fbpx

Iwan Agustian: Semerbak Coffee Hasil Peluang dan Inovasi

MEMULAI bisnis dengan modal awal tiga juta rupiah, tetangga kita yang satu ini kini sudah memiliki lebih dari 250 outlet kopi yang tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia hanya dalam kurun waktu satu tahun. Iwan Agustian (41), pemilik Semerbak Coffee Blend, bercerita banyak tentang  perjalanan bisnisnya kepada depoklik, Senin (27/9) sore kemarin. \r\n\r\n Iwan mengawali bisnisnya dengan membuka kedai bakso. Dalam perjalanannya, ia menyadari bahwa banyak pelanggan yang datang hanya untuk menikmati kopi racikan yang ia sediakan. Melihat peluang ini, pada bulan Juni 2009, tanpa ragu ia ‘banting setir’ dengan membuka sebuah outlet kopi blend bersama seorang kawan, Muazin. Seiring dengan kesuksesan outlet-outletnya di Depok, pria yang gemar memakai topi ini membuka waralaba (franchise) sebagai pilihan startegi bisnisnya.\r\n\r\nSejak memulai bisnis ini, Iwan tidak menemukan kendala yang berat. “Walaupun ada, mungkin kendala ringan di internal para mitra, seperti permasalahan sumber daya manusia,†ujarnya. Ia bersyukur semua berjalan lancar, dan berharap semua berjalan sesuai rencana. Targetnya dalam waktu dekat, ia akan mulai membuka mini bar di pusat-pusat perbelanjaan. “Saya memang tidak ingin menggunakan konsep kafe, karena itu bisa membawa bisnis saya head to head dengan Starbucks, Kopi Luwak, dan lain-lain. Saya akan tetap menjaga kelas saya,†ungkapnya. Soal menghadapi persaingan bisnis, jawabannya adalah inovasi. “Saya akan terus berinovasi untuk menghadapi kompetitor,†tegasnya.\r\n\r\nDalam bincang-bincang santai di teras rumah produksinya sore itu, kami sempat terkejut setelah mengetahui bahwa pemilik Semerbak Coffee, outlet yang menawarkan enam rasa kopi ini, ternyata bukan penggemar kopi. “Saya sejak kecil tidak pernah minum kopi, saya bukan penggila kopi. Baru beberapa tahun terakhir ini saja saya ngopi, itupun kopi blend. Saya bukan pakar kopi,†ujar Ayah dari Reza Arizaldi, Rifky Adika, dan Rasya Adzani ini seraya tertawa. Iwan mengatakan bahwa, tidak harus jadi ahlinya untuk menjalankan suatu usaha. “Yang penting bagi saya adalah manfaatkan peluang, bangun jaringan, dan manajemen yang baik ,†lanjut pria yang pandai mengolah peluang ini. Satu tips penting yang Iwan berikan sore itu bagi para wirausahawan, yaitu online di internet. “Ini sudah teruji, online marketing itu sangat membantu pemasaran,†ungkapnya.\r\n\r\nSejak awal, Iwan mengatakan bahwa pilihan hidup untuk berwirausaha ini didukung penuh oleh sang isteri, Etty Kurniawati. Ditengah semakin banyaknya outlet yang berdiri, pria ini tetap mengutamakan waktu bersama keluarga. “Karena yang saya bangun adalah sistem, biarkan sistem yang berjalan. Jadi, bisnisnya tetap jalan, owner-nya jalan-jalan,†lanjut Iwan dengan penuh canda diakhir perbincangan.\r\n\r\nCoki Lubis\r\n\r\nFoto: AN

Leave a Comment