fbpx

Jangan Asal Pake Deodoran

Ups, jangan asal menggunakan deodoran. Cek dulu sudahkan deodoran yang Anda gunakan cukup aman. Selain itu, menggunakan deodoran ada triknya juga lho supaya ketiak tidak hitam. Berikut tip cara memilih dan menggunakan deodoran agar kulit ketiak senantiasa sehat dan wangi:

l.  Pastikan memilih deodoran yang telah teruji klinis dan terdaftar dalam BPOM. Biasanya di belakang kemasan tertera tulisan POM.

2. Bila tubuh Anda cenderung sering dan banyak mengeluarkan keringat sebaiknya pilih deodoran berbentuk stick.

3. Namun, bila tubuh Anda berkeringat dalam kadar yang normal, Anda bisa juga menggunakan deodoran berbentuk spray.

Setelah mencukur rambut ketiak. berilah jeda waktu yang cukup panjang untuk menggunakan deodoran supaya ketiak tidak berwarna kehitaman. Sebab, kulit mengalami luka kecil setiap kali proses pencukuran, meski Anda tak merasakannya. Luka di kulit akan meninggalkan jejak berwarna kehitaman bila langsung terkena deodoran.

New Hunteria: Bisnis Sepatu Kulit Sapi Khas Depok

\r\n\r\nBila Anda mencari sepatu berkualitas baik dengan harga terjangkau, plus Anda dapat melihat langsung proses pembuatannya cobalah berkunjung ke home industri New Hunteria yang berlokasi di Jalan Siliwangi nomor 7, Depok. Usaha produksi sepatu yang dirintis Muhammad Ahda bersama orang tuanya sejak 1987 ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu penggunaan kulit sapi asli sebagai bahan pembuatan sepatu.\r\n\r\n \r\n\r\nHak Paten Kulit Sapi.\r\n\r\nâ€Dulu bapak saya ahli membuat sepatu dan membuat usaha ini, kini saya meneruskan keahlian dan usaha tersebut,†tutur Muhammad Ahda saat ditemui depoklik. Jam terbang yang tinggi  tersebut tentu telah diuji kualitasnya. Bila masih ragu Anda dapat melihat langsung proses pembuatannya. Sebab, pabriknya berada persis di belakang  toko New Hunteria. Desain sepatu pun dibuat sendiri dengan mengikuti tren. Sepatu yang dijual pun dibuat dari bahan kulit sapi berkualitas baik, yaitu yang lembut agar mudah dibentuk atau dipola dalam proses pengerjaannya.\r\n\r\nProduk sepatu dari bahan kulit sapi asli di Kota Depok bahkan telah dipatenkan. Hal ini bermula dari keikusertaan Ahda mengikuti acara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok yang kemudian disarankan untuk membuat hak paten. Hak paten ini yang membuatnya mengubah nama Hunteria menjadi New Hunteria. Alasannya sederhana, nama Hunteria telah digunakan dalam daftar hak paten nasional. Nama New Hunteria sendiri merupakan gabungan dari beberapa nama. “Kalau New itu diambil dari nama istri Neldawati, Hu diambil dari nama orangtua Husni, kalau Te itu artinya Telmisi adalah ibu, huruf R artinya Ridwan adalah anak dan A itu diambil dari nama saya Ahda. Maka jadilah New Hunteria,†jelasnya.\r\n\r\nJam terbang tinggi dan bermodal hak paten, tentu bukan berarti usahanya mulus bak jalan tol. Masalah pemasaran masih menjadi kendala yang cukup berarti. Ahda mengakui untuk saat ini sepatu produksinya belum bisa merambah ke pusat perbelanjaan. Menurut Ahda, karena target yang diminta pihak pengelola pusat perbelanjaan dengan harga yang dibayarkan ke produsen sepatu tidak sesuai. Hal itu tentu  bisa mempengaruhi kualitas dari sepatu. “Misalnya, saya diminta memenuhi target dalam waktu satu bulan menghasilkan 1000 pasang sepatu untuk dijual di mal tetapi pembayarannya dari pihak mal dua bulan setelah pengiriman. Sementara, target 1000 pasang sepatu berarti memproduksi 2000 sepatu. Sedangkan harga sepatu per pasang 100 ribu rupiah yang saya tawarkan, kalau sudah begini berapa modal awal yang harus dikeluarkan?.Sementara harga sepatu dijual di mal ditekan, kan kita tidak bisa memberikan kualitas sepatu yang bagus dengan harga diatas 300 ribu. Padahal, kalau saya menjual di toko hanya sekitar 250 ribu ribu dan kualitasnya dijamin bagus,†Ahda menjelaskan dengan bersemangat.\r\n\r\n \r\n\r\nLangganannya Para Guru\r\n\r\nUntuk produksi sendiri, New Hunteria termasuk dalam kategori produktif. Dalam sebulan New Hunteria dapat memproduksi 200 hingga 300 pasang sepatu. Untuk harganya, sepatu perempuan berkisar Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Sedangkan, sepatu pria berkisar Rp 150.000 hingga Rp 350.000. “Konsumen yang datang biasanya membeli dalam jumlah yang tak tentu. Bisa sepasang, bisa juga memesan atau membeli sepatu dalam jumlah yang banyak. Kebanyakan, perusahaan  memesan dalam jumlah banyak,†jelas pemilik usaha yang sudah memiliki banyak pelanggan tetap ini. Sampai sekarang pelanggan terbanyak memang datang dari kalangan pendidik di sekolah. Bukan tanpa alasan para guru memilih New Hunteria. Menurut pengakuan Ahda, para guru tersebut menyukai kualitas bahannya dan daya tahan sepatu yang cukup lama.\r\n\r\nSedangkan, omset dari bisnis ini terus naik setiap tahunnya. “Sejak  tahun 1987 kenaikannya berkisar sepuluh persen tiap tahun. Tetapi, tahun paling stabil adalah  2002 hingga sekarang,†kata Ahda, yang enggan menyebutkan nominal kenaikan omsetnya.\r\n\r\nToko New Hunteria yang memiliki sekitar tujuh pegawai ini masih memiliki beberapa rencana. Salah satunya, mempromosikan sepatu buatannya ke sekolah-sekolah di Depok. Penasaran dengan sepatu dari kulit sapi asli? Mampirlah ke salah satu toko New Hunteria di kawasan kita ini.\r\n\r\n \r\n\r\nYaitu, Jalan Siliwangi nomor 7 Depok yang berdiri pada 2001, kemudian di Jalan Arif Rachman Hakim nomor 2 Depok, ini adalah tempat usaha pertama kali pada 1987, selain itu berada di Jalan tole Iskandar nomor 55 Depok yang berdiri usahanya pada 1991.\r\n\r\n \r\n\r\nNew Hunteria\r\n

      \r\n

    • Jl. Siliwangi No.7

\r\n

  • Jl. Arif Rachman Hakim No. 2

 

\r\n

  • Jl. Tole Iskandar No. 55

 

\r\n

\r\n \r\n\r\nRetno Yulianti\r\n\r\nFoto: Noe

Jangan Anggap Sepele Usus Buntu

Apendisitis akut atau lebih dikenal dengan nama peradangan usus buntu ternyata merupakan kasus yang paling sering ditemui. Dan ternyata kasus apendisitis akut lebih tinggi pada negara maju daripada negara berkembang. Namun, tidak dengan Indonesia, kasus apendistitis akut terus berkembang di negeri ini, hal ini disebabkan berubahnya pola makan masyarakat yang kurang serat. Hal ini dikemukakan oleh dr. Nazar, Sp.B, Fina CS dalam Seminar Apendisitis RSU Bunda Margonda, Depok, bulan Maret lalu lalu.

Selain itu, perlu diwaspadai juga bahwa kasus ini banyak terjadi di usia remaja dan awal dua puluhan dan yang disebabkan belum sadarnya gaya hidup sehat. Insiden apendisitis sama banyaknya antara wanita dan laki-laki pada masa prapuber tersebut.

Penyakit radang usus buntu ini disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun faktor pencetusnya ada beberapa kemungkinan yang sampai sekarang belum dapat diketahui secara pasti. Di antaranya faktor penyumbatan (obstruksi) pada lapisan saluran (lumen) appendiks oleh timbunan tinja (feses) yang keras (fekalit), hyperplasia (pembesaran) jaringan limfoid, penyakit cacing, parasit, benda asing dalam tubuh, cancer primer dan striktur. Dari beberapa faktor tersebut ada dua faktor yang diduga kuat sebagai penyebab radang usus buntu yaitu faktor penyumbatan oleh tinja dan hyperplasiajaringan limfoid. Penyumbatan atau pembesaran inilah  media bagi bakteri untuk berkembang biak.

“Pola makan yang teratur dan kaya serat akan mencegah munculnya apendisitis. Selain itu, penting bagi masyarakat agar tidak menyepelekan penyakit usus buntu agar tidak mengalami kebocoran pada usus buntu,†tutur dr. Nazar. Sayangnya, acap kali masyarakat kurang memperhatikan gejala-gejala usus buntu. Setelah mengalami peradangan barulah di bawa ke rumah sakit. Padahal masyarakat dapat lebih dulu mendeteksi dini penyakit usus buntu.

Berikut gejala-gejala yang sering muncul dari peradangan usus buntu:

  • Sakit perut, terutama dimulai di sekitar pusar dan bergerak kesamping kanan bawah.
  • Nafsu makan menurun.

 

  • Mual dan muntah.

 

  • Diare, konstipasi (sembelit), atau sering buang angin.

 

  • Demam rendah setelah gejala lain muncul.

 

  • Perut bengkak.

 

Bila terjadi gejala usus buntu dalam waktu tiga hari berturut-turut, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Akan tetapi jika gejala usus buntu dibiarkan lebih dari satu minggu, maka perawatan medis serius sangat diperlukan untuk meredakan radang usus yang terjadi sebelum penderita melakukan operasi penyembuhan. Nah, lebih baik mencegah daripada mengeluarkan biaya mahal untuk operasi bukan? Ayo, bergaya hidup sehat!

Retno Yulianti

Beli Rumah Dapat Sekolah Gratis

Tingkat hunian perumahan di DKI Jakarta, diprediksi berkurang seiring adanya pergeseran trend hunian ke luar Jakarta. Tak heran, sebagian besar masyarakat memilih tinggal di Depok, Jawa Barat. Seiring dengan tingginya migrasi ke Depok inilah yang membuat para pengembang melirik dan mengembangkan lahan di Depok. Maka, semakin banyak pula perumahan baru yang dibuat dengan konsep town house. Salah satunya adalah, Casa Torina.

Perumahan yang dikembangkan di tepi Jalan Ray Sawangan, Pancoran Mas, Depok ini memiliki nilai tambah.  Town house dengan konsep minimalis tropis ini menyediakan promo biaya gratis uang pangkal dan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) di Sekolah Cakra Buana, Depok untuk tahun ajaran 2011. Promo ini berlaku untuk satu anak selama tiga tahun, mulai tingkat playgroup, TK, SD, SMP dan SMA.

Perumahan ini berdiri di lahan seluas 4.100 meter persegi dan akan dibangun sekitar 20 unit hunian eksklusif.  Tipe rumah yang ditawarkan adalah 90/100 dengan harga jual sekitar Rp 600 juta/unit. Setiap hunian yang dibangun di sini sudah memiliki dokumen yang lengkap termasuk IMB.

Tidak hanya itu, fasilitas lain seperti mushola, playground,  taman keluarga dan wi-fi access juga dapat dinikmati. Informasi lebih lanjut, hubungi pihak marketing di (021) 71599898, 085711758885 (Ghifari)

 

Hesty Dimalia

Foto: dok. Casa Torina

Sehat Bersama Toko Organik Melly Manuhutu

ADA banyak cara menuju sehat, salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan minim bahan kimia, seperti bahan pangan organik. Mengapa sehat mengonsumsi bahan pangan organik? Selain bebas pestisida, bahan pangan organik membantu tubuh mencegah penyakit kanker secara dini. Bila Anda merasa susah mendapatkan bahan pangan organik untuk stock di dapur Anda, berarti Anda belum mengunjungi Toko Organik Melly Manuhutu yang ada di kawasan kita. Toko Organik ini menyediakan berbagai produk organik, seperti beras, ayam, kecap hingga sayur-sayuran organik yang bersertifikat SNI.

Produk yang dijual di toko ini didatangkan berbagai daerah dari luar Depok bahkan hingga Jawa Tengah untuk mencari kualitas terbaik. “Beras organik kami peroleh dari Jawa Barat sedangkan kecap dari Jawa Tengah,†ujar Frida Christina salah satu penjaga toko yang berlokasi di Kemakmuran Raya ini.

Bila selama ini bahan pangan organik berkesan mahal, di toko yang sudah berdiri sejak dua tahun ini kisaran harga produk yang ditawarkan relatif terjangkau. “Harga bayam per-kilonya Rp 38.000, sedangkan beras putih seharga Rp 29.000 per-kilonya,†terang Frida. Nah, sudah dapat satu lagi info sehat dari depoklik kan? Tunggu info menarik lainnya.

Toko Organik Melly Manuhutu

Jl. Kemakmuran Raya No. 76, Depok II

Telp. (021) 236 337 33

 

Buka: Senin-Jumat, pukul 08.00-17.00

 

Harga  : 10.000-50.000

 

Richard Losando

Foto: RL

Usia Perokok Indonesia Semakin Muda

Konsumsi rokok di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya. Pada tahun 2011, data WHO menempatkan Indonesia pada peringkat ke-3 jumlah perokok terbesar di dunia, setelah Cina dan India. Hal ini bukan sesuatu yang mengherankan jika melihat presentase perokok di Indonesia pada tahun 2010 yang tercatat oleh Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar), yaitu mencapai 34,7%. Meski jumlah tersebut didominasi oleh usia produktif, yaitu 25-64 tahun, kebiasaan merokok di Indonesia ternyata sudah dimulai pada usia sangat dini.

Menurut Riskesdas 2010, persentase usia mulai merokok di Indonesia yaitu pada usia 5-9 tahun sebesar 1,7%, pada usia 10-14 tahun sebesar 17,5%, pada usia 15-19 tahun sebesar 43,3%, pada usia 20-24 tahun sebesar 14,6%, pada usia 25-29 tahun sebesar 4,3% dan pada usia >30 tahun sebesar 3,9%. Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia paling banyak mulai merokok pada usia remaja. Sementara itu, dari data Riskesdas 2007 dan 2010 terlihat bahwa perilaku merokok dari tahun ke tahun memiliki kecenderungan untuk dimulai pada usia yang semakin muda.

Menurut ahli paru Dr Prasenohadi PhD,SpP, kecenderungan umur mulai merokok di Indonesia yang semakin muda berakibat pada usia penderita kanker dan paru yang juga menjadi semakin dini. Belum lagi pengaruh asap rokok terhadap ibu hamil, yang sangat berbahaya bagi generasi yang akan dilahirkan. Sementara itu dikatakan oleh Ari Fahrial Syam, Ketua Bidang Advokasi Pengurus Besar Persatuan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), rokok bisa menyebabkan pencandunya berisiko dua kali lipat terserang kanker pankeras, juga lebih mudah terkena kanker usus besar, kanker esofagus, dan kanker lambung.

Namun di antara semua penyakit yang dapat disebabkan oleh rokok, penyakit yang merupakan penyebab kematian terbesar adalah jantung. Ketua umum Yayasan Jantung Indonesia dr Dewi Andang Joesoef mengatakan bahwa menurut data dari WHO, dari 2 juta kematian di Indonesia tiap tahunnya, 500 ribu di antaranya disebabkan oleh penyakit jantung. Selain itu, usia yang dihinggapi oleh penyakit ini juga tak hanya mereka yang sudah berusia lanjut—anak muda berusia 20an pun kini banyak terserang penyakit jantung.

Menyikapi fakta di atas, baik pemerintah maupun lembaga-lembaga kesehatan mulai menggalakkan peraturan dan kampanye anti rokok. Di Jakarta, kini hampir semua mall telah menutup smoking room yang tadinya disediakan, sebab mulai April 2011, Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2010 tentang kawasan dilarang merokok telah mulai diterapkan.

Disa Tannos

Foto: Karol Stróz (Sxc.hu)

Sumber:rnhttp://www.rri.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1095&Itemid=53rnhttp://www.depkominfo.go.id/berita/bipnewsroom/jumlah-perokok-di-indonesia-peringkat-ke-3-dunia/rnhttp://www.poskota.co.id/tag/laranganrnhttp://www.infodokterku.com/index.php?option=com_content&view=article&id=143:data-dan-situasi-rokok-cigarette-indonesia-terbaru&catid=40:data&Itemid=54rnhttp://otomotif.kompas.com/read/2010/05/22/12305269/Perokok.Makin.Muda.Bencana.Nasional

Ingin Sukses Berwirausaha?

Kata orang bijak, tidak ada saat yang tepat untuk memulai sesuatu selain sekarang juga. Janganlah menunda rencana Anda untuk membuka suatu usaha hanya karena kondisi perekonomian lagi lesu. Dibalik setiap ketidakpastian kalau Anda jeli – pasti ada peluang dalam menganalisa situasi.”Nah, bila Anda berniat untuk membuka usaha, simak kiat – kiat yang bisa Anda praktekan berikut ini :” “InformasiYa, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mencoba mencari informasi tentang bidang usaha yang akan anda tekuni. Caranya? Anda bisa membaca buku-buku mengenai usaha, seperti cara berternak ayam, dan lain-lain. Artikel di media massa, juga bisa menjadi rujukan. Seminar tentang wirausaha bisa anda sambangi. Selain itu, internet juga bisa menjadi pintu Anda menjelajah untuk mendapatkan informasi dari seluruh dunia. Terakhir, observasi atau wawancara dengan pelaku usaha yang anda kenal. Mereka bisa memberi masukan berharga tentang seluk beluk dunia usaha yang ingin anda geluti.” “Teknis“Dalam membuka suatu usaha, terus terang anda tidak bisa hanya memikirkan segi permodalan atau pemasaran saja. Semua hal yang menyangkut urusan teknis juga harus dipikirkan secara matang. Apa saja sih yang dimaksud dengan hal-hal teknis ini? Macam-macam. Misalnya soal perizinan atau soal urusan tetek bengek hukum yang lainnya. Suatu usaha juga perlu pengelolaan keuangan. Jadi mau tidak mau Anda tetap membutuhkan pembukuan yang teratur, serta melakukan pemisahan antara keuangan pribadi dengan keuangan usaha. Begitu juga pengelolaan SDM atau karyawan. Anda harus bisa menghitung berapa banyak karyawan yang anda butuhkan, hak dan karyawan sesuai UU ketenagakerjaan.” “Permodalan“Tidak semua orang punya tabungan yang cukup untuk membuka usaha. Jadi tak perlu kecil hati. Yang penting Anda sudah mantap. Soal modal, banyak alternatif yang bisa anda tempuh. Anda juga bisa meminjam atau bekerja sama dengan pihak lain. Meminjam bisa dilakukan pada perorangan atau lembaga. Carilah bunga pinjaman yang tidak memberatkan dan masih bisa dibayar dengan laba dari usaha anda nantinya.”Foto: Kristia – sxc

Bangku Kosong di UN Pertama

Senin (18/4) kemarin, sebanyak 119 siswa sekolah terbuka Depok mulai mengikuti Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri 5 Depok. Para siswa tersebut berasal dari sekolah terbuka Bedahan, Cinangka dan PKBM Bina Insan Mandiri di Terminal Depok.

Saat depoklik berkunjung di hari pertama UN, terdapat pemandangan dua bangku kosong dalam kelas. Menurut Tugiyono, Kepala Bidang Kesiswaan SMA Negeri 5, siswa yang tidak hadir pada UN pertama ini bernama  Sukur Yakub, siswa sekolah terbuka yang berasal dari Bedahan, Depok. Tugiyono menjelaskan, siswa tersebut mengalami sakit lever, sehingga siswa tersebut tidak dapat mengikuti UN. Satu siswa lainnya yang tidak ada di bangkunya adalah Ardinur, siswa dari sekolah terbuka Cinangka.

Tugiyono menjelaskan bahwa Ardinur lebih dari satu jam terlambat mengikuti UN. Padahal dari pantauan depoklik, Ardinur sudah sampai di sekolah sebelum UN dimulai. Namun, karena kurang mendapatkan informasi tentang lokasi UN dan kelasnya, Ardinur pun pulang kembali. Baru ketika ditelepon pihak sekolah, Ardinur kembali datang ke SMA 5 Negeri Depok.

Para Siswa sekolah terbuka yang mengikuti UN, ditempatkan di lantai dua sekolah dengan ruangan berjumlah tujuh kelas. Pada hari pertama UN, untuk peserta siswa IPS dan IPA serentak mengikuti mata ujian pelajaran Bahasa Indonesia. Kemudian pada sesi kedua siswa IPA mengikuti mata ujian Biologi dan siswa IPS mengikuti mata ujian sosiologi. Miftah, salah seorang siswa peserta ujian mengatakan sedikit mengalami kesulitan dalam memahami soal ujian bahasa Indonesia. Namun dirinya berharap bisa mendapatkan nilai baik dan lulus UN.

Pada hari pertama UN, siswa sekolah terbuka yang tidak hadir akan mengikuti ujian susulan pada 25 sampai 28 April 201. Ujian Nasional (UN) berlangsung empat hari dari 18 April hingga 21 April 2011. Sedangkan mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Biologi, Sosioligi, Matematika, bahasa Inggris, Kimia, Geografi, Fisika dan Ekonomi. Sukses para siswa Depok!

Retno Yulianti

Foto: Noe

Nikmatnya Makan di Tepi Telaga

Mencari rumah makan yang menawarkan perpaduan cita rasa kuliner dengan suasana alam tidaklah sulit di kota Depok. Salah satunya yang depoklik sambangi adalah Saung Talaga. Rumah makan yang berdiri sejak tahun 2004 lalu ini menawarkan suasana yang santai. Dengan gaya makan santai di saung, resto ini mungkin dapat  menjadi pilihan berkumpul bersama keluarga sambil bersantap siang atau malam.

Di Saung Talaga, Anda sekeluarga dapat menikmati fasilitas rekreasi yang telah disediakan, yaitu mengarungi telaga dengan perahu. Untuk menikmati suasana telaga yang alami ini, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 20.000 untuk dua kali putaran telaga. Tentu saja, paling tepat menikmati serunya berpetualang diatas perahu ini selagi menunggu hidangan datang atau seusai kenyang menyantap hidangan.

Hidangan ala Sunda yang ditawakan Saung Telaga cukup beragam  mulai dari berbagai  masakan gurame, pecel kangkung, ayam goreng, hingga varian jus segar. Anda dapat mengkombinasikan gurame goreng atau bakar dengan sambal sesuai ketangguhan Anda menyantap pedasnya sambal. Jika Anda suka rasa ekstra pedas, maka sambal ulek merupakan pilhan yang tepat. Harga makanannya pun terjangkau, misalnya, cukup membayar Rp 8.000 saja untuk seporsi ayam goreng yang renyah. Nah, sepertinya menarik bila akhir pekan nanti Anda mengajak keluarga ke resto ini.

 

Rumah Makan Saung Telaga

  • Jl. Raya Sawangan Depok No. 1
  • Telp. 779 0707
  • Harga   : Rp 2.000 – Rp 50.000
  • Buka    : Setiap Hari, pukul 10.00 – 20.30

 

Richard Losando

Foto: RL

Serunya Nge-beat Bersama D”Beat Mac

“Nge-beat bisa menghilangkan stes dan sakit hati.†Itulah pernyataan yang keluar dari seorang pria berpenampilan eksentrik saat ditanya mengenai beat box. Pria yang bernama Santo Klingon (33) ini merupakan salah satu anggota D’Beat Mac (Depok Beat Box Margo City). Stres dan kecewa bisa teredusir dengan nge-beat, yaitu menirukan suara-suara alat musik dengan mulut sembari bernyanyi rap layaknya musik-musik yang biasa dimainkan oleh para DJ (Disk Jockey). Mengumpat memang akan membuat hati sedikit lega, tetapi dengan beat box mengumpat dapat dilakukan dengan cara yang lebih positif.

Komunitas D’Beat Mac Depok yang baru berdiri tahun lalu ini awalnya terbentuk melalui perjumpaan sesama penikmat beat box di facebook. Berawal dari facebook ini,  akhirnya penyuka musik yang asalnya aliran hip-hop ini ‘kopi darat’. Mengembangkan seni beat box dan memperkenalkannya kepada masyarakat luas agar tak dipandang sebelah mata adalah tujuan utama hadirnya komunitas beat box di kota Depok ini.

“Beat box di Depok seperti kegiatan iseng-iseng berhadiah,†tutur Rio (19), salah satu pembentuk D’Beat Mac. Ia pun menambahkan bahwa mencari sesama pecinta beat box dan ingin mengembangkannya adalah hal yang sangat sulit. Ketertarikan dan komitmen merupakan modal utama untuk bergabung dalam komunitas ini, karena bakat dan kemampuan bisa diasah seiring dengan seringnya berkumpul. Bermain beat box sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bermain band. Dalam beat box pun ada pembagian ritme, melodi, dan lagu dalam bentuk rap. Seninya, beat box tidak menggunakan alat musik, cukup dengan suara manusia saja.

Walaupun D’Beat Mac kini sudah semakin sering diundang sebagai pengisi acara di kampus-kampus maupun berbagai pentas seni di sekolah, mereka tetap ingin membuat acara beat box sendiri di kota Depok. Tentunya, guna memasyarakatkan beat box di kota Depok seperti misi mereka.

Sukses buat misi positifnya ya..

Anita Rima

Foto: dok. D’Beat Mac