fbpx

Mendadak Tenar

Akhir-akhir ini, begitu banyak fenomena seseorang yang begitu cepat meraih popularitas setelah video mereka dipublikasi ke situs jejaring, youtube. Sebut saja kakak beradik Gamaliel dan Audrey Tapiheru yang memublikasi aksi akustik mereka dan sekarang mereka sedang persiapan single kedua didampingi seorang produser musik.

Kemudian, Briptu Norman yang menirukan aksi penyanyi India Shahrukh khan. Aksi lipsync ditambah sedikit goyangan a la India membawa Norman menjadi tenar. Ada juga Bona Paputungan yang sudah hadir lebih dulu lewat lagu ciptaannya Andai Aku Jadi gayus. Lengkap dengan kacamata dan potongan rambut layaknya Gayus Tambunan, lagu yang terilhami dari Gayus Tambunan, terpidana kasus makelar pajak ini memang diciptakan Bona saat masih mendekam di penjara. Dan masih ada beberapa nama lagi yang tenar mendadak dan menghebohkan.

Nama mereka yang sebelumnya tidak dikenal ini pun sontak menjadi pembicaraan pro dan kontra di berbagai media, baik itu media cetak, maupun TV. Tidak heran kalau semua aktivitasnya jadi sorotan banyak orang. Kali ini, depoklik ingin mendengar langsung bagaimana pendapat akademia Depok, tentang fenomena mendadak popular ini.

Rika Kartika Sari (21), Manajemen Keuangan, Universitas Indonesia “Keadaan ini tuh sebenarnya bisa kok dimanfaatkan oleh mereka, bahkan bisa dijadikan sebagai batu loncatan untuk mengembangkan karier. Medianya sudah ada, mereka tinggal meningkatkan kemampuan dan bakat yang dimiliki.”

Pochi (21), Manajemen Ekonomi, Universitas Gunadarmarn“Menurutku sih, kalau mereka bisa jeli memanfaatkan peluang yang ada, pasti karir mereka akan bagus di dunia musik. Tapi kalau cuma asal tenar saja, bukan nggak mungkin nama mereka juga akan tenggelam.â€

Sinta Parwati (15), SMA 6 Depok  “Nggak banyak juga, lho artis-artis yang memulai karir dari bawah dan melalui proses yang lama banget. Nah, artis-artis yang cepat melejit ini juga harus ekstra keras karena sewaktu-waktu mereka juga bisa tenggelam lagi kalau mereka nggak produktif.â€

Fakshian A. Widigdo (14), Sawangan Depok “Mungkin awalnya mereka iseng upload video di internet. Nah, kalau ternyata masyarakat Indonesia menyukai ,berarti hal ini harus dimanfaatkan. Melatih vokal atau penguasaan atas alat musik mungkin bisa jadi satu hal yang bikin kemampuan mereka lebih keluar.â€

Herika (21), Teknik Informatika, Universitas Gunadarma “Beberapa dari mereka ada yang memang sudah merencanakan videonya untuk dilihat orang, jadi mereka lumayan serius bikin videonya. Bukan cuma sekedar nyanyi biasa atau lipsync, tapi ada yang pakai gitar, keyboard bahkan sampai ada yang bikin video sederhana juga. Tapi, sebagian ada juga yang hanya karena keisengan semata. Kalau menurutku, seandainya kreativitas mereka itu-itu saja, publik juga tentunya akan bosan.“

Aprilia Ramadhina (21), Filsafat, Universitas Indonesia “Nilai positif dari fenomena ini, masyarakat bisa lebih menyadari kalau internet itu juga punya pengaruh positif asalkan bisa dimanfaatkan dengan baik, jadi isinya nggak melulu hal-hal negatif seperti yang selama ini dikhawatirkan. Nah, tantangan untuk artisnya sendiri adalah nggak hanya modal ketenaran mendadak atau lagu yang familiar, tapi mereka juga harus punya ciri khas!â€

Tika Sylvia Utami

Bikin CV Lebih Menarik, Ajang Promosi Diri

Curriculum vitae (CV) yang menarik ternyata dapat membuat pelamar kerja lebih dilirik ketimbang CV yang biasa-biasa saja. Begitulah, salah satu tip yang dibeberkan dalam acara Pers Mahasiswa Networking (PERSMANET) yang digelar hari Jumat (20/5) lalu di Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya, Universitas Indonesia, Depok.

Daniel Yahya, Digital Producer Magnivate memberikan saran tentang membuat CV formal maupun nonformal. “Mendesain CV menjadi lebih menarik memang perlu, tapi tetap harus disesuaikan dengan instansi yang akan dituju. Desain CV bisa kita buat sendiri atau bahkan dengan template yang sudah banyak disediakan di situs internet,†jelas Daniel. Selain itu, penting untuk mempelajari seperti apa perusahaan yang akan dituju, jangan sampai salah memasukkan nama perusahaan, apalagi memasukkan nama perusahaan lainnya. Dan kasus ini paling sering terjadi pada pelamar kerja. Padahal, CV adalah fasilitas pertama bagi pelamar kerja untuk memperkenalkan diri.

Jadi, apa saja yang harus ditulis di CV? Kali ini, Khrisnaresa Adytia, Konsultan dari Ernst&Young memberikan tip bahwa informasi umum tentang diri, seputar data personal, pendidikan, pengalaman organisasi, pengalaman bekerja, kemampuan yang dimiliki, minat, prestasi atau penghargaan yang didapat juga wajib dicantumkan. “Kalau memiliki pengalaman bekerja atau organisasi, cantumkan saja. Jangan lupa tuliskan sedikit tentang jod description dari posisi tersebut,†tutur Khrisnaresa Adytia.

Pria yang akrab disapa Pane ini menambahkan bisa juga mencoba untuk memanfaatkan jejaring sosial yang ada, karena dapat menjadi ajang promosi yang efisien. Kalau biasanya sering melewatkan kolom aktivitas, sekolah/universitas, minat, dan kolom biodata lainnya di jejaring sosial, mungkin ini saatnya mulai menulis hal-hal penting tentang diri di sana. Pane juga menambahkan pentingnya mempelajari posisi apa yang diinginkan dalam CV. Hal ini menjadi penting karena mengenal lebih dalam posisi yang dituju dapat menyesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki dan tentunya ini bisa menjadi nilai lebih. Melengkapi persyaratan dari perusahaan juga harus dicermati, seperti foto terbaru, ijazah, dll.

Jujur dalam menulis CV ternyata sangat penting. Sebaiknya pikir dua kali untuk menulis usia ataupun pendidikan dan pengalaman kerja palsu di CV karena semua itu akan terdeteksi pada saat wawancara. Seperti yang disampaikan oleh Reda Gaudiamo, Publishers of 7 Lifestyle Magazines in Kompas Gramedia Group, bahwa menulis kolom kemampuan/skill sesuai dengan keahlian yang memang dimiliki. Jangan cantumkan ‘menguasai bahasa inggris dengan sangat baik’ tapi ketika wawancara justru tidak bisa berbahasa inggris.

Reda juga menyampaikan hal-hal kecil yang sering luput dalam menulis CV, seperti ketika mengirim CV lewat email. “Jangan mengirim email dengan nama email yang ‘cute’, misalnya [email protected]***.co.id atau [email protected]***.com. Karena itu, mulailah untuk memiliki akun email dengan nama pribadi. Selain itu, saat mengirim CV pastikan bersih dari noda atau coretan. CV juga memiliki sweet spot yang menurut Reda terletak di bagian tengah atas dari halaman pertama, jadi pastikan bahwa area ini berisi informasi penting dan padat.

Jadi, sudah siap melamar kerja?

Tika Sylvia Utami

Foto: TS

Nikmati Penyet khas Suroboyo di Margonda

Untuk mencicipi masakan khas Surabaya di kawasan kita ini coba ajak keluarga Anda untuk bersantap bersama di kawasan Margonda Raya, No.15. Tepatnya di Soto&Penyet warisan Suroboyo Cak Kandar. Menurut Yayuk, Manager Area Soto&Penyet Cak Kandar  seluruh masakan diracik dengan menggunakan bumbu khas Jawa Timur. “Yang menjadi jagoannya adalah sambel khas Jawa Timur,†ucapnya.

Karena ingin menjaga orisinalitas rasa, tak tanggung-tanggung, resto yang baru buka 12 Mei lalu ini mendatangkan cabai merahnya pun dari Jawa Timur. Racikan cabai, kemangi, tomat yang diulek ini lah yang membuat sambalnya menjadi istimewa, tentunya dengan beberapa bumbu rahasia a la Cak Kandar.

Tanpa basa-basi, kami pun segera mencicipi gurame penyet dengan sambal yang menggoda ini, dan hasilnya, mmm..benar-benar istimewa. Rasa pedasnya begitu pas dan menggigit di lidah. Sedikit rasa asam dan manis turut hadir menambah sensasi pedasnya, dan tidak ketinggalan wangi dari daun kemangi yang menggugah selera makan kami. Tentunya, sambal istimewa ini begitu padan dengan gurame gorengnya.

Bila Anda sedang tidak ingin makan gurame penyet, ada pilihan lain yang ditawarkan di resto ini, seperti iga penyet, terong penyet, buntut penyet, ayam penyet, udang penyet, bakso penyet, empal penyet, tahu tempe penyet, cumi penyet, ikan jambrong penyet, dan telur penyet.

Sebagai teman makan Anda dan keluarga, resto ini juga menyediakan berbagai minuman. Minuman andalannya  strawberry dan kelapa muda utuh. Penasaran?

 

Soto&Penyet Warisan Suroboyo Cak Kandar
Jl. Margonda Raya No.15
Telp. 776 4483
Buka: 10.00 – 22.00

 

Retno Yulianti
Foto: Noe

Robot Dari Depok Menangkan Kontes

Thoriq Hasan, Rendi Devara, dan Jeziel Alvin, adalah tiga anak muda yang membuat nama kawasan kita terangkat untuk kesekiankalinya, khususnya pada lingkup prestasi akademia. Pasalnya, ketiga pelajar SMU Negeri 2 Depok ini menangkan Kontes Robot Nasional di Jakarta, belum lama ini.

Berangkat dari hobi, anak-anak muda yang tergabung dalam tim SMADA ROBO SMAN 2 ini mengasah kemampuannya dengan otodidak. Bertarung di kategori kontes Autonomous Sumo Robot, ketiga siswa ini mampu menyingkirkan para pesaingnya dengan robot yang mampu mendorong benda seberat dua kilogram. Hebatnya lagi, robot rancangan Thoriq, Rendy, dan Jeziel ini secara otomatis menghampiri benda di sekitarnya dengan fasilitas sensor yang terdapat dibagian depan. Menarik bukan?

Baiklah, selamat ya untuk Thoriq, Rendy, dan Jeziel.. Maju terus pahlawan-pahlawan muda kawasan kita.

CL

Foto: dok. SMAN 2 Depok

Nusantara: Sejarah Indonesia [Resensi]

Bernard H.M Vlekke, Samsudin Berlian (Translator)

Berbeda dengan membaca buku sejarah dalam buku-buku pelajaran, buku yang satu ini disajikan dalam bentuk yang lebih menarik, kisah dan ceritera, seperti dongeng perjalanan sebuah masyarakat yang berdiam dalam satu wilayah kepulauan.

Nusantara merupakan salah satu deskripsi sejarah Indonesia yang ditulis secara mendalam namun populer. Kendati buku ini terbit pertama pada 1943, banyak hal-hal yang disampaikan oleh Vlekke aktual sampai abad ke-21. Berbeda dengan buku sejarah selebihnya, Vlekke menampilkan proses sejarah Indonesia tanpa terlalu memusatkan proses pada perluasan kolonialisasi.

Dalam buku ini Vlekke misalnya memaparkan bahwa perang agama sangat langka di Jawa dan boleh jadi penyebabnya adalah sinkretisme terpelihara sejak zaman dulu. Ada kisah kegagalan Sultan Agung menyatukan Nusantara karena tak punya angkatan laut yang memadai. Kisah lain yang langka adalah perubahan tabiat orang Belanda yang rajin di tanahairnya (Homo batavus), namun jadi pemalas ketika tinggal di Batavia (Homo bataviensis).

Edisi Indonesia buku ini merupakan terjemahan edisi revisi 1963. Penulis menyajikan sejarah Nusantara secara populer. Oleh karena itu, buku ini seolah-olah berisi dongeng Indonesia pada masa silam. Pembaca muda Indonesia dapat dengan mudah memahami kisah yang ditampilkan dalam buku ini.

Berbeda dengan membaca buku sejarah dalam buku-buku pelajaran, buku yang satu ini disajikan dalam bentuk yang lebih menarik, kisah dan ceritera, seperti dongeng perjalanan sebuah masyarakat yang berdiam dalam satu wilayah kepulauan.

Nusantara merupakan salah satu deskripsi sejarah Indonesia yang ditulis secara mendalam namun populer. Kendati buku ini terbit pertama pada 1943, banyak hal-hal yang disampaikan oleh Vlekke aktual sampai abad ke-21. Berbeda dengan buku sejarah selebihnya, Vlekke menampilkan proses sejarah Indonesia tanpa terlalu memusatkan proses pada perluasan kolonialisasi.

Dalam buku ini Vlekke misalnya memaparkan bahwa perang agama sangat langka di Jawa dan boleh jadi penyebabnya adalah sinkretisme terpelihara sejak zaman dulu. Ada kisah kegagalan Sultan Agung menyatukan Nusantara karena tak punya angkatan laut yang memadai. Kisah lain yang langka adalah perubahan tabiat orang Belanda yang rajin di tanahairnya (Homo batavus), namun jadi pemalas ketika tinggal di Batavia (Homo bataviensis).

Edisi Indonesia buku ini merupakan terjemahan edisi revisi 1963. Penulis menyajikan sejarah Nusantara secara populer. Oleh karena itu, buku ini seolah-olah berisi dongeng Indonesia pada masa silam. Pembaca muda Indonesia dapat dengan mudah memahami kisah yang ditampilkan dalam buku ini.

Jalan-jalan Dengan Onthel Bersama Komunitas Mantog

Bunyi sirene meraung-raung memecah siang di Jalan H. Dimun, Sukmajaya, Depok hari Minggu (22/5) lalu. Dari arah tikungan jalan, tampak sekelompok orang bersepeda dengan kostum nyentrik, mulai dari bergaya Si Pitung hingga a la meneer kompeni. Tak kalah unik adalah sepeda yang mereka kendarai yaitu sepeda onthel yang dimodifikasi dengan beberapa onderdil sebagai daya tarik.

Ternyata rombongan itu adalah Komunitas Mantog, begitu mereka sering disapa oleh masyarakat Kota Depok. Berdiri sejak 8 Agustus 2008, Mantog merupakan kepanjangan dari Mandala Tim Onthel Gaul Depok. Awalnya, Mantog didirikan oleh Saadi. Beliaulah yang merangkul warga untuk membangun wadah bagi para pecinta onthel di daerah Mandala, Sukmajaya. Solikin, wakil Ketua Mantog mengaku, rumah para anggota Mantog yang kebetulan saling berdekatan memicu awal terbentuknya komunitas ini.

Onthel yang  dimodifikasi adalah ciri khas dari Mantog. Karena itu pula, penempatan kata gaul dalam kepanjangan Mantog karena onderdil yang dipakai bukan asli atau original. Mulai sadel, ban, jeruji roda, semua di modifikasi agar lebih mudah dikendarai di jalan raya yang ramai. Jika jeli, ban onthel yang dipakai Mantog khusus berwarna putih agar seragam. “Biasanya ban ontel berwarna hitam,†tandas Solikin.

Setiap anggota komunitas ini mempunyai keinginan yang sama, yaitu melestarikan sepeda onthel. Mantog berharap agar sepeda ontel tidak musnah dilindas waktu. Karena itu, kini sejumlah anggotanya merupakan generasi muda sebagai penerus dan pelestari sepeda kuno tersebut. Bagi Mantog ikut serta dalam komunitas ini juga termasuk mencintai alam, karena dengan bersepeda, dapat mengurangi polusi udara yang disebabkan asap kendaraan.

Kini jumlah anggota Mantog mencapai 25 orang dengan usia rata-rata 20 sampai 40 tahun. Anggotanya pun datang dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pengusaha. “Ingin bergabung di Mantog, cukup memiliki sepeda onthel,†tandas Solikin.

Komunitas Mantog
Kontak personal   : Adi (0813 1051 7520)

 

Retno Yulianti
Foto: Noe

Internet Sehat vs Situs Porno

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tiffatul Sembiring keluhkan kecaman masyarakat padanya terkait pemblokiran situs porno.

Ia mengatakan bahwa pihaknya hanya menjalankan amanat undang-undang (UU), yang isinya siapapun dilarang mendistribusikan konten pornografi. “Bahkan, yang sering protes bintang pornonya sendiri,†aku Tiffatul saat ditemui depoklik pada peresmian Sekolah Cinta Anak, Tapos, Selasa (24/05). Ia pun menjelaskan, alasan kecaman padanya adalah mengenai pembatasan hak.

Dalam acara peresmian itu, Tiffatul juga menegaskan kembali mengenai program ‘Internet Sehat’. Baginya, status Indonesia sebagai urutan kedua negara pengakses situs porno merupakan ‘Pekerjaan Rumah’ yang harus diselesaikan. Selain pemblokiran, program ‘Internet Sehat’ di lingkungan pendidikan termasuk salah satu cara hadapi ancaman pornografi ini.

Penelitian yang dilakukan oleh Kenkominfo terhadap 3.500 pelajar sekolah dari 12 provinsi pada tahun 2009, sekitar 97,2 persen pelajar sudah mengakses situs pornografi. “Sekitar 62,1 persen para pelajar SMP, bahkan 22,7 persen siswi SMA pernah aborsi. Salah satu faktornya adalah distribusi pornografi yang besar di negeri ini,†papar menteri yang juga warga Depok ini.

Pada kesempatan itu, Tifatul Sembiring mengajak seluruh orang tua dan guru untuk terus mengasah bakat anak-anak sejak dini, dekatkan anak pada perkembangan teknologi yang sehat dan positif. â€Sejak dini, anak-anak perlu ditumbuhkan budaya kreatif, untuk menjadi seorang kreator maka harus dimulai dari goresan, lalu akan timbul ilham, amal, niat, hingga tekad. Atau melalui internet yang sehat,†pungkasnya.

Retno Yulianti

Foto: Noe

Daftar Online Siswa Baru Merambah Depok

Dalam rangka penerimaan mahasiswa baru dan memberikan kemudahan bagi para peminat, Akademi Pariwisata (Akpar) Bumiputera Wiyata menjalin kerjasama dengan Mediaklik Group.

Kampus yang berlokasi di kawasan Hotel Bumi Wiyata – Margonda ini memberikan pelayanan daftar online melalui situs warga Depok www.depoklik.com. “Selain bisa mendaftar, para peminat juga bisa melihat informasi lengkap mengenai biaya pendaftaran dan lain-lain,†ungkap Dra. Budhi Harni, MM, Direktur Akpar Bumiputera Wiyata. Kerjasama ini ditandangani langsung oleh Budhi Harni bersama DN. Coki Lubis, selaku Managing Director Mediaklik Group di kampus Akpar Bumiputera Wiyata, Selasa (24/5).

Menurut Coki, Sebagai media komunitas warga Depok, depoklik tidak sekedar perlu memberikan informasi melalui berita kawasan dan gaya hidup, namun kemudahan-kemudahan lain untuk warga secara online merupakan bagian dari kerja-kerja sebuah media online komunitas. “Hingga kedepannya, warga tidak hanya mudah mengakses informasi yang ada di Depok, namun bisa mendaftar, membeli, dan lain-lain melalui depoklik,†ucapnya.

“Kedepannya slogan Depok Cyber City tidak hanya sekadar wacana dari Pemkot akan tetapi merupakan sebuah visi yang bisa diwujudkan bersama, mulai dari hal yang kecil,†ujar Ardi Nugraha,  salah satu pakar IT di Depok.

M. Ikhsan

Foto: BT

Cubers of Depok, Para Penakluk Kubus Warna-warni

Cube, atau lebih dikenal dengan nama Rubik, telah menjadi permainan yang sangat populer sejak beberapa tahun terakhir. Menyusun kubus berwarna-warni ini memang menantang. Diperlukan strategi-strategi cerdas dalam memutar tiap bagian cube untuk menyamakan warna yang sama di tiap bagiannya. Untuk pemula biasanya diperlukan waktu yang cukup lama untuk melakukannya, bahkan tak sedikit yang merasa permainan tersebut terlalu sulit untuk diselesaikan. Namun jika telah mengenal dan  memahami strateginya, menyusun cube tidaklah sulit. Hal tersebut dikatakan Rahmat Ahmad dan Nanda Arifianto, masing-masing mahasiswa Universitas Indonesia dan Gunadarma, anggota Cubers of Depok (COD) yang ditemui depoklik di TBM (Taman Bacaan Masyarakat) Depok Town Square.

COD yang terbentuk sejak 2006 lalu ini, sudah menjadi bagian dari Nusantara Speedcubing Association (NSA) dan World Cubing Association (WCA). Anggota yang terdaftar dalam situs mereka hingga saat ini berjumlah sekitar 150 orang, dengan kurang lebih 20 orang anggota yang aktif mengikuti kegiatan rutin. Mereka berkumpul sebulan sekali, atau kadang seminggu sekali jika tengah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi. Pertemuan rutin tersebut biasanya diisi dengan sharing mengenai teknik-teknik cube yang baru mereka pelajari, atau jenis cube dan puzzle (permainan serupa dengan bentuk selain kubus) terbaru atau yang sedang popular. Jenis permainan ini memang beragam, mulai dari yang paling umum yaitu cube 3×3, cube dengan berbagai ukuran lain, puzzle berbentuk bulat, lempengan, dan masih banyak lagi.

Dalam kompetisi cube, ada beberapa kategori menarik yang sering dilombakan. Di antaranya, BLD (blindfolded)—menyelesaikan cube dengan mata tertutup, MBLD (multi blindfolded)—menyelesaikan lebih dari satu cube dengan mata tertutup, one hand—menyelesaikan cube menggunakan satu tangan, dan menyelesaikan cube menggunakan kaki. Menurut Mato – sapaan akrab Rahmat, prestasi cubers Indonesia cukup diakui di dunia internasional. Rekor untuk kategori MBLD, misalnya; dipegang oleh anggota COD bernama Muhammad Iril Khairul Anam, mahasiswa Gunadarma yang berhasil menyelesaikan 16 cube dalam waktu satu jam.

Peminat cube di Indonesia memang cukup banyak dan memiliki rentang usia yang cukup luas. Cuber termuda saat ini masih duduk di bangku TK, dan mampu menyelesaikan sebuah cube dalam waktu kurang dari 40 detik. Apa sebenarnya yang menarik dari permainan ini? “Kalau saya pribadi suka tantangannya,†jawab Mato. “Awalnya penasaran, begitu bisa solving jadi tertantang sama kecepatannya.â€

Tidak dibutuhkan waktu lama untuk mempelajari permainan ini. Ada yang hanya membutuhkan waktu satu hari untuk memahami teknik penyelesaian cube, meskipun tentu saja butuh proses untuk menambah kecepatan. Maka jika Anda tertarik untuk mencoba belajar, kunjungilah COD secara online di Kaskus, Facebook, atau Rubikku.ning.com, dan jangan lupa bergabung dalam pertemuan rutin mereka di TBM (Taman Bacaan Masyarakat) yang bertempat di Mezanin Food Court Lt. 2 Depok Town Square. “Kalau ingin belajar cube, jangan cuma dari buku atau internet, tapi cari ilmu lebih banyak dari gathering,†pesan Mato.

Foto: Dokumentasi COD

Disa Tannos

 

Percantik Rumah Mungil Anda

Menata hunian berukuran kecil yang kurang dari 50 m2 dan berbentuk sederhana (hanya berbentuk persegi panjang) kadang membuat kita ‘mati gaya’. Desain modern yang minim detail dan irit mebel dapat dijadikan solusi tepat jika Anda menghadapi problem tersebut. Kuncinya maksimalkan fungsi ruang dan mebel di dalamnya.”Kendala kurang ruang dapat diatasi dengan menyatukan ruang makan dan dapur, sementara ruang keluarga dengan ruang tamu. Anda dapat menciptakan ruang berfungsi ganda dengan penggunaan perabot khusus. Misalnya, ruang keluarga dapat diubah menjadi ruang tidur dengan letakkan sofa bed (sofa yang dapat dibuka hingga berukuran satu tempat tidur). Anda dapat membuat lemari yang tinggi hingga ke langit-langit, yang berfungsi sebagai rak penyimpanan berbagai barang sekaligus rak TV.”Pemilhan warna juga penting dalam menata hunian mungil. Gunakan warna-warna terang agar ruang tidak bertambah sempit, seperti warna off white. Selain memberi kesan luas, warna ini juga mudah dipadankan dengan warna-warna lain sebagai aksen ruang.”Berikut ini beberapa tip untuk menata ruangrn

    rn

  • Ruang DudukrnSofa dua dudukan (love seat) mendominasi ruang keluarga sekaligus ruang tamu seluas 3×3 meter ini. Sebagai aksen, gunakan bantal aneka warna cerah.
  • rn

rn

    rn

  • DapurrnSiasati dapur sempit dengan penggunaan breakfast table sebagai bagian dari kitchen set. Tak hanya berfungsi sebagai pemisah antara area publik dan service, tapi juga mempercantik penampilan dapur.
  • rn

rn

    rn

  • Kamar TidurrnAgar terkesan luas, lemari pakaian diletakkan disudut ruang beririsan langsung dengan tempat tidur dan meja rias. Manfaatkan bagian bawah tempat tidur sebagai laci penyimpanan seprai, sarung bantal, dan berbagai upholstery.
  • rn

rn

    rn

  • LemarirnLemari satu dinding penuh multifungsi: sebagai tempat penyimpanan, meja display, tempat meletakkan microwave dan bahkan kulkas.
  • rn