fbpx

Gandeng BKKBN, Ulama Depok Kampanyekan Program Keluarga Berkualitas

DEPOKLIK. Pesantren Al-Hikam, Beji, Depok,  mengumpulkan para Ulama dan Kiyai pimpinan Pesantren  se-Jabodetabek untuk berpartisipasi dalam membentuk keluarga keluarga yang berkualitas.

Para tokoh Ulama dan kiyai ini merupakan tokoh dan panutan umat. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Pesantren Al-Hikam, Yusron.

Pihaknya bekerjasama dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengadakan kegiatan Penguatan Program Kependudukan Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga Bagi Ulama.

”Dalam acara ini, kita  ingin mengadvokasi atau turut serta mengkampanyekan program pemerintah dalam membentuk keluarga yang lebih berkualitas,” ujarnya saat ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.

Di sini, tambah Yusron,  tujuan BKKBN tidak berhenti pada membatasi jumlah angka kelahiran. Namun, dalam rangka membentuk keluarga dan masyarakat Indonesia yang berkualitas.

“Maka, sebenarnya sesuai dengan visi Islam yang menyatakan Allah lebih mencintai orang mukmin yang kuat daripada yang lemah,” ujarnya.

Yusron mengungkapkan, dalam membentuk keluarga yang berkualitas sangat tepat menggandeng para Ulama dan Kiyai.  Pasalnya, bersama dengan program yang dijalankan Pemerintah bisa memberikan masukan, seperti diperbolehkan atau tidaknya tahdzibunnasl secara syariat Islam.

Upaya menggandeng Ulama ini karena kemampuannya dalam menyeleksi dan sebagai mercusuar bagi umat. Apalagi, saat ini masyarakat lebih mendengar perkataan Ulama.

Untuk itu, lanjutnya, kembali mengajak masyarakat sebagai  upaya menawarkan bahwa proram Keluarga Berencana (KB) fokus dua  anak adalah untuk  peningkatan kualitas keluarga.

“Peningkatan kualitas keluarga tampak pada nilai ruhani, karakter,pendidikan, waktu yang berkualitas bagi keluarga dan lainnya. Ulama sangat berperan vital dalam membentuk keluarga yang berkualitas, bahagia dunia dan akhirat,” jelasnya.

Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)  Kota Depok H. Chaerul Anwar mengapresiasi acara tersebut. Pasalnya, meneguhkan kembali peran Ulama dalam membentuk keluarga yang berkualitas.

Menurutnya, masyarakat perlu diberikan  pemahaaman dan penyadaran  pentingnya keluarga berencana.

Ia menambahkan, perencanaan tersebut juga mulai dari usia pernikahan, kelahiran dan lainnya. Sehingga, diharapkan bisa menjadikan keluarga yang berkualitas sesuai dengan tuntunan  agama Islam.

“Dengan perencanaan keluarga tersebut diharapkan bisa menekan ledakan penduduk yang bisa menjadi masalah Nasional. Terlebih lagi, kondisi saat ini jumlah penduduk yang banyak namun lahan yang terbatas,” kata dia.

“Diharapkan dengan perencanaan keluarga yang baik bisa membentuk keluarga yang berkualitas dan bahagia,” ujarnya.

(aan/baf)

Leave a Comment