fbpx

Ciptakan Aplikasi Donasi Pushla, 5 Mahasiswa UI Juara 1 Intel Challenge

5 mahasiswa UI Juara 1 Intel Challenge dengan menciptakan aplikasi Donasi Pushla (istimewa).
5 mahasiswa UI Juara 1 Intel Challenge dengan menciptakan aplikasi Donasi Pushla (istimewa).

Depoklik.com – Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menciptakan aplikasi donasi Pushla. Aplikasi donasi pertama di Indonesia ini memungkinkan pengguna ponsel pintar memberikan donasi melalui pulsa.

“Pushla telah dapat diunduh masyarakat luas di Google Play sejak April 2015,” kata Kepala Hubungan Masyarakat dan Keterbukaan Informasi Publik UI Rifelly Dewi Astuti di Depok, Kamis, 14 Mei 2015.

Mahasiswa UI yang menciptakan aplikasi tersebut yakni Rafi Putra Arriyan, Ginanjar Ibnu Solikhin, Luqman Sungkar, Laila Mauhibah, dan Katri Adiningtyas. Para mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UI itu membuat aplikasi pulsa top-up berbasis HTML 5 dengan memanfaatkan Intel XDK.

Aplikasi Pushla berhasil meraih gelar juara pertama kategori Intel Challenge dalam kompetisi aplikasi smartphone tingkat internasional Hackathon yang diselenggarakan oleh Startup Asia Singapore 2014.

“Pembuatan Pushla berangkat dari keprihatinan Rafi Putra atau kerap disapa Ari saat magang di lembaga swadaya masyarakat, tempat menyalurkan donasi bagi gerakan sosial,” kata Felly.

Para donatur sering kesulitan menggunakan sistem anjungan tunai mandiri (ATM) atau sistem registrasi di situs web saat memberikan donasi. Selain itu, jumlah minimal donasi yang disyaratkan terkadang terlalu besar, sehingga akhirnya target donasi kegiatan sosial yang tidak tercapai.

Konsep yang diusung mahasiswa UI ini yaitu kepraktisan dan kemudahan serta keleluasaan dalam memberikan donasi. Dengan aplikasi Pushla, masyarakat yang hendak berdonasi tinggal melakukan sejumlah klik pada ponsel pintarnya.

Pada layar utama aplikasi ini, Felly melanjutkan, pengguna dapat langsung melihat proyek sosial yang sedang membutuhkan bantuan donasi lengkap dengan keterangan jumlah dana yang sudah terkumpul, target donasi, dan keterangan sisa waktu pengumpulan donasi. Ketika ingin melakukan donasi, pengguna cukup membuka program sosial yang diinginkan dari layar utama Pushla lalu menekan ikon “Donasi” yang tersedia.

Pilihan nominal sumbangan pun sangat terjangkau. Dengan Rp 2.000, pengguna sudah dapat memberikan donasi yang akan langsung dipotong dari pulsa pengguna secara real-time. Dompet Dhuafa merupakan salah satu lembaga tujuan donasi aplikasi Pushla tersebut.

Sementara itu, Rafi Putra Arriyan mengatakan, ia bersama timnya akan terus mengembangkan aplikasi ini dengan menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga sosial agar lebih banyak lagi program sosial yang masuk ke Pushla. Dengan demikian, aplikasi Pushla dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.

Sumber: tempo.co

Leave a Comment