fbpx

Bongkar Paksa Keberadaan BTS Ilegal Di Depok

DEPOKLIK. Pemerintah Kota Depok melakukan pembongkaran tower Base Transceiver Station (BTS) milik penyedia jasa layanan telekomunikasi yang dipasang ilegal di beberapa lokasi. Penertiban dipimpin Asisten Tata Praja, Sri Utomo.

Menurutnya, seperti dilansir dari website Pemkot Depok, pembongkaran dilakukan berdasarkan surat keputusan langsung dari Walikota Depok. Dalam surat dijelaskan bila dalam 1×24 jam pemilik tidak melakukan pembongkaran maka akan dilakukan secara paksa oleh Tim Penertiban Terpadu Kota Depok.

Pembongkaran sendiri dilakukan sebagai tindak lanjut dari sidak yang telah dilakukan Walikota Depok.

“Seluruh tim melaksanakan tugas sesuai surat keputusan yang dilakukan Wali Kota Depok,” ujar pria yang juga Ketua Tim Penertiban Terpadu Pembongkaran Tiang Menara, Balai Kota Depok, Rabu(21/12/2016) malam.

Ada tiga lokasi tiang menara yang dilakukan pembongkaran, yaitu dua titik di Jalan Juanda dan satu berada di Jalan Raya Margonda.

Tim pembongkaran sendiri terdiri dari unsur Satpol PP, Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok.

Selain ilegal, tiang BTS juga berada di tanah yang bukan milik pribadi.

“Semua pengusaha boleh saja melakukan pembangunan, namun tetap membangun di tanah yang jelas bukan milik negara,” ujar Kadistarkim Kota Depok, Wijayanto yang juga ikut memantau pembongkaran BTS ilegal.

(baf)

Leave a Comment