fbpx

Sempat Unggul, Akhirnya Persikad Kalah 1-2

Sempat unggul  pada babak pertama, melalui gol Irfan” Boax” Safari, Persikad akhirnya kalah 1-2 dari Persikabo dalam kompetisi Divisi Utama Grup 2 di Stadion Merpati, Depok, Sabtu (30/3) Sore.

Pada babak pertama, Persikad sementara unggul atas Persikabo 1-0 lewat sang kapten kesebelasan Irfan “Boax” Safari di menit 33. kompetisi Divisi Utama Grup 2. Bertanding di kandang sendiri membuat ” Srigala Margonda” semakin bersemangat, terlebih tim asal Depok tersebut selalu menuai hasil buruk.

Sejak menit awal, ke dua kubu saling serang untuk menciptakan gol. Sayang sejumlah peluang yang didapat gagal dikonversi menjadi gol.

Gol yang di tunggu-tunggu tuan rumah pun tercipta di menit 33, lewat kaki Boax,  mendapat umpan terobosan ke jantung pertahanan Persikabo, berkat kecerdikannya, pemain bernomor punggung 19 ini bisa menceploskan si “kulit bundar” ke gawang Persikabo.

Hingga turun minum, Persikad sementara unggul 1-0 atas Persikabo.Menjamu tim asal Bogor dan didukung sporter setianya, Persikad bermain atraktif sejak menit awal. Hasilnya, Persikad berhasil membuka keungulan lewat kaki Boax Pada menit ke 33.

Pada babak ke dua awal kehancuran dari kubu tuan rumah, Gol pembuka dari Boax, seolah tak berarti, setelah Tri Sumantri salah mengantisipasi bola pada babak kedua, yang membuat bola masuk ke gawang sendiri pada menit ke 57.

Saling serang dari kedua kubu pun dilakukan ke dua tim, sayang. Tidak ada peluang yang berhasil di konversi menjadi gol hingga 90 menit waktu normal berakhir.

Tambahan waktu 4 menit yang diberikan panitia, merupakan petaka bagi tuan rumah, lewat kaki Agus Salim,  pemain pengganti yang baru masuk pada babak ke dua, melakukan Shooting dari luar kotak pinalti, bola yang langsung mengarah kegawang, gagal diantisipasi Diky. Jala Persikad pun bergetar.

Hingga peluit akhir berbunyi, kedudukan 2-1 untuk kemenangan Persikabo. Kekalahan ini menjadikan Persikad masih terpuruk di dasar klasmen.

Jalannya Pertandingan.

Peluang pertama di dapat persikad lewat Deni Arwin, sayang tendangan “First Time”ny masih melebar di sisi kanan gawang Persikabo yang dikawal Agus Rohman, menit ke dua.

Giliran Persikabo memperoleh peluang lewat kaki Handri, tendangan spekulasi dari luar kota pinalti, sayang shooting-nya masih melebar di sisi kanan gawang Diky Zulkarnaen. Menit ke 4

Kembali Persikad memperoleh peluang, memanfaatkan kemelut di depan gawang, Sopian coba memanfaatkan bola muntah, sayang tendangannya masih membentur barisan pertahanan Persikabo menit 12,

Giliran Persikabo yang memperoleh peluang, lewat tendang sudut, heading Julio Lopes masih digagalkan “mistar gawang” pada menit 13.

Menit ke 18, Persikad hampir kecolongan, antisipasi yang salah dari Guntur, coba dimanfaatkan Handri, beruntung Diky lebih sigap. Kembali Persikad memperoleh peluang, kerjasama apik antara Agus, Sopian dan Boax, Sayang nama terakhir yang menendang masih menyamping di sisi kanan gawang, menit 23

Julio lopes, melakukan tendang dari luar kotak pinalti, sayang tendangannya masih melebar di sisi kiri gawang persikad yang dikawal Diky. Menit 23.

Mustofa Aji, lolos dari jebakan offside, menusuk kejantung pertahanan Persikad, sayang tendangan kerasnya masih bisa diantisipasi penjaga gawang Diky. Menit 31

Gol yang di tunggu tuan rumah pun tercipta, lewat kaki Boax,  mendapat umpan terobosan ke jantung pertahanan Persikabo, berkat kecerdikannya, pemain bernomor punggung 19 ini bisa menceploskan si “kulit bundar” ke gawang Persikabo menit ke 33

Persikabo menciptakan peluang emas, Handri yang lolos dari pengawalan pemain Persikad berhasi masuk ke area terlarang, sayang tendangannya melambung di atas mistar, menit 38.

Menit 40, Mustopa Aji mendapat umpan terobosan dari tengah lapangan, sayang bola terlalu deras dan hanya. Menit 42, Deni Arwin mendapat kartu kuning setelah melanggar Handri hanya beberapa meter dari luar kotak pinalti.Tendangan bebas coba dimanfaatkan mustofa Aji, sayang tendangnya masih terlalu lemah, sehingga mudah diantisipasi Diky. Menit ke 44.

Hingga tambahan waktu dua menit yang diberikan panitia, tidak ada gol lagi yang tercipta, sementara unggul 1-0 atas Persikabo.

Babak ke 2

Pertandingan baru berjalan semenit, persikabo langsung tanjap gas, lewat tendangan bebas dari pemain senior Cucu Hidayat, bola langsung dihantarkan ke gawang Persikad, beruntung Diky sigap menghalau bola. Menit 38.

Menit 53 mendapat silang dari sisi kanan, Cucu Hidayat memberikan  umpan matang ke Julio Lopes, sayang tendangannya masih membentur barisan pertahanan Persikad. Menit 57, Persikabo menyamakan kedudukan, dari tendangan bebas yang dieksekusi Cucu Hidayat langsung menuju gawang, Tri Sumantri yang coba menghalau salah mengantisipasi, akibatnya bola masuk ke gawang sendiri.

Cucu Hidayat lagi-lagi mengancam gawang Persikad, Cucu langsung mengarah kegawang, beruntung Diky sigap menepis bola. Giliran Persikad melancarkan serangan, dari sebuah “set peice” Imam coba mengahantarkan bola menuju gawang, sayang tidak ada yang menyambut. menit 72.

Persikad memperoleh peluang, lewat Erwiin Sumarlin yang melakukan tendangan percobaan dari luar kotak pinalti, sayang tendangan kerasnya tepat berada dipelukan Agus Rohman. Menit 77

Giliran Persikabo memperoleh peluang, dari tendangan bebas yang diambil Cucu Hidayat, coba di sambut A Tobar, beruntung masih membentur Erwin Sumarlin. Hanya membuahkan sepak pojok. Menit ke 78. Persikabo kembali memperoleh peluang, sekali lagi lewat tendangan bebas Cucu Hidayat. Menit ke 86.

Menit ke 89, Boax memperoleh peluang, setelah mendapat ruang tembak, pencetak gol Persikad ini melakukan shooting keras, sayang bola tidak mengarah ke gawang.

Di penghujung laga, petaka mendera tuan rumah, lewat kaki Agus Salim,  pemain pengganti yang baru masuk pada babak ke dua, melakukan Shooting dari luar kotak pinalti, bola yang langsung mengarah kegawang, gagal diantisipasi Diky. Jala Persikad pun bergetar.

Ikh/Ricky Juliansyah

Babak Pertama, Gol Boak Buat Persikad Ungguli Persikabo

Babak pertama laga lanjutan divisi utama pertandingan divisi utama Liga Super Indonesia (LSI) Persikad Depok melawan Persikabo Bogor berkesudahan dengan skor 1-0 untuk keunggulan Persikad. Gol tunggal Persikad diciptakan melalu sepakan setengah voli, striker tunggal mereka, Irfan Safari alias Boak pada menit ke 32. Kedua tim silih berganti  saling menyerang, dalam 45 menit pertama, dalam Pertandingan yang digelar di stadion Merpati tersebut.

Persikad Depok, menampilkan formasi 4-5-1 dengan Irfan Safari alias Boak sebagai ujung tombak serangan. Sementara Persikabo yang diperkuat beberapa pemain bintang seperti Julio Lopez, Mustopa Aji dan Cucu Hidayat, menampilkan formasi 3-4-3, dengan mengandalkan tiga striker mereka.

Sejak menit awal, Persikabo sudah mengambil inisiatif serangan. Puncaknya, pada menit 13, sepakan Mustopa Aji di mulut gawang masih membentur mistar gawang. Sementara sesekali Persikad Depok, yang mengandalkan strategi counter attack, cukup membahayakan dengan akselerasi Boak yang sayangnya masih kurang didukung lini kedua.

Serangan Persikabo tampak lebih hidup, setelah legiun asing Alejandro Tobar masuk menggantikan Septian Suherlan pada menit ke 32. Beruntung, serangan bertubi tubi anak asuhan masih bisa digagalkan solidnya lini bertahan Persikad yang dikomandoi Guntur Gunawan Rijal. Asyik menyerang, Justru melalui sebuah serangan balik, Irfan Safari mampu menjebol gawang Persikabo yang dijaga Agus Rohman melalui sebuah gol cantik pada menit ke 32

Ikh/Gatot Suherman

 

Dede Mursidi Berambisi Cetak Gol

Penyerang Persikad Dede Mursidi sangat berambisi kembali mencetak gol saat “Srigala margonda” menjamu Persikabo di Stadion Merpati, Depok, Sabtu (30/3) siang.

Penyerang kelahiran Bogor 5  Mei 1988  ini berharap diberi kepercayaan oleh pelatih Meiyadi Rakasiwi untuk bertanding melawan tim asal Bogor tersebut.

“Saya harap bisa cetak gol, itu suatu hal yang indah buat seorang penyerang seperti saya, mudah-mudahan target saya bisa tercapai,” kata Dede saat ditemui Depoklik di rumahnya di Sukamaju Cilodong, Depok. (30/3/).

Saat melawan Persitara, Jumat (22/3) lalu, Dede mencetak satu gol, untuk menyamakan kedudukan, walau pun akhirnya Persikad kalah 3-1.

Ia menegaskan, jika pelatih kembali memberikan keparcayaan, pemain bernomor punggung 15 ini bakal memberikan seluruh kemampuan terbaiknya. Ia pun berjanji lebih bersemangat untuk mencetak gol bisa terpilih masuk starting eleven pada laga nanti.

“Jika pelatih memberikan saya kesempatan, saya akan berusaha memaksimalkannya dengan baik, semoga bisa tercapai, ” pungkasnya.

Mau ‘Nyaleg’? Perhatikan Syarat dan Administrasinya

[caption id="attachment_34237" align="alignright" width="300"] ist.[/caption]

Menghadapi pemilu 2014, bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dan partai diimbau teliti melengkapi kelengkapan dan keabsahan administrasi dan persyaratan calon anggota legislatif yang diminta KPU.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok, M Fitriawan. Menurutnya, ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah dikemudian hari. Bila ada kekurangan, lanjutnya, bisa menyebabkan gugurnya bacaleg, walaupun dirinya sudah terpilih menjadi anggota legislatif.

“Kelengkapan syarat dan keabsahan administrasi perlu diperhatikan jika ingin mengajukan diri sebagai caleg,” katanya.

Jika sudah jadi aleg (anggota legislatif), lanjutnya, jangan sampai dipermasalahkan karena kelengkapan persyaratannya, seperti ijazahnya belum beres, atau pernah tersangkut masalah pidana tanpa memberikan surat keterangan.

“Ini untuk mengantisipasi masalah dikemudian hari,” pungkasnya.

Sebelumnya, KPU Kota Depok sudah menyosialisasikan persyaratan dan tata cara pendaftaran bakal calon anggota legislatif kepada pimpinan partai politik di Depok. Senin (25/3). Beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain, surat keterangan mantan nara pidana, surat pemberhentian bila caleg adalah pejabat, atau untuk partai, kuota perempuan dalam dapil (daerah pemilihan).

Ricky Juliansyah

Pajak UKM Jadi Beban, HIPMI Depok Kritik Pemerintah

[caption id="attachment_20088" align="alignleft" width="300"] foto: randykun/sxc[/caption]

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok kritisi rencana pemberlakuan pajak penghasilan (PPh) bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) sebesar satu persen.

Menurut Mustofa, Ketua HIPMI Depok, rencana itu akan membebankan pelaku UKM. Harusnya, kata Mustofa, pemerintah justru memberikan semacam insentif bagi pelaku UKM.

“Yang harus dilakukan adalah pembinaan terlebih dulu. Sebab, teman-teman dari UKM bilang sendiri kalau harga produknya mahal dikarenakan mendatangkan dari luar. Seharusnya, ini yang dibenahi bukan dibebani pajak,” tegas Mustofa.

Menurutnya, pemberlakuan PPh satu persen itu sangat kontra produktif, apalagi bagi mereka yang sedang berkembang.

“Bahkan, bisa menurunkan daya saing. Tidak hanya harga saja, kualitas juga akan menurun. Karena mereka lebih banyak hand made (buatan tangan) yang membutuhkan biaya lebih jika dibandingkan pabrik menggunakan mesin. Kalau diberlakukan bagi menengah ke atas tidak masalah. Cuma bagi ritel dan UKM tentu bisa menghambat perkembangannya di Depok dan secara umum,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/3) lalu.

Seperti dilansir laman nasional okezone, sebelumnya, Dirjen Pajak Kemenkeu Fuad A Rahmany menyebutkan,  pemberlakuan itu bagi pelaku usaha yang omsetnya di bawah Rp4,8 miliar dan memiliki tempat sendiri per tahun. Bahkan, semua pelaku usaha di mall dan pusat-pusat belanja lainnya yang memiliki tempat usaha akan dikenakan pajak.

rw/okz

Pesona Negeri 1001 Malam di FTT UI 2013

Dunia Arab tak hanya dikenal sebagai tanah para nabi, namun, sejarah, budaya dan peradaban hingga teknologinya, turut menarik pesona dunia.

Belum lagi kisah ribuan tahun lalu tentang kerajaan-kerajaan dan kilauan emas. Mulai dari kerajaan Akkadia, Babilonia dan Sumeria di atas tanah Irak dan kisah lainnya, yang tenggelam dalam sejarah, terlupakan oleh ingatan kecuali pada lembar-lembar perkamen kisah masa lalu. Ini semua tentu menarik untuk ditelusuri.

Mencoba mengingat kembali sejarah yang telah tenggelam, menumbuhkan  serta menghidupkan kembali semangat mempelajari peradaban masa silam, Prodi Sastra Arab – Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia menggelar Festival Timur Tengah UI 2013 (FTT UI 2013).

Memasuki tahun keempat, FTT 2013 mengangkat tema “Pesona Negeri 1001 Malamâ€. FTT 2013 terbagi kedalam tiga macam frame acara besar; fringe event, perlombaan dan acara utama.

Fringe event merupakan pra FTT dengan dua jenis acara didalamnya, yakni, Workshop Pengajaran Bahasa Arab pada tanggal 23 Maret 2013 dan Beauty and Hijab Class pada tanggal 31 Maret 2013.

Sementara acara inti FTT 2013, seperti perlombaan, aka digelar pada tanggal 16-20 April dan acara utama pada tanggal 18-20 April 2013. Konten acara pada masing-masing frame pun dikemas dengan sangat elegan dan lebih beragam.

Semua rangkaian kegiatan FTT 2013 ini akan digelar di FIB UI. Perlombaannya terbuka lho, siapa saja bisa ikutan, dari kategori mahasiswa, pelajar maupun umum.

Untuk mahasiswa, jenis kompetisi yang dilombakan adalah debat, pidato, baca puisi, esai dan presentasi, menyanyi lagu timur tengah, dan baca berita yang tentunya semua menggunakan media bahasa Arab. Sedangkan untuk kategori siswa, terdapat tiga macam perlombaan yaitu pidato bahasa Arab, baca puisi bahasa Arab, dan story telling dalam bahasa Arab. Di kategori yang terakhir – kategori umum, ada empat macam jenis perlombaan; fotografi, lukis kaligrafi, marawis, dan lomba makan kebab.

FTT 2013 masih menyimpan banyak misteri tentang pesona negeri 1001 malam lainnya. Nah, jangan lupa sisipkan agenda yang satu ini di jadwal Anda.

Informasi
www.festivaltimurtengah.com
Facebook: Festival Timur Tengah
Twitter: @FTT2013
PembelianTiketBeauty and Hijab Class: 0857 1187 9839 (Hania)
PembelianTiketKonserAmalDebu: 0857 8107 4386 (Riyan)

Pedro Bawa Spanyol Menang

[caption id="attachment_20549" align="alignright" width="300"] foto: ist./viva[/caption]

Bertanding di Stade de France, Paris, Spanyol berhasil menaklukan tuan rumah Perancis dengan skor tipis 1-0. Pedro menjadi pahlawan Spanyol setelah mencetak gol satu-satunya dalam laga tersebut. Hasil ini membawa Spanyol berada di puncak klasemen sementara babak kualifikasi Piala Dunia Grup I.

Pertandingan yang berlangsung pada Rabu (27/3) dini hari tadi berlangsung menarik dan kedua tim saling jual beli serangan. Walaupun Spanyol mendominasi jalannya pertandingan dan penguasaan bola, Perancis tak jarang mendapat beberapa peluang emas, walau sayangnya tak berhasil berbuah gol.

Pertandingan terlihat menarik sejak awal-awal babak pertama, di menit ke-6 Xavi sudah mendapat peluang emas lewat bek baru Arsenal, Nacho Monreal di sisi kiri. Namun sayang, umpan manis tersebut tak dapat dimanfaatkan dengan baik setelah tendangan dari Xavi justru melayang di atas gawang Perancis.

Peluang emas juga didapat lewat Spanyol saat Pedro di menit ke-31. Ia dijatuhkan oleh kiper Perancis, Hugo Lloris, saat saling berhadapan didepan gawang, namun wasit tak menunjuk titih putih dan memutuskan untuk meneruskan pertandingan.

Perancis pun mendapat peluang emas saat serangan balik cepatnya membuat bola kemudian berada di kaki Franck Ribery dan hanya berhadapan dengan Victor Valdes. Namun sayangnya peluang tersebut gagal karena bola tertahan kiper Spanyol tersebut.

Di babak kedua, tensi pertandingan pun semakin meningkat. Spanyol pun unggul 1-0 saat Pedro berhasil memasukkan bola lewat aksi cepatnya di menit 58.

Berawal dari Monreal yang memberi umpan di sisi kiri, Pedro yang berlari cepat langsung menyambut bola tersebut dengan sentuhan kakinya. Kiper Perancis sempat menepis bola, namun bola tetap bergulir ke dalam gawang.

Perancis hampir bisa menyamakan kedudukan jika saja Varane bisa sedikit beruntung. Sudah berada didepan gawang dan tanpa pengawalan kiper, bola yang berawal dari sepak pojok tersebut bergulir ke arahnya, namun tendangannya masih melenceng karena dihadang oleh bek Spanyol.

Perancis kian terpuruk ketika Paul Pogba mendapat diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning dua kali hanya dalam waktu 2 menit. Bermain dengan 10 pemain membuat Perancis sedikit kesulitan walaupun mereka tetap bisa menyerang.

Skor pun tetap 1-0 hingga akhir pertandingan, Spanyol pun unggul atas tuan Rumah.

Ugi Sanjaya

Ini Cara Pengucapan Merek ‘Fashion’ Luar

Produk-produk eksklusif fesyen dan kecantikan kebanyakan datang dari Italia dan Perancis. Kita sering membacanya, tetapi tidak tahu persis bagaimana mengucapkannya. Nah, untuk menghindari salah dalam pengucapan merek tersebut, berikut panduannya;

Anya Hindmarch: ahn-ya heind-march
Audemars Piguet: oh-duh-mahr pea-gay
Badgley Mischka: badge-lee meesh-ka
Balenciaga: bah-len-see-ah-gah
Balmain: bal-mah
Bebe: bee bee
Bottega Veneta: bo-tega ven-e-ta
Bulgari: bull-ga-ree
Burberry Prorsum: bur-bur-ree pror-some
Chanel: shuh-nel
Christian Lacroix: la-kwa
Christian Louboutin: loo-boo-tahn
Comme des Garcons: comb day gar-son
Dior: dee-or
Dolce & Gabbana: dole-chay gab-bon-a
Etienne Aigner: eh-tee-yen on-yay
Giorgio Armani: jor-jo ar-mani
Givenchy: jsee-vawn-chi
Gucci: goo-chee
Hermes: err-mez
Herve Leger: air-vay lay-jay
Hublot: oo-blow
Jean Paul Gaultier:  zhan paul go-tee-ay
Lanvin: lon-vawn
Louis Vuitton: loo-wee vwe-tahn
Marchesa: mar-kay-sa
Miu Miu: Mew mew
Moschino: mo-ski-no
Monique Lhuillier: mo-neek loo-lee-ay
Narciso Rodriguez: nar-si-so rod-ree-gez
Nicolas Ghesquiere: ni-co-la guess-ki-air
NYX: nix
Prada: prah-da
Pierre Cardin: pee-air car-dain
Proenza Schouler: pro-enza skool-er
Rodarte: row-dar-tay
Saint Laurent: sanh la-rahn
Sonia Rykiel:  saun-ya ree-kee-eel
Tag Heuer: tahg hoi-ur
Thierry Mugler: tee-air-ree moog-lay
Tibi: tbi (bukan tee-bee)
Tocca: toe-ka
Ungaro: oon-ga-ro
Versace: ver-sah-chay
Yves Saint Laurent: eve san-lor-ron
Zac Posen: poe-zen

 

sumber: Total Beauty
ilustrasi: ist.

Buka SMS Gratis ke Semua Operator, IM3 Gelar Brief Media

Indosat IM3 mengadakan sejumlah Brief Media guna memperkenalkan inovasi terbarunya yang diadakan di beberapa kota, termasuk di Depok. Pada acara tersebut, sejumlah wartawan di Depok menghadiri acara yang diadakan di Warung Tekko, Margonda Raya, Jumat (22/3) lalu.

Pada kesempatan ini, Indosat IM3 menjual salah satu inovasi dan komitmen kepada para pelanggannya dengan mengeluarkan program terbaru yang dinamakan IM3 SMS Suka-suka, yang memiliki layanan gratis SMS ke semua operator.

Pada program ini, para pelanggan diberikan keuntungan gratis sms ke semua operator setelah pemakaian tertentu, baik telepon, SMS dan internet, dengan sisa pulsa minimal Rp 3000. Program ini pun berlaku bagi pelanggan prabayar lama maupun baru.

†Tren anak muda untuk kebutuhan akses komunikasi, baik SMS maupun data (social network) semakin meningkat. Program IM3 SMS suka-suka merupakan komitmen kami dalam memberikan inovasi layanan yang menghadirkan  gratis sms ke semua Operator sesukamu, yang memudahkan pelanggan, khususnya anak muda dalam berkomunikasi dan terhubung dengan teman-temannya,†ungkap Erik Meijer, Director & Chief Commercial Officer Indosat.

Selain Depok, dalam rangka memperkenalkan program baru ini, Indosat di wilayah Botabek juga menggelar beberapa konferensi pers (Media Brief) di area lain, yakni, Bogor, Tangerang, Serang, dan Karawang. Sebagai bentuk perkenalan program baru tersebut, Indosat di wilayah Botabek juga mengunjungi tempat keramaian dan juga sekolah-sekolah.

Ugi Sanjaya
ilustrasi: Aniberta/gerhanacoklat.wordpress.com

Kata Warga Soal Rencana Penghapusan KRL Ekonomi

[caption id="attachment_34173" align="alignleft" width="300"] foto: ist.[/caption]

PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah mempertimbangkan peniadaan KRL Ekonomi Jabodetabek. Rencana ini mengundang komentar warga Depok di jejeraing sosial Facebook. Apa kata warga?

Menurut Helmy H. Naz, KRL Ekonomi harus dipertahankan. “Kereta Api kelas Ekonomi tetap diadakan, disediakan oleh PT.KAI,†katanya.

Senada dengan Helmi, Sigit Ibanez Anya berkomentar, penghapusan KRL Ekonomi sama dengan membunuh rakyat miskin. “Kasihan makin di gencet aja orang bawahan, parah,†ungkapnya.

Begitupula disampaikan warga pemilik akun Andre Stadela, yang menyampaikan ketidaksetujuan akan rencana penghapusan ini. Menurutnya, masyarakat kecil masih mengandalkan moda transportasi murah seperti KRL ekonomi.

Terkait wewenang penghapusan KRL Ekonomi, keberadaan kereta api (KA) ekonomi merupakan tugas pemerintah menyediakan sarana untuk masyarakat kelas bawah sebagaimana diamanatkan pasal 152 dan 153 UU No,23/2007. Dengan demikian, yang bisa mencabut keberadaan KA kelas ekonomi hanyalah pemerintah, bukan PT KAI.

“Soal wewenang, kalau itu tugas pemerintah, semestinya sesekali prioritaskan masyarakat kelas bawah,†sambut warga pemilik akun Setiatno Harun Nur Rasyid.

 

red/socmed
https://www.facebook.com/depoklik/posts/494343453946568…
https://www.facebook.com/depoklikcom/posts/631133143570195…