Besok! Depok Deklarasi Sebagai Kota Penyelenggara Pendidikan Inklusif

Depok kini tengah bersiap menyambut acara Deklarasi Sebagai Kota Penyelenggara Pendidikan Inklusif yang akan dilaksanakan, Rabu (19/12) besok. Balairung UI yang menjadi tempat perhelatan itu sedang berlansung beberapa persiapan.

Dalam deklarasi pendidikan inklusif, akan hadir Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Musliar Kasim, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Direktur Pembina Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PPKLK), Mudjito, Ketua Umum PGRI Pusat Sulistio.

Pengawas SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Rahayu Binita mengungkapkan, anak-anak berkebutuhan khusus harus dapat tertangani oleh pemerintah sesuai dengan prinsip Education For All (EFA) atau pendidikan untuk segala kalangan.

“Selain anak-anak difabel, anak-anak di daerah konflik dan anak-anak diperbatasan, anak-anak korban bencana alam dan anak penderita AIDS juga digolongkan menjadi anak inklusi yang memiliki hak memperoleh pendidikan inklusif,” ucapnya, saat ditemui depoklikcom, Selasa (18/12).

Dengan adanya deklarasi pendidikan inklusi, pemerintah perlu menganggarkan APBD daerah untuk memberikan bantuan dana kepada sekolah-sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Depok.

“Pemkot Depok beserta DPRD Kota Depok telah setuju untuk menganggarkan bantuan pendidikan bagi anak-anak inklusif ke dalam APBD kota,” jelasnya.

Di kesempatan terpisah, Kasubag Umum Disdik Kota Depok Hardiman, menuturkan dalam deklarasi tersebut akan ditampilkan video perjalanan Depok Menuju Kota Pendidikan Inklusif dan peluncuran Bendera menyambut Deklarasi.

“Lalu akan ditampilkan paduan suara Mars Pendidikan Inklusif, ciptaan Mudjito dari paduan suara SDIF Al-Fikri dan penampilan paduan suara lagu Cinta Damai dari paduan suara SMA Dian Didaktika,” kata Hardiman.

Selanjutnya akan ada marching band yang dibawakan oleh siswa inklusi dari sekolah Lazuard. Kemudian, penampilan kesenian tradisional lengser dari siswa SLB Darma Asih dan dari siswa inklusi dari SMPN 2 Depok.

“Rencananya 6.000 guru dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Depok akan hadir dalam deklarasi tersebut,” tutup Hardiman.

Ricky Juliansyah
Foto: Ricky

Recommended For You

About the Author: fredrick

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *