fbpx

Duh, Atap Ruang Sidang Bocor Saat Paripurna Berlangsung

Tak hanya diwarnai hujan kritik untuk Pemerintah Kota Depok, Sidang Paripurna juga diwarnai bocornya atap ruang paripurna. Bahkan, tetesan air berada tepat di depan kursi Sekretaris Dewan, Steve Mada.

Hujan yang turun Jumat (30/11) memang deras. Angin kencang dan petir juga sempat terdengar dari luar ruang sidang. Hal itu menyebabkan kebocoran di beberapa titik di Gedung DPRD Kota Depok.

Kebocoran di Gedung DPRD Kota Depok tak hanya di ruang paripurna beberapa bagian geedung lainnya, seperti lantai 1, akses masuk dari area parkir, dan area parkir tak luput dari kebocoran.

Agenda Sidang Paripurna hari ini adalah untuk menyetujui 13 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang tercantum Program Legislasi Daerah (Prolegda) dan Rencana Anggaran Pembangunan Daerah (RAPBD) 2013. Dalam sidang tersebut, disetujui alokasi Pendapatan sebesar Rp 1,58 triliun dengan anggaran belanja Rp 1,8 triliun.

Gatot Suherman
Foto: GS

Hujan Kritik Kepada Pemkot Depok Warnai Sidang Paripurna

Sidang Paripurna DPRD Kota Depok yang digelar hari ini, Jumat (30/11) juga diwarnai dengan kritik untuk Pemerintah Kota Depok. Ada beberapa hal yang terlewatkan dan menunjukkan ketidakseriusan Pemkot dalam menyusun rencana kerja.

Saat penyampaian hasil badan anggaran (Banggar) dalam sidang paripurna persetujuan RAPBD Tahun 2013, hujan kritik mulai disampaikan. Pemaparan oleh Anggota Komisi B, Ervan Teladan,di hadapan para anggota dewan dan undangan yang hadir.

Beberapa kritikan yang disampaikan di antaranya terkait tingkat keseriusan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) yang kerap tidak lengkap. Selain itu, kalkulasi RKA disinyalir seringkali tidak melalui perhitungan kuantitatif yang matang.

Dalam pemaparannya, Ervan Teladan mendesak Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail untuk menekan efisiensi anggaran terutama biaya atau cost untuk belanja pegawai, ATK, dan perjalanan dinas. Selain itu, ia juga mengkritisi beberapa OPD yang justru tidak hadir dalam sidang paripurna. Hal ini menujukkan ketidakseriusan Pemkot dalam menilai agenda yang penting kali ini.

“Sebagai catatan, Wali Kota harus menindak tegas OPD yang absen,” ujarnya.

Kritik lainnya, terkait kualitas pembangunan yang dilakukan oleh Dinas Bimasda, pelayanan diskriminatif terkait Jamkesda bagi warga kurang mampu, kinerja RSUD, serta wajah sarana dan prasarana pendidikan di Depok.

Pengawasan pembangunan sarana prasarana pendidikan, pembangunan fisik, serta pelayanan jamkesda, dinilai tidak berjalan selama ini.

“Padahal, sebagai contoh kasus jamkesda. Berulangkali dinkes rapat dengan dewan terkait aduan warga, namun masih belum ada perubahan,” tutupnya.

Gatot Suherman
Foto: GS

2013, DPRD Kota Depok Bahas 13 Raperda

Tahun depan, dipastikan DPRD Kota Depok akan membahas 13 rancangan peraturan daerah, yang tercantum dalam program legislasi daerah (prolegda) hasil rapat badan legislasi DPRD.

Hal itu ditegaskan, dalam rapat paripurna dewan yang sekaligus mengagendakan persetujuan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2013.

Hadir dalam sidang paripurna, Jajaran pimpinan DPRD serta Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, beserta unsur muspida dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat paripurna tersebut dihadiri 34 dari 50 anggota dewan, dan dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Depok, Rintis Yanto.

“Dalam perkembangannya, bilamana ada sifat urgensitas dimungkinkan untuk merancang raperda di luar prolegda, tahun 2013,” kata Lilis Latifa, saat menyampaikan Pemaparan Badan Legislasi, Jumat (30/11).

Lilis menambahkan, baleg telah memutuskan terhadap penyusunan Raperda baru, harus disertai naskah akademik. Sementara untuk revisi Perda, diwajibkan ada executive summary dan pengajuan raperda untuk tahun 2014. Pengajuan ini diberi batas maksimal waktu hingga 31 Agustus 2013.

“Pemberian waktu ini agar baleg, ada space waktu untuk membahas secara cermat,” tutupnya.

Adapun 13 Raperda yang ada pada Prolegda sebagai berikut.

1. Raperda perubahan perda nomor 8 tahun 2011
2. Raperda pelestarian dan lingkungan hidup
3. Perubahan Perda nomor 1 tahun 2001
4. Perubahan Perda nomor 7 tahun 2010
5. Perubahan Perda nomor 09 tahun 2002,
6. Raperda pengelolaan air tanah,
7. Raperda Kota Layak Anak
8. Perubahan Perda nomor 22 tahun 2003
9. Raperda tentang OPD
10.Perubahan Perda nomor 21 tahun 2003
11.Perubahan perda nomor 41 tahun 2000
12.Raperda fasos fasum
13.Perubahan Perda nomor 11 tahun 2008.

Gatot Suherman
Foto: GS

Foto-Foto: Purnawirawan TNI AU Tolak Dieksekusi

Warga TNI AU Dwikora Cilangkap Menolak Eksekusi: Sejumlah warga TNI AU Dwikora menolak penggusuran di Cilangkap Tapos, Depok, Jawa Barat, Jumat (30/11). Walau tadi pagi warga sempat berdialog dengan pihak TNI AU beserta purnawirawan, tetapi warga tetap bersiaga mengantisipasi adanya paksaan untuk mengosongkan rumah mereka. Disamping itu Ibu-ibu purnawirawan sempat mengelar aksi menolak pengosongan rumah mereka dengan membawakan poster-poster yang bertuliskan penolakan, karena perumahan komplek Dwikora TNI AU masih dalam proses hukum.

[slideshow post_id=”28437″]

FOTO : WISNU HARI SANTOSO

Lebih Fun dan Youth Belajar Pajak di Taxplore 2012

Pajak jadi salah satu hal yang paling menakutkan saat didengar. Tapi, di Taxpolre 2012 mempelajari pajak menjadi ringan dan fun.

Acara besutan Kelompok Studi Administrasi Fiskal (Kostaf) Universitas Indonesia (UI) digelar di Auditorium Gedung M FISIP UI. Selama dua hari pada Jumat-Sabtu, 30 November dan 1 Desember 2012, kamu akan disajikan dengan berbagai acara pajak yang dikemas secara unik dan kreatif.

Taxplore 2012 dibuka oleh Ketua Pelaksana Aprilia Nurjannatin, Ketua KOSTAF M. Faiz Ramadhan, dan Ketua Program Studi Administrasi Fiskal Inayati.

Mengusung tema “Youth Contribution for Better Taxation”, Taxplore 2012 akan meningkatkan pemahaman pajak pada generasi muda dan hal kecil apa yang bisa generasi muda berikan untuk pajak Indonesia yang lebih baik.

Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Fiskal Departemen Ilmu Administrasi FISIP UI, Inayati mengaku senang dan sangat apresasi kegiatan ini. Dengan pemahaman ini, nantinya para anak muda dapat berkontribusi terhadap negara melalui pajak.

“Kontribusi bisa dilakukan melalui sektor publik atau sektor private. Mereka bisa menjalankan kewajiban perpajakan dengan benar. Jika mereka di sektor publik dan menjadi pembuat kebijakan, saya berharap kebijakan perpajakan kita di masa yang akan datang menjadi semakin baik,” katanya, Jumat (30/11).

Sementara, Ketua Panitia Taxplore 2012, Aprilia Nurjannatin mengatakan, Taxplore kembali hadir untuk lebih mengenalkan perpajakan kepada generasi muda dengan cara kreatif dan mudah dimengerti di kalangan muda.

“Orang dengar pajak itu seram, kita ingin mengadakan acara yang tidak mengurangi sisi esensi pajak itu sendiri dan juga ingin membuat pajak lebih fun, lebih youth. Kita anak muda bisa loh mengerti pajak dengan cara yang enak,” ujar Aprilia.

Dia berharap, Taxplore bisa menjadi pionir kompetisi pajak di Indonesia. “Dan, pastinya bisa terus terselenggara setiap tahunnya,” tandanya.

Taxplore 2012, dimeriahkan dengan berbagai acara menarik seperti Smart Tax Competition, Tax Jingle Competition, dan Tax Essay Competition.

Ricky Juliansyah
Foto: Ricky

Ini Permintaan Kedubes RI Jelang Pertandingan Indonesia vs Malaysia

Jelang laga panas Timnas Indonesia melawan Malaysia, Kedutaan Besar (Kedubes) RI untuk Malaysia meminta tiga hal kepada panitia penyelenggara. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya konflik antarsuporter.

Pertandingan Indonesia vs Malaysia kali ini menjadi sangat penting. Selain, gengsi antarnegara, Malaysia sangat berambisi untuk menang untuk dapat lolos ke semi final AFF Cup 2012.

Sementar, Indonesia yang kini bercokol di posisi puncak hanya butuh hasil imbang untuk dapat lolos ke putaran selanjutnya. Meski begitu, pertandingan ini tak akan mudah untuk Indonesia. Karena, pertandingan akan digelar di Stadion Bukit Jalil, kandang Malaysia.

Permintaan pertama yang diajukan KBRI ialah pengaturan tiket yang adil antara pendukung Indonesia dan Malaysia. “Selain itu, harus ada pengaturan tempat duduk khusus bagi pendukung Indonesia,” kata Juru Bicara KBRI di Malaysia, Suryana Sastradipraja, seperti dikutip dari liputan6, Jumat (30/11).

Dan yang terakhir, KBRI meminta peningkatan keamanan selama pertandingan. “Pengamanan harus ditingkatkan baik di dalam maupun di luar stadion. Sebelum dan sesudah pertandingan berlangsung,” tambahnya.

Ini dilakukan untuk menghindari terjadi hal yang tidak diinginkan dan merugikan pendukung Indonesia. Seperti diketahui, Ketua KNPI wilayah Malaysia, Sagir Alva diserang sekelompok orang tak dikenal usai menonton pertandingan Indonesia vs Singapura.

Saat itu, Sagir sedang berbincang dengan wartawan. Tiba-tiba sekelompok orang berteriak dan memukul Sagir di bagia wajah, hidung dan telinga. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke pihak keamanan setempat.

DN/rw/lp6
Foto: ist.

Yuk, Berkreasi Dengan Warna Lipstik

Kebanyakan wanita menganggap hanya perlu memiliki satu atau dua warna lisptik saja, padahal seharusnya warna lipstik disesuaikan dengan setiap suasana. Namun, bagi Anda yang hanya memiliki beberapa lipstik, tak perlu khawatir. Anda dapat mencoba mengkombinasikan warna lipstik yang ada. Untuk mengkreasikan begitu banyak warna, tak perlu bermodalkan selusin perona bibir. Cukup 4 warna sebagai langkah awal.

Merah
Lipstik warna merah adalah lipstik yang akan selalu abadi sepanjang masa. Meskipun begitu, beberapa wanita segan memakainya karena warna ini akan membuat kesan yang berani dan seksi. Namun, jika Anda tidak percaya diri memakainya, jangan biarkan lipstik ini berjamur begitu saja. Anda dapat mengkombinasikannya dengan warna lain. Seperti orange dan nude. Maka Anda akan mendapatkan warna merah bata, nude pink, ataupun orange kemerah-merahan.

Orange muda
Lipstik warna orange akan membuat penampilan Anda tampak segar. Hanya saja, warna dari lipstik ini sering membuat gigi kita tampak lebih kuning. Untuk menghindari hal ini, Anda dapat mencampur warna orange dengan warna nude atau merah muda, dan warna yang didapat adalah light peach dan baby pink.

Nude
Warna lipstik nude memang banyak digemari wanita, alasannya karena warna ini lebih mudah saat diaplikasikan dengan warna lain dan memberikan tampilan yang segar. Selain itu, warna nude akan membantu meratakan warna bibir, sehingga dapat dipakai sebagai lipstik dasar sebelum Anda mencampurnya dengan warna lain. Anda dapat mengkombinasikannya dengan warna orange, merah, dan merah muda, maka akan menghasilkan warna light peach, nude pink, dan ungu muda.

Merah Muda
Warna ini sangat natural dan hampir selalu bisa dipadukan dengan warna lipstik apa saja. Merah muda akan memberikan kesan segar dan muda, sangat ringan untuk pemakaian sehari-hari. Untuk mendapatkan warna merah muda yang lebih terang ataupun shocking peach, Anda dapat mencampurnya dengan warna orange dan merah.

 

HL/rw/pfc
Foto: Ist.

Agar Make Up Tahan Lama, Ini Caranya!

Memakai riasan wajah memang sudah menjadi ritual sehari-hari bagi para wanita. Namun, seringkali masalah udara panas dan keringat menyebabkan kulit menjadi berminyak yang membuat riasan menjadi luntur. Nah, berikut ini ada beberapa cara agar riasan melekat sempurna sepanjang hari.

Dasar Wajah
Bersihkan muka Anda terlebih dahulu. Kulit yang bersih akan membuat riasan melekat dan lebih sempurna. Setelah itu, gunakan pelembab dan biarkan selama sepuluh menit. Hal ini bertujuan agar pelembab lebih meresap ke dalam kulit sebelum dioleskan alas bedak, sehingga tidak cepat luntur.
Lalu, pilih alas bedak yang mengandung formulasi khusus dan lebih tahan lama. Jika Anda ragu, gunakan alas bedak satu tingkat lebih cerah dari warna kulit, kemudian gunakan bedak tabor yang lebih gelap untuk membentuk garis wajah. Dengan demikian, riasan Anda tidak akan belang saat mulai meluntur.

Riasan Mata
Gunakan eye make up primer sebagai dasar agar tekstur kelopak mata lebih mulus sebelum diolesi perona mata. Pilihlah waterproof eyeliner, dan lebih baik gunakan eyeliner cair karena lebih tahan lama dibanding eyeliner pensil. Begitu juga dengan maskara, pilihlah maskara waterproof yang akan membuat bulu mata lentik dan tebal seharian meski terkena keringat ataupun udara lembab.
Untuk riasan alis, selain menggunakan pensil alis, Anda bisa sapukan eyeshadow dengan kuas tipis agar terlihat lebih alami. Gunakan sedikit hairspray untuk menata alis sehingga tampak lebih bertekstur dan tahan seharian.

Pipi
Aplikasikan riasan wajah berbahan dasar krim terlebih dahulu, diikuti dengan produk riasan bertekstur bubuk. Jadi, oleskan perona pipi krim dan shading sebelum memakai bedak tabur. Untuk efek yang maksimal, sapukan perona pipi bubuk yang satu tingkat lebih cerah dari warna kulit dengan menggunakan kuas besar. Agar perona pipi lebih menempel, pilihlah kuas yang berkualitas.

Bibir
Oleskanlah alas bedak pada bibir dan berikan sedikit bedak tabur sebelum menggunakan lipliner untuk membingkai lipstik agar tetap di tempatnya. Usahakan selalu membingkai bibir dengan lipliner sebelum memakai lipstik, agar lipstik tidak cepat luntur. Pilihlah lipstik yang matte agar memiliki kemampuan tahan lama dibanding lipstik yang mengandung efek glossy.

HL/rw/fma
Foto: Ist.

Redam Benturan, Nur Mahmudi Diminta Hadir di Penertiban Pasar Juanda

Hasil rapat komisi A dengan Satpol PP akhirnya memutuskan eksekusi penertiban pasar tumpah juanda, tetap dilaksanakan Minggu (2/12) nanti.  Guna menghindari kemungkinan terjadinya gesekan di lapangan, Komisi A sepakat untuk menekankan pendekatan dialog kepada Satpol PP, dalam  menyikapi dinamika di lapangan nantinya.

Komisi A dan Satpol PP sepakat, dasar penegakkan dan penertiban pasar tumpah Juanda, tidak lain adalah untuk menegakkan peraturan dan  menegaskan kawasan Juanda sebagai kawasan tertib lalu lintas. Namun, Komisi A menggaris bawahi agar dalam pelaksanaan eksekusi Satpol PP  menggunakan cara-cara yang tidak cenderung represif.

Anggota Komisi A dari fraksi PDIP, Rachmin Siahaan menegaskan, seharusnya Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail turun langsung mendampingi  jajarannya saat eksekusi. Kehadiran kepala daerah, lanjutnya, diharapkan mampu meredam gesekan dan dapat mengetahui secara utuh apa-apa  yang menjadi keinginan para pedagang.

“Jangan sampai Satpol PP dibenturkan dengan pedagang. Jokowi bisa dijadikan contoh,” ujarnya, usai rapat Komisi A dengan Satpol PP, Kamis (29/11).

Rachmin menambahkan, pembiaran selama bertahun- tahun aparat Pemkot Depok terhadap fenomena pasar tumpah di Juanda, secara tersirat  telah menimbulkan kesan pemakluman bagi para pedagang. Kini, dibutuhkan penegakan peraturan melalui sosialisasi secara kontinu kepada para pedagang pasar tumpah Juanda.

“Pedagang sudah tahu, kok. Bahwa lokasi Juanda adalah larangan berjualan. Tinggal bagaimana pendekatannya,” tutupnya.

Gatot Suherman
Foto: GS

Jumlah Pedagang Juanda Membeludak, Pengawasan Pemkot Dinilai Lemah

Jumlah pedagang tumpah Juanda tak lepas dari kelalaian Pemerintah Kota Depok terutama dalam hal pengawasan. Hal ini dimanfaatkan oleh pedagang untuk tetap berdagang.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari. Menurutnya, peningkatan ekskalasi secara signifikan, terkait  penggunaan lahan oleh pedagang di Pasar Tumpah Juanda selama lima tahun terakhir, tidak bisa dilepaskan dari lemahnya fungsi pengawasan  Pemkot Depok.

“Ini juga tak lepas dari pengawasan pemerintah yang juga lemah,” katanya, usai rapat Komisi A dengan Satpol PP Kota Depok, Kamis (29/11).

Lemahnya pengawasan, lanjut Yeti, menjadi celah yang kemudian dimanfaatkan secara sadar oleh para pedagang, sehingga fenomena pasar tumpah Juanda lama kelamaan menjadi semacam trade mark di kawasan tersebut.

“Terpenting, relokasi lahan para pedagang wajib dipikirkan oleh pemerintah. Harus ada kepastian lahan relokasi terlebih dahulu, baru ditertibkan,” tuturnya.

Gatot Suherman
Foto: GS