fbpx

Adu Kuat Pemkot Depok Menahan Urbanisasi Pasca Mudik Lebaran

DEPOKLIK. Salah satu fenomena di tengah masyarakat usai momen mudik Lebaran adalah terjadinya pertambahan penduduk di kota besar. Tentunya hal ini membawa permasalahan baru bila para pendatang tidak memiliki pekerjaan serta keterampilan khusus.

Meski himbauan terus disampaikan pemerintah, namun hal itu tidak menyurutkan niat para perantau untuk mengadu nasibnya di kota-kota besar.

Di Depok sendiri, arus urbanisasi yang sulit dibendung akan menambah beban baru bagi kota yang penduduknya telah mencapai 2 juta jiwa ini.

Urbanisasi menjadi masalah yang cukup serius. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Di Depok ini kompetitif, jika tidak ada keahlian atau pendidikan yang kurang memadai akan sulit bersaing,” kata Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, di Balaikota, Senin(11/7).

Diprediksi secara signifikan akan ada lonjakan penduduk usai tradisi mudik. Pertambahan itu dikarenakan banyak warga pendatang ingin menetap. Hal ini berbanding terbalik dengan semakin minimnya lahan tinggal dan area publik di Depok.

“Kenaikan jumlah penduduk lebih kurang 3,7 persen. Sementara angka kelahiran 2,3 persen di Kota Depok,” ujar Pradi.

Ketegasan pemerintah kota demi menekan lonjakan perantau yang tidak memiliki keahlian dan pekerjaan diperlukan agar komposisi jumlah penduduk tidak over capacity dengan luas wilayah di kota Depok. Hal ini penting guna menjadikan Depok sebagai kota yang nyaman dan layak huni untuk warganya.

Kepala Seksi Kependudukan Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Jaka Susanta menuturkan, pihaknya tidak bisa menghalangi dan menghambat kehadiran para pendatang ke Depok. “Disdukcapil bertugas mendata administrasi mereka (warga pendatang),” kata dia.

Seperti diberitakan Depok.go.id, KTP baru akan diberikan bagi masyarakat bila sudah mendaftarkan diri sebagai warga Depok. Meski demikian surat domisili akan diberikan bagi penduduk yang masih ragu untuk menetap di kota belimbing ini.

“Kalau penduduk yang tujuannya jelas dengan membawa surat pindah, maka akan mendapatkan KTP baru,” jelasnya.

Setelah Lebaran, ungkap Jaka, Disdukcapil Kota Depok akan melakukan operasi penertiban kependudukan dengan menyasar langsung ke titik-titik kantong di setiap Kelurahan.

“Kedepan kami juga akan terintegrasi kepada dinas lainnya seperti Satpol PP,” pungkasnya.

(baf)

Leave a Comment