fbpx

Ademnya Rumah Dengan Taman Atap

\r\n\r\n\r\n\r\nLahan hunian Anda yang minimalis bukan alasan untuk berperan serta dalam mengurangi laju pemanasan global. Banyak jalan untuk menjadikan bumi dan khususnya lingkungan Anda menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga Anda. Salah satunya adalah dengan membuat taman atap atau roof garden di hunian Anda.  Ari Rahadini dalam bukunya Membangun Rumah Sehat Hemat Energi menjelaskan bahwa taman atap merupakan sebuah taman yang memanfaatkan atap bangunan sebagai taman untuk menciptakan kondisi iklim mikro yang ideal pada bangunan.\r\n\r\nMasih belum tertarik membuat taman atap? Coba kenali dulu peran taman atap menurut versi arsitek Ari Rahadini:\r\n

      \r\n

    • Taman atap dapat menghambat radiasi sinar matahari 30% dari luasan atap. Radiasi panas matahari yang mengenai dinding bangunan dapat dihambat dengan adanya taman atap , sehingga tidak terlalu silau.

\r\n

  • Taman atap dapat menurunkan suhu di dalam rumah hingga 3 derajat Celcius.

 

\r\n

  • Taman atap dapat menyerap polusi karbon dan menghasilkan oksigen baru hasil dari proses fotosintesis.

 

\r\n

  • Taman atap dengan vegetasi tanaman perdu, tidak dapat berfungsi sebagai pemecah angin. Taman atap yang diletakkan pada tritisan membuat tekanan suhu udara di sekitarnnya menjadi lebih rendah. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk memperlancar angin masuk ke dalam ruangan melalui jendela yang ada karena udara bergerak ke daerah yang bertekanan udara lebih rendah.

 

\r\n

\r\nTertarik? Coba konsultasikan dengan arsitek kepercayaan Anda.\r\n\r\nFoto: Fred Fokkelman-www.sxc.hu

Leave a Comment