiasatinya adalah merancang dan membuat perabot yang simple, fleksibel, dan  lebih baik bila yang mudah untuk dipindah-pindah atau digeser. Sebab setiap ruangan, apapun kegunaannya harus mempertimbangkan hal-hal tersebut. Para pengembang-pun lebih banyak menawarkan hunian-hunian mungil dikisaran luasan 50-90 m² yang tentu saja perlu kecermatan dalam lay-out interior hunian. Berikut tips memanfaatkan ruangan dengan perabot yang fleksibel:” “Contoh 1   : Meja lipat setengah bulat.”Meja ini cukup fleksibel dalam penggunaannya, bila tidak dipakai dapat dilipat sejajar menempel dinding,apabila akan dipakai ,siku penahan difungsikan menahan beban dari meja dan beban diatasnya.”“Contoh 2  : Meja makan kecil (600×600).”Meja makan ini dirancang untuk makan a la lesehan, di bawah meja dibuatkan laci susun yang berfungsi untuk perluasan meja,serta roda kecil 1 inchi (untuk memudahkan pergerakan)”“Contoh 3 : Meja makan sedang (1400x600x750).”Di sisi pendek dibuatkan laci untuk perluasan meja,sangat berguna sekali apabila di rumah ada acara pertemuan.”“Contoh 4  : Bale lesehan.”pada awalnya bale ini dirancang untuk makan lesehan dua sampai tigaorang, karena untuk menempatkan meja makan konvensional terbentur kolom struktur. Untuk mengefisienkan ruangan, dibuatkan beberapa drawer untuk penyimpanan kelengkapan pantry (bale lesehan ini merupakan 1 kesatuan dengan pantry)”“Contoh 5 : Meja kerja kecil (1000 x 750 x 500).”Meja ini dirancang untuk stand pameran, sehingga dimensinya dibuat kecil dan salah satu kaki meja menggunakan pipa stainless steel.”Halumo Interiorrn

    rn

  • Telpon :  021-92628032, 081283118909
  • rn

  • Web     :  www.cibubur.com/halumo
  • rn

  • e-mail : [email protected]
  • rn

  • Studio  :  HBTB C7-26 Sukatani Gas Alam Cimanggis Depok
  • rn