DPC PDIP Depok Belum Bergabung dengan KDB

Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menyatakan DPC PDIP Depok belum bergabung dengan Koalisi Depok Bersatu (KDB) dalam menghadapi Pilkada Depok 2015 (istimewa).
Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Depok, Hendrik Tangke Allo menyatakan DPC PDIP Depok belum bergabung dengan Koalisi Depok Bersatu (KDB) dalam menghadapi Pilkada Depok 2015 (istimewa).

Depoklik.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Depok membantah kabar yang menyebutkan bahwa partai berlambang kepala banteng itu akan dan telah bergabung dengan Koalisi Depok Bersatu (KDB) yang merupakan gabungan enam partai politik dan telah dideklarasikan beberapa waktu lalu, untuk menghadapi Pilkada Depok 2015, Desember mendatang.

Bantahan itu dikatakan Ketua DPC PDIP Depok Hendrik Tangke Allo, yang juga menjabat Ketua DPRD Depok.

“Belum ada keputusan kami membangun koalisi dan bergabung dengan parpol mana pun. Semua masih penjajakan,” kata Hendrik, Jumat (5/6).

Menurut Hendrik, untuk Pilkada Depok 2015 ini, pihaknya menunggu arahan dan instruksi dari DPP PDIP, baik dalam menentukan arah koalisi serta menentukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok yang akan diusung.

“Arahan dari pusat, berdasarkan masukan dari kami juga di DPC,” ujarnya.

Walau begitu, Hendrik mengaku sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan enam parpol yang memiliki suara terbatas di legislatif atau DPRD Depok tersebut dengan berkoalisi dan mendeklarasikan KDB. Mereka bisa mengajukan pasangan calon sendiri karena kuota suara gabungannya di DPRD Depok sudah di atas 20 persen.

“Kami mengapresiasi KDB. Ini sudah sangat bagus. Di alam demokrasi ini, bukan hanya parpol yang punya kesempatan, tapi di luar itu dengan calon independen pun bisa maju, asal memenuhi syarat sesuai perundangan,” paparnya.

Enam partai politik bergabung dalam KDB untuk memenangkan Pilkada Depok 2015. Dengan bergabungnya keenam parpol ini, maka KDB memiliki suara melebihi 20 persen di legislatif dan berhak mengajukan satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

Keenam parpol itu adalah PAN yang memiliki enam kursi di DPRD Depok, Demokrat memiliki lima kursi, PPP memiliki empat kursi, Hanura memiliki dua kursi, Nasdem satu kursi, dan PKB satu kursi. Dengan begitu maka KDB memiliki 19 kursi dari 50 kursi DPRD Depok, atau kuota suara 38 persen.

Sementara PDIP memiliki 10 kursi di DPRD Depok atau memiliki kuota suara 20 persen. Karenanya tanpa berkoalisi dengan parpol manapun PDIP sudah dapat mengajukan sendiri pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dalam Pilkada Depok 2015 mendatang.

Sumber: wartakota.tribunnews.com

Recommended For You

About the Author: fredrick

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *