fbpx

Tetap Bersinar Setelah Kembali Fitrah

 

Setelah berpuasa dan berhari raya, kini saatnya melirik ukuran lemak di perut, meraba wajah yang mungkin sedikit berminyak. Cemberut? Jangan dulu, berikut tip sederhana untuk kembali lagi menarik di tempat aktivitas Anda selepas liburan ini:

    1. Basuh wajah Anda dengan perasaan lemon untuk mengurangi minyak pada daerah T (kening dan hidung) dan mengecilkan pori-pori.
    2. Selama puasa, kulit kekurangan cairan dan cenderung lebih kering. Kemudian, tiba-tiba tubuh menerima banyak asupan saat hari raya. Cobalah untuk memberi tubuh waktu beradaptasi. Tubuh juga memerlukan adaptasi dengan pergantian pola makan yang berbeda. Makanlah dengan porsi kecil dan perbanyak air putih.
    3. Berolahraga, seperti renang, lari dan sit up akan membantu membakar lemak dari menu lebaran kemarin dan mengencangkan otot dan kulit yang kendur.
    4. Cobalah masker dengan yogurt plain. Setiap malam, usapkan yogurt plain  tipis-tipis ke wajah yang sudah dibersihkan. Selain melembabkan kulit juga mengangkat sel kulit mati.Lebih bijak bila Anda melakukan detoks. Mengurangi atau bahkan tidak makan atau minum makanan manis dan berkolesterol tinggi. Dijamin, tubuh Anda tetap ideal.
    5. Tahan godaan dari kue-kue manis menggoda sisa hari raya kemarin. Pikirkan lemak tinggi dari sepotong kecil kue manis itu dan pengorbanan Anda untuk mengusirnya dari tubuh.
    6. Lulur, masker, creambath. Setelah berpuasa selama tiga puluh hari dan larut dalam kehebohan hari raya, tak ada salahnya meng-up grade diri Anda sebelum kembali beraktivitas di kantor supaya terlihat lebih menarik. Memanjakan diri sendiri tak ada salahnya bukan di hari libur?

 

ME

Lebaranan Ala Keluarga Wakil Wali Kota Depok

Bagaimana rasanya lebaran dengan delapan anggota keluarga? Pastinya sangat meriah. Itulah yang dirasakan keluarga M Idris A. Shomad (50), Wakil Wali Kota Depok. Idul Fitri tak pernah dirayakan dengan biasa-biasa saja oleh Idris dan keluarganya. Dengan enam anak—Aufa Taqiya (21), Hasna Zahida (19), Dhiya Al-Huda (17), Khansa Aidah (15), Fida Faizah (13), dan Huda Atqiya (7), selalu ada sesuatu yang spesial yang mereka lakukan di hari raya.

 

“Meskipun sedang tidak shalat, semuanya harus ikut mendengarkan khotbah,†tutur Elly Farida (46), istri Idris. “Setelah silaturahim, kita evaluasi siapa yang paling banyak khatam Alquran, biasanya dapat bonus uang. Seperti ajang lomba kebaikan, tapi ada reward-nya.â€

 

Keluarga Idris juga telah mengemas bingkisan untuk anak-anak di pinggir jalan, yang akan dibagikan setelah Idris selesai melakukan khotbah.  Selain itu, mereka juga selalu menggelar acara tukar kado dengan aneka permainan, di mana masing-masing anggota keluarga membeli kado tanpa batasan harga dan ditukar secara acak. “Ada kebiasaan juga, dari uang anak-anak yang dikumpulkan, mereka kasih hadiah ke bapak dan ibunya,†tutur Elly lagi.

 

Sebagai keluarga pemerintahan Kota Depok, tahun ini mungkin tak seperti biasanya, di mana ia selalu memasak makanan khas lebaran seperti opor ayam, sambal goreng, dan semur. “Kali ini rencananya akan digelar open house di rumah, terbuka bagi masyarakat dan menggunakan jasa catering yang telah disiapkan Pemkot Depok,†jelasnya.

Aisyah Khairunnisa/Disa Tannos

Tetap Sehat Saat Lebaran

Opor ayam, ketupat sayur, lontong sayur, rendang, dan berbagai hidangan Lebaran lainnya khas keluarga memang tak ditampik kelezatannya. Tapi, terlalu banyak mengonsumsinya juga mengancam kesehatan dan tentunya lingkar perut Anda. Lalu, bagaimana menjaga kesehatan Anda saat berkunjung atau berkumpul bersama handai taulan dengan menikmati menu Lebaran?

-      Konsumsi sebuah apel dengan kulitnya sebelum menyantap hidangan lebaran dapat membantu menahan nafsu makan.

-      Makan ketupat dengan porsi secukupnya dengan satu jenis protein saja—misalnya opor, gulai, atau rendang. Hindari juga kuah, kulit, dan gajihnya.

-      Setelah makan ketupat, sebaiknya tidak menyantap hidangan penutup yang manis, terutama yang mengandung margarin; sebab margarin mengandung lemak.

-      Sebaliknya, seimbangkan protein dengan sayuran dan buah. Buah potong merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan es buah yang mengandung banyak gula.

-      Perbanyak air putih setelah makan.

Selamat menikmati hidangan lebaran!

Disa Tannos

Gumilar Terancam Lengser Dari Kursi Rektor UI

[caption id="attachment_4796" align="alignright" width="137"] Thamrin Amal Tamagola[/caption]

Tidak jarang kebijakan Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar Rosliwa Somantri yang membuat banyak dosen dan guru besar UI berang. Puncaknya adalah pemberian gelar Honoris Causa kepada Raja Abdullah dari Arab Saudi.

Hal ini diungkapkan oleh Guru Besar Sosiologi UI, Thamrin Amal Tamagola. Ia menganggap kebijakan Gumilar tidak sesuai dengan tradisi UI. Selain itu, ia juga menyesali kebijakan Gumilar yang membubarkan aksi damai mahasiswa dengan kekerasan, terkait UI yang semakin elitis karena biaya kuliah semakin mahal.

Kalau kita lihat dari kebijakannya selama dua tahun belakangan ini, he must go out,” ujar Thamrin, seperti yang kami lansir dari tempointeraktif.com, Jumat (26/8).

Thamrin menambahkan, Gumilar sebenarnya merupakan orang yang cerdas dan pekerja keras. “Namun kalau sudah ada maunya, dia akan melakukan segala cara agar terwujud.”

Thamrin mengatakan secara internal ia dan beberapa orang dosen lainnya akan menggalang dukungan untuk meminta Majelis Wali Amanat UI mencopot Gumilar dari jabatannya.

rw

Foto: Tempo

XL Uji Jaringan 3G di Detos

Untuk memastikan kesiapan jaringannya, provider XL Region Jabodetabek melakukan uji jaringan 3G di Depok. Hal ini dilakukan terkait lonjakan trafik jelang lebaran.

“Uji jaringan 3G dilakukan di beberapa area, khususnya di pusat-pusat perbelanjaan seperti Depok Town Square,” jelas Francky Pakpahan, GM Sales Jabodetabek 1, dalam keterangan resminya, Kamis (25/8).

Kali ini uji jaringan difokuskan ke penggunaan data, baik itu dengan menggunakan notebook maupun smartphone (gadget). ). “Ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian kenyamanan penggunaan jaringan XL saat melakukan komunikasi data. Karena ini telah menjadi kebutuhan masyarakat pengguna selular saat ini,†ungkapnya.

Untuk antisipasi terjadinya lonjakan trafik yang tinggi, sebelumnya XL telah menaikan kapasitas hingga 2 kali lipat dan menyiapkan secara penuh infrastruktur yang diperlukan di seluruh jangkauan layanan XL.

CL/rw

Foto: ilustrasi

Memupuk Bibit Atlet Panahan Depok

Selasa (23/8) sore lalu Lapangan Merpati/KONI, Depok I, Jawa Barat diramaikan oleh sejumlah remaja yang bersiap memanah. Sekelompok anak muda dari Merpati Archery Club ini memang rutin berlatih dua kali dalam seminggu.

Meski sedang puasa, para anggota Merpati Archery Club ini tetap semangat. Sebelum berlatih, mereka melakukan pemanasan olah tubuh dan latihan menarik karet untuk merenggangkan otot lengan. Di saat matahari sudah menggantung rendah di ufuk barat, mereka secara bergantian mulai berlatih membidik sasaran dengan beberapa anak panah. Berbagai warna dari lingkaran sasaran pun berkali-kali berhasil dibidik.

“Sampai saat ini saya lihat anak-anak sangat semangat mengikuti latihan, bahkan yang paling kecil pun iya,†ungkap Ahmad Romdon, salah satu pelatih Merpati Archery sambil menunjuk seorang anak yang baru duduk di kelas 4 SD.

Merpati Archery Club sendiri terbentuk sejak Juni 2011 dibawah naungan Persatuan PanahanIndonesia(Perpani) Depok. Klub panahan ini melebarkan sayapnya melalui promosi ke sekolah-sekolah di Depok. Para anggota klub dilatih oleh tiga pelatih dari Komando Cadangan Strategis TNI-AD (Kostrad).

Namun, hingga saat ini mereka mengaku masih memiliki kendala dalam penyesuaian jadwal karena kesibukan para anggota yang berbeda-beda karena keanggotaan yang terbuka bagi semua usia.

“Karena selama ini tidak ada klub yang eksis dalam bidang panahan,†ujar Defrizal Siregar, Ketua Bidang Pembinaan dan  Prestasi Perpani Depok ketika ditanya mengenai latar belakang terbentuknya klub ini.

Paraanggota diharapkan bisa menjadi atlet yang membawa nama Depok ke berbagai kompetisi. Termasuk kompetisi terdekat yang akan diadakan di akhir Oktober 2011, Depok Open Archery.“Aku senang. Karena panahan termasuk olahraga yang langka di Indonesia, apalagi di Depok,†tutur Ayesha Sisiliani (15) siswa SMAN 3 Depok yang sudah sebulan mengikuti latihan ini.

Bagi masyarakat yang berminat untuk gabung kedalam klub ini, silakan datang ke Kantor Koni Depok, atau hubungi Defrizal: 081383605577. Biaya pendaftaran Rp 100.000 untuk biaya kostum dan iuran per bulan Rp 100.000.

 

Aisyah Khairunnisa
Foto: ais

35 Wiramuda Menangkan UI YSEP 2011 Tahap Pertama

UI Young Smart and Entrepreneur Program (UI YSEP) 2011 yang dimulai pada Juni lalu kini telah menuntaskan lomba tahap pertamanya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemitraan dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia ini merupakan lomba wirausaha muda (wiramuda) yang diikuti oleh mahasiswa.

Rabu (24/8) ini, melalui situs sinbis.ui.ac.id panitia merilis nama-nama kelompok usaha yang menang pada tahap pertama ini. Sebanyak 35 kelompok wiramuda tercatat sebagai pemenang.

kelompok wiramuda ini terdiri dari 12 kelompok dengan kategori kuliner, 5 kelompok dari kategori jasa, 2 kelompok kategori pendidikan, 3 kelompok kategori perdagangan, 4 kelompok kategori konveksi, 1 dari peternakan dan 8 kelompok dari kategori kerajinan tangan.

Baiklah, selamat ya buat pemenang tahap pertama.

Informasi: http://sinbis.ui.ac.id/content/pengumunan-pemenang-ui-ysep-2011-tahap-1

CL

Makanan Mengandung Boraks Dan Pewarna Tekstil Disita

Sebanyak 142 bungkus kerupuk merah, 9 kotak cincau hitam serta bakso merek Kapuk Jaya disita tim inspeksi Selasa (23/8). Produk pangan ini terbukti mengandung boraks formalin dan bahan pewarna tekstil. Bahkan 97 bungkus boraks pun ikut disita.

“Kerupuk bewarna mengandung pewarna tekstil alias Rodhamin, begitu juga bakso dan cincau ternyata benar mengandung boraks, †tutur Idris Abdul Somad, Wakil Wali Kota Depok yang memimpin inspeksi ini.

Sejumlah petugas dari Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Perikanan, dan Polres Depok pun turut mendampingi jalannya inspeksi di Pasar Depok Jaya, Depok, Jawa Barat kemarin.

Boraks yang disita kebanyakan dijual bebas di hampir semua lapak yang menjual bumbu dapur. Namun kebanyakan dari pedagang mengaku tidak mengetahui siapa yang memasok barang-barang berbahaya tersebut.

Parapedagang yang menjual produk-produk tersebut, menurut Epi Yanti, Kepala Seksi Pengawasan Perdagangan Disperindag, telah melanggar UU No. 7 Tahun 1996 Tentang Pangan.

Kepala Bagian Operasi Polres Depok. Kompol Suratno mengaku masih menunggu laporan dari Dinas Kesehatan mengenai tindak lanjut kepada para pedagang.

Hingga saat ini, barang bukti masih berada di tangan Dinas Kesehatan. “Masih di Dinas Kesehatan, †ujarnya ketika dihubungi depoklik Rabu (24/8) siang.

Aisyah Khairunisa

Kini Siswa Bisa Belajar Secara Online

Para pengajar maupun pelajar Kota Depok, Jawa Barat kini dapat belajar mengajar melalui sambungan internet.

Setelah kurang lebih empat tahun perencanaan dan persiapan, akhirnya Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) meluncurkan Situs Rumah Belajar, yaitu sebuah sarana belajar online untuk siswa SD hingga Perguruan Tinggi.

Situs yang beralamat http://belajar.kemdiknas.go.id ini memiliki tampilan yang cukup menarik. Di sini, tersedia banyak sarana menarik yang dapat dimanfaatkan oleh para para siswa serta guru.

Dalam Situs Rumah Belajar ini, para siswa dapat mengunduh modul dan soal-soal latihan, sementara guru dapat mengunduh aneka media pendidikan, sekaligus juga membentuk komunitas untuk bertukar pikiran.

“Khusus untuk Perguruan Tinggi, kami koneksikan langsung juga ke beberapa perguruan tinggi,†tutur Ari Santoso, Kepala Pustekkom Kemendiknas. Jika Anda berkunjung dan “mengintip†menu Perguruan Tinggi, Anda akan disajikan beberapa tautan ke beberapa situs universitas internasional.

Bahan ajar dalam situs ini tidak akan “basiâ€, sebab isinya selalu diperbaharui secara berkala oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom).

Sudah waktunya Depok sebagai cyber city membudayakan media belajar online yang lebih praktis.

Disa Tannos

Anak Nakal Crew Gelar Sahur on The Road

Komunitas Anak Nakal Crew mengadakan acara Sahur on The Road (SoTR) di daerah Sawangan, Depok, Jawa Barat, hari Sabtu (20/8) malam hingga Minggu (21/8) dini hari kemarin. Acara dimulai dengan berkumpul di Maharaja, Sawangan sekitar tengah malam dan berlangsung hingga subuh.

Pada acara SoTR kemarin, Anak Nakal Crew sengaja menggelar Sahur Bersama di Yayasan Yatim Piatu Nurul Falah yang berlokasi di Gg. Jambu, Jalan Raya Bojongsari, Sawangan, Depok. Para anggota Anak Nakal Crew menghibur anak-anak di yayasan tersebut dengan permainan menarik, sebelum membagikan makanan dan mengajak mereka menikmati sahur bersama.

Komunitas musik pelajar SMA ini berawal dari seringnya mengadakan acara musik indie bersama. Anak Nakal Crew yang berdiri sekitar lima tahun lalu kini telah berkembang menjadi sebuah komunitas yang cukup besar dengan anggota yang terus bertambah secara turun-temurun.

Tak heran jika acara SoTR kemarin berlangsung cukup ramai dengan kehadiran puluhan anak muda Depok yang tergabung dalam komunitas tersebut. “Biasanya tiap tahun kita memang pasti mengadakan SoTR,†tutur Ade Manggi (20), salah seorang anggota. “Tapi sekarang rutenya tidak banyak, cuma bagi makanan ke panti asuhan.â€

 

Disa Tannos

Foto: DT