fbpx

BMH Gelar Seminar Wirausaha Ciptakan Enterpreneur Syariah

Menjadi seorang pengusaha memanglah tidak mudah. Apalagi yang menerapkan prinsip syariah, tahu mana wajib dikeluarkan sebagai zakat dan penghasilan bersih.

Terkait hal tersebut,Baitul Maal Hidayatullah ( BMH ) bekerja sama dengan Laziz Babussalam (sebagai Mitra Zakat BMH) menggelar seminar dan pelatihan wirausaha.

Kegiatan yang mengusung tema “Hijrah Menjadi Muslimpreneur Sejati Ke-2 dan Launching Program MAPAN (Mandiri Terdepan )” itu diadakan di aula utama Masjid Babussalam, Rawamangun, Jakarta, Sabtu (23/4).

Pelatihan tersebut dibagi menjadi empat sesi dengan jumlah peserta 100 orang yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu.

Sesi pertama diisi oleh Tubagus Muallif, salah satu pengurus Laziz Babussalam. Ia memaparkan tentang bagaimana kiat menjadi muzakki, dari sebelumnya mustahik.

Kemudian pada sesi kedua diisi oleh pakar internet marketing Rawi Wahyudiono. Ia lebih banyak menitikberatkan bagaimana cara mendongkrak penjualan melalui internet.

Pada sesi ketiga diisi Ato Sunarto yang memaparkan bagaimana kemasan menarik di pasaran. “Makanan yang dikemas menjadi kemasan yang bagus akan mempunyai nilai jual yang lebih,” ujar Ato.

Sesi terakhir adalah belajar membuat kue yang dipandu Iwin Winarti, seorang pemilik usaha kue yang sudah sukses menjajakan produknya di internet maupun direct selling. Bahkan ia juga membuka kelas memasak.

Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan program Mandiri Terdepan (MAPAN) oleh Lukmanul Khakim, salah satu staf di bagian pendayagunaan BMH. Manajer Pendayagunaan BMH Ismail menyerahkan bantuan modal usaha secara simbolis.

Pada tahap pertama ini BMH dan Laziz Babussalam memilih sembilaan orang yang berhak menerima bantuan. “Penerima modal akan dibina oleh BMH, agar omsetnya meningkat dan spiritualitasnya juga naik,” kata Ismail.

(Humas BMH/baf)

Leave a Comment