Jumlah SMP, SMA, Dan SMK Negeri Di Depok Kurang, Pemkot Akan Bangun Sekolah Baru

DEPOKLIK. Pendidikan wajib belajar 12 tahun di Kota Depok dikhawatirkan tidak akan berjalan mulus. Pasalnya jumlah gedung SMP, SMA dan SMK negeri di wilayahnya minim.

“Kenapa tidak prihatin dengan kondisi pendidikan kita ini? Bayangkan, 120 ribu dari 287 ribu siswa peserta ujian nasional (UN) tingkat SD diprediksi tidak tertampung di SMPN,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila, beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Begitu pun dengan siswa SMP yang UN sebanyak 26.957 orang hanya bisa tertampung 4.160 di SMA/SMK negeri.

Berdasarkan perhitungan, jumlah itu setara dengan 5 persen dari total penduduk Depok yang diprediksi mencapai 2,2 juta jiwa.

Hingga saat ini tercatat ada 26 gedung SMP dan 13 gedung SMA serta SMK. Jumlah itu, menurut Herry, berbanding terbalik dengan banyaknya lulusan.

Demi menghindari angka putus sekolah, Pemkot berencana melakukan pembenahan ruang kelas belajar dan membuat sekolah petang atau sekolah satu atap (SSA) untuk SMPN, SMAN, dan SMKN.

“Kami sudah sampaikan masalah ini kepada Wali Kota Depok, termasuk alternatifnya. Tahun ini, Pemkot Depok bakal menambah delapan sekolah yang terdiri, 4 SMPN dan 4 SMAN dan SMKN,” ujarnya.

(ard)

Leave a Reply