fbpx

Inilah Hukuman TW Pembuat Mi Bikini Yang Dianggap Menyebarkan Pornografi

DEPOKLIK. Polisi akhirnya mengungkapkan bila TW adalah di balik pembuatan jajanan mie bikini yang menjadi kontroversi. Meski demikian TW mengaku tidak tahu bila produknya akan menuai pro kontra di masyarakat.

Mie bikini sebelumnya sempat membuat gempar masyarakat karena namanya yang dituding mengandung unsur pornografi.

Selain itu logo bikini di bungkus mi dianggap mengandung konten pornografi.

Dalam surat pengakuan TW yang dibacakan pamannya Om Ber, mie bikini awalnya dibuat hanya untuk project kuliah di kampusnya bersama beberapa orang temannya.

Selain itu menurutnya sejarah penamaan “Mie Bikini” hanya bentuk spontanitas dan tidak terpikir mengandung unsur pornografi.

Mengenai logo halal di mie bikini bikinannya, TW mengaku tidak mengetahui tata cara perizinan pemasangan logo halal MUI di makanan.

Meski mengaku salah terhadap pemasangan logo MUI di mie bikini buatannya, TW mahasiswi cantik yang masih berumur 19 tahun ini menjamin 100 persen kehalalan produknya.

TW menepis bila mi bikini menggunakan logo halal MUI. Ia mengaku logo halal di mi bikinannya itu adalah inisiatifnya sendiri karena pertanyaan customer yang mempertanyakan kehalalal produk buatannya itu.

Kata bikini sendiri menurut TW merupakan singkatan dari “Bihun Kekinian”.

Sebelumnya pengembangan kasus mie bikini berawal dari penggerebekan sebuah rumah mewah di Depok, Jawa Barat, pada 16 Juli 2016, oleh Badan Pengawasa Obat dan Makanan, melalui Balai Besar POM Bandung dan juga Polres Depok.

Di lokasi pembuatan disita 144 bungkus mi bikini, 3900 lembar kemasan, serta peralatan produksi dan bahan baku mi bikini.

Mi Bikini Dimusnahkan, Pemilik Hanya Terkena Sanksi Administrasi

Kepala BPOM Bandung, Abdul Rahim menyebut akan dilakukan penarikan produk mi bikini dari pasaran. Selain itu, tambah dia, mi akan di musnahkan bersama-sama.

“Sanksi yang dijatuhkan ke produsen berupa sangsi administrasi,“ kata Abdul Rahim.

Diakui Abdul Rahim, dari hasil uji coba laboratorium terhadap mi bikini tidak ditemukan zat berbahaya. Atas dasar itu, BPOM hanya menjatuhkan sanksi administrasi kepada mi bikini.

“Kami meminta supaya Bikini segera ditarik dari pasaran dan dimusnahkan bersama sama,“ ujarnya.

(ard)

Leave a Comment