fbpx

Alhamdulillah Kota Depok Kembali Raih WTP Untuk Kelima Kalinya

DEPOKLIK. Pemerintah Kota Depok kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemerikasa Keuangan (BPK). Prestasi tersebut merupakan kelima kalinya diraih kota belimbing ini dalam mempertahankan WTP, terhitung sejak tahun 2011.

Dikutip dari website resmi Pemkot Depok, opini WTP itu diserahkan oleh Kepala BPK Provinsi Jawa Barat, Amran Syifa, kepada Kota Depok, Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, dan Kota Bekasi.

“BPK RI ucapkan selamat dan terimakasih kepada Kepala Daerah, ketua DPRD, Bupati dan Walikota yang telah kerjasama dan bersinergi dengan baik sehingga bisa mendapatkan opini WTP dari BPK,” ujar Arman di Aula Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Barat, Bandung, Selasa, (7/6).

Walikota Depok, Mohammad Idris, mengaku bersyukur atas kerjasama dari jajaran Pemkot Depok sehingga Depok dapat mempertahankan opini WTP yang kelima kalinya.

“Meskipun Kota Depok secara kuantitas pejabat dan ASN yang ada belum maksimal, Alhamdulillah kami masih bisa bekerja keras dan mempertahankan prestasi WTP ini hingga yang ke-lima kalinya secara berturut-turut,” kata Idris.

Kedepannya, sambung Idris, Walikota akan terus memberikan dorongan kepada para pejabat, khususnya yang menangani keuangan dan aset untuk terus meningkatkan kinerjanya. Selain itu, ia menjanjikan akan meningkatkan kualitas pelayan publik.

Idris juga menguncapkan rasa terimakasih ke seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pembangunan di Kota Depok dan mendukung mewujudkan Good Governance (tata pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa) serta clean goverment (pemerintah yang bersih dan bebas KKN).

“Semoga Allah SWT selalu memberikan kita petunjuk dan ridho-Nya di setiap langkah kita untuk mewujudkan Kota Depok yang unggul, nyaman dan religius. Amiin,” pungkasnya.

(baf)

Recommended For You

About the Author: noer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *