fbpx

DPRD Jabar Harap Polisi Bisa Ungkap Dalang Teror di ITC Depok

Sejumlah petugas polisi tengah memeriksa lokasi terjadinya ledakan di pusat perbelanjaan ITC Depok, Senin (23/2/2015) (foto: The Jakarta Post/Doni Setiawan).
Sejumlah petugas polisi tengah memeriksa lokasi terjadinya ledakan di pusat perbelanjaan ITC Depok, Senin (23/2/2015) (foto: The Jakarta Post/Doni Setiawan).

Salah seorang anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi PDI Perjuangan, Waras Wasisto berharap Polda Metro Jaya bisa mengungkap dalang aksi teror yang meresahkan warga Kota Depok.

Hal ini dikatakannya terkait dengan teror berupa bom dengan daya ledak rendah yang meledak di pusat perbelanjaan ITC Depok, Senin, 23 Februari 2015. Sebelumnya warga Kota Depok resah dengan adanya aksi begal motor.

Ia menegasakan, Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya dan Polresta Depok bekerja sama, bahu membahu mengungkap siapa dalang teror di Depok. “Beberapa kejadian di Depok harus disikapi Polda Metro Jaya. Dan saya percaya Polri bisa mengatasi hal ini guna memberikan rasa aman bagi masyarakat Depok,” kata Waras dalam rilisnya, Selasa (24/2).

Selain motif kejahatan, Waras menduga, bisa saja beberapa kejadian tersebut ada kaitannya dengan kegiatan politik di KotaDepok saat ini. “Depok ini kan mau pilkada akhir tahun ini, sehingga suhu politik tensinya meningkat. Ini harus disikapi dengan saling menjaga satu sama lain dalam lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD Jawa Barat, Waras juga akan meminta Muspida melakukan pendekatan kepada warga agar situasi dan kondisi warga Kota Depok kembali aman dan nyaman. “Kami akan berkoordinasi dengan Muspida, agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pasca ledakan, sebagai langkah antisipasi terjadinya kembali teror berupa peledakan bom di ITC Depok, aparat keamanan meningkatkan penjagaan di pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Margonda tersebut.

Komandan Regu Security ITC Depok, Djoko mengatakan, pihaknya telah melakukan pengamanan di tiap sudut pada tiap jam untuk memastikan pusat perbelanjaan itu tetap aman dan kondusif dari tindak kejahatan bisa terjadi.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Comment