Gawat! Hacker India bocorkan 1,7 juta Data pengguna Snapchat

Snapchat akan mengalami masa kelam terburuknya saat ini. Pertama peringkat Aplikasi Snapchat yang terperosok setelah adanya dugaan komentar CEO Snapchat yang mengatakan Snapchat bukan untuk “orang miskin” seperti di negara India dan Spanyol, dan juga saat ini ada laporan bahwa sekelompok hacker telah merilis rincian jutaan akun pengguna Snapchat.

Menurut laporan yang masuk, kebocoran berisi rincian sekitar 1,7 juta akun pengguna Snapchat. Kelompok yang telah merilis tampaknya dari golongan “White Hat Hacker”. White hat hacker biasanya melakukan hacking ke sistem perangkat lunak untuk menemukan celah yang dapat dimanfaatkan dan kemudian mereka laporkan celah tersebut untuk menerima hadiah. Dari laporan sejauh ini, grup ini dianggap sebagai salah satu White Hat Hacker yang terkenal.

Laporan tersebut menuduh bahwa data ini telah diakuisisi beberapa waktu lalu dan baru sekarang dirilis sebagai balasan atas komentar CEO Snapchat Evan Spiegel. Namun, pihak Snapchat masih belum secara resmi mengkonfirmasikan bahwa pelanggaran telah terjadi atau sudah ada konfirmasi eksternal atas pelanggaran apapun.

Sementara itu Snapchat masih terguncang atas serangan komentar orang-orang yang menyerang atas dugaan komentar yang dilakukan CEO Snapchat. Ini perlu dicatat, bahwa komentar ini hanya dikaitkan dengan Evan Spiegel. Tidak terdapat bukti bahwa ia telah benar-benar berkomentar, dan perusahaan resmi menyangkal hal itu juga. Aplikasi masih menghadapi beban melalui tagar #BoycottSnapchat dan #Uninstall_Snapchat yang menjadi trending di twitter selama akhir pekan dan peringkat aplikasi mencapai tingkat terendah di India & 2 dari 5 di Amerika Serikat.

Leave a Reply