fbpx

Cara Mengetahui Anak Alami Pelecehan Seksual

Ilustrasi: Cara mengetahui anak alami pelecehan seksual. (istimewa)
Ilustrasi: Cara mengetahui anak alami pelecehan seksual. (istimewa)

Belakangan, kasus pelecehan dan kekerasan seksual pada anak kerap diberitakan media massa. Pertanyaannya, mengapa rata-rata pada kasus pelecehan seksual itu terungkapnya setelah sekian lama?

Arist M. Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak, pernah mengatakan, anak yg mengalami pelecehan seksual tidak akan pernah bercerita kepada orang lain. Karena, menurutnya, biasanya anak usia TK atau SD, sekali diancam pelaku, tidak akan memberitahu kejadian yang menimpanya kepada orang tuanya.

“Dia takut mamanya akan memarahinya. Sehingga dia memilih diam saja,” kata Arist. Karena itu, banyak kejadian, pelecehan seksual terhadap anak-anak baru ketahuan setelah sekian lama terjadi.

Ada satu hal yang bisa Anda perhatikan dan patut Anda curigai anak mengalami pelecehan seksual, yakni, terjadi perubahan perilaku pada anak. Setiap anak yang mengalami pelecehan seksual akan menunjukkan perubahan perilaku, dan itu sebenarnya bisa dengan mudah diketahui orang tuanya, misalnya;

1. Biasanya tidak pernah minta diantar sekolah, tapi sekarang merengek minta diantar.
2. Tanda-tanda lainnya, seperti nilainya turun, kalau disuruh belajar sering menolak.
3. Takut bertemu orang.
4. Mimpi buruk hingga mengigau berteriak-teriak.

“Semua perubahan itu harus dipahami. Jangan terkejut lalu marah-marah jika anak menunjukkan perubahan-perubahan, tapi pahami apa yang menjadi perasaan anak dan cari tahu alasan penolakan-penolakannya,” kata Arist. Dengan maraknya kasus pelecehan seksual tehadap anak, orangtua harus lebih peka.

Setelah itu, lakukan pendekatan dengan terus-menerus melakukan dialog, tapi bukan dengan gaya menginterogasi. Masuklah ke dunianya. Jika Anda mendesak terus, dia akan semakin takut bercerita dan merasa disalahkan, padahal pelecehan seksual itu sama sekali bukan kesalahannya.

 

sumber: parenting indonesia

Leave a Comment