DPD Golkar Depok Belum Tentukan Arah Koalisi

Partai-Golkar-300x164Depoklik.com – Menjelang Pilkada Depok pada 9 Desember 2015, koalisi enam partai sudah terbentuk, namun Partai Golongan Karya (Golkar) masih belum memutuskan untuk ikut bergabung atau membangun koalisi dengan PDIP, Gerindra, dan PKS.

Hal tersebut, menurut Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Babai Suhaimi dikarenakan Partai Golkar tidak mau asal tampil dalam Pilkada Depok pada 9 Desember nanti. Pihaknya mengklaim harus berhati-hati dalam membuat keputusan.

“Di akhir Juni sudah ada kepastian, saat ini kami masih menunggu dan melihat saja. Tidak takut ketinggalan gerbong, karena target kami ada tiga yakni kalau bisa meraih posisi wali kota, kalau tidak wakil wali kota. Kalaupun kedua itu tidak terpenuhi ya target kami mendukung, kami enjoy saja,” kata Babai, Senin (8/6).

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih terus menjalin komunikasi dengan PDIP dan Gerindra. Dikatakannya, Golkar tidak alergi menjalin komunikasi dengan partai manapun termasuk PKS, Demokrat, dan PPP.

“Golkar kan sudah jelas ada figurnya yakni saya sendiri. Bagi partai lain yang siap bekerja sama dengan Golkar, ya silakan ayo sama-sama berdiskusi dan kita bangun kemufakatan, dan hal itu sudah terjadi. Ada beberapa partai yang sudah melakukan komunikasi itu, hanya kami tinggal mencari momen yang tepat,” paparnya.

Anggota DPRD Kota Depok itu pun menjelaskan, Golkar masih memungkinkan untuk masuk dan bergabung dalam gerbong Koalisi Depok Bersatu (KDB). “Golkar bisa saja berada di KDB. Komunikasi kami dengan Bang Hasbullah Rahmat dari PAN juga cukup baik. Pada saat mau deklarasi pun kami diajak, namun karena kami berhalangan hadir pada saat itu, kalau kami wakilkan tidak bagus karena ini suatu keputusan yang sangat penting yang di dalamnya perlu ada pemikiran yang tajam dari pimpinan partai politik,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga menegaskan partainya akan mengkaji ulang rencana koalisi dengan PDIP, jika bakal calon wali kota dari PDIP yakni Rieke Diah Pitaloka tidak jadi diturunkan dalam Pilkada Depok nanti. “Komunikasi kami dengan PDIP sudah cukup dalam. Itu yang sedang kami kaji, dan dikaji pula oleh PDIP. Yang pasti, kami tidak mau ini tidak baik bagi PDIP dan Golkar atau partai lain. Kami harus hati-hati dan teliti dan tidak mau terburu-buru,” jelasnya.

Sumber: okezone.com

Recommended For You

About the Author: fredrick

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *