fbpx

Waspada kasus banjir, Kalbe Farma Siapkan Gerakan Simpatik

Jelang musim penghujan ini Jakarta bersiap siap, tidak tertinggal Kalbe Farma yang berusaha ikut berkontribusi mewaspadai kasus banjir musiman. Lini produksi kalbe disiapkan untuk ketersediaan logistik dan operasi CSR untuk merespons kasus penyakit banjir musiman khususnya pada daerah rawan.

Kalbe Perbanyak Produksi Obat Generik

Berdasarkan studi kasus pihak kalbe, setiap menghadapi kasus banjir musiman di jakarta, umumnya akan ada 6 jenis penyakit menular dimulai dari Diare, penyakit kulit, ISPA, hingga memburuknya kondisi penyakit kronis seseorang akibat kotornya lingkungan.

Oleh sebab itu kalbe farma akan meningkatkan produksi obat generik, hal ini juga sejalan dengan implementasi jaminan kesehatan nasional BPJS kesehatan. Kalbe pun akan memperluas titik distribusi obat serta megintegrasikan rantai distribusi untuk menggalakan efisiensi disetiap respond kebutuhan obat yang diperlukan.

Siaga Kasus Banjir, Kalbe Pantau Titik Rawan

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny Wahyu mengungkapkan, Jakarta Utara menjadi wilayah yang paling rawan kasus banjir, yakni tersebar di sebanyak 22 titik. Dititik inilah kalbe akan banyak ikut tanggap.

Sementara Jakarta Barat terdapat 20 titik, Jakarta Timur terdapat 19 titik, Jakarta Selatan terdapat 19 titik, dan Jakarta Pusat hanya sembilan titik.

Berdasarkan Data BPBD DKI Jakarta, PT kalbe kemungkinan akan bersiaga kasus banjir di daerah-daerah yang tergolong rawan banjir itu antara lain:

Jakarta Utara:
1. Kapuk Kamal atau Kampung Baru (Kelurahan Kapuk Muara)
2. Pantai Indah Kapuk (Kelurahan Kapuk Muara)
3. Kampung Gusti atau Telung Gong atau Jelambar (Kelurahan Pejagalan)
4. Muara Angke, Pluit (Kelurahan Pluit)
5. Pademangan Barat (Kelurahan Pademangan Barat)
6. Pademangan Timur (Kelurahan Pademangan Timur)
7. Sunter Agung (Kelurahan Sunter Agung)
8. Sunter Jaya (Kelurahan Sunter Jaya)
9. Lagoa Buntu-Tanjung Priok
10. Kebon Bawang (Kelurahan Kebon Bawang)
11. Warakas (Kelurahan Sungai Bambu)
12. Sungai Bambu (Kelurahan Sungai Bambu)
13. Papanggo (Kelurahan Papanggo)
14. Pegangsaan Dua (Kelurahan Pegangsaan Dua)
15. Kelapa Gading Timur (Kelurahan Kelapa Gading)
16. Rawa Badak Utara
17. Rawa Badak Selatan
18. Tugu Selatan
19. Lagoa (Kelurahan Rawa Badak Utara dan Selatan, Tugu Selatan, Lagoa)
20. Semper Barat (Kelurahan Semper Barat)
21. Dewa Kembar (Kelurahan Semper Timur)
22. Rorotan atau Babek ABRI (Kelurahan Rorotan)

Jakarta Barat:
1. Rawa Buaya (Kelurahan Rawa Buaya)
2. Duri Kosambi (Kelurahan Duri Kosambi)
3. Tegal Alur (Kelurahan Tegal Alur)
4. Kapuk Kedaung Poglar (Kelurahan Kedaung Kaliangke)
5. Kapuk (Kelurahan Cengkareng)
6. Kembangan (Kelurahan Kembangan Utara)
7. Meruya/Pengampuan
8. Meruya Indah (Kelurahan Meruya Selatan)
9. Pesing
10. Green Garden (Kelurahan Kedoya Utara)
11. Krendang (Kelurahan Krendang)
12. Duri Utara (Kelurahan Duri Utara)
13. Jelambar Baru (Kelurahan Jelambar Baru)
14. Pinangsia (Kelurahan Pinangsia)
15. Mangga Besar (Kelurahan Mangga Besar)
16. Tanjung Duren Raya (Kelurahan Tanjung Duren)
17. Grogol (Kelurahan Grogol)
18. Sukabumi Utara (Kelurahan Sukabumi Utara)
19. Kelapa Dua (Kelurahan Kelapa Dua)
20. Duri Kepa (Kelurahan Duri Kepa)

Jakarta Timur:
1. Kebon Nanas (Kelurahan Cipinang Besar Selatan)
2. Bidara Cina (Kelurahan Bidara Cina)
3. Kampung Melayu (Kelurahan Kampung Melayu)
4. Cipinang Indah (Kelurahan Pondok Bambu)
5. Malaka Selatan (Kelurahan Malaka Sari)
6. Pondok Kelapa (Kelurahan Kelapa)
7. Tegal Amba (Kelurahan Duren Sawit)
8. Halim Perdanakusuma (Kelurahan Halim Perdanakusuma)
9. Cipinang Melayu (Kelurahan Cipinang Melayu)
10. Kampung Makasar (Kelurahan Makasar)
11. Kramatjati (Kelurahan Kramatjati)
12. Al Hawi (Kelurahan Cililitan)
13. Perumahan BHP (Kelurahan Dukuh)
14. Kampung Rambutan (Kelurahan Kampung Rambutan)
15. Ciracas (Kelurahan Ciracas)
16. Cibubur (Kelurahan Cibubur)
17. Kelapa Dua Wetan (Kelurahan Kelapa Dua Wetan)
18. Kawasan depan Pasar Cibubur (Kelurahan Pekayon)
19. Gandaria (Kelurahan Kalisari)

Jakarta Selatan:
1. IKPN (Kelurahan Bintaro)
2. Ulujami (Kelurahan Ulujami)
3. Pondok Pinang (Kelurahan Bintaro)
4. Cireundeu Permai (Kelurahan Lebak Bulus)
5. Kebalen
6. Mampang Prapatan (Rengas)
7. Kelurahan Kuningan
8. Tegal Parang (Kelurahan Mampang)
9. Petogogan (Kelurahan Petogogan)
10. Pondok Karya (Kelurahan Pela Mampang)
11. Darma Jaya (Kelurahan Bangka)
12. Pulo Raya (Kelurahan Pela Mampang)
13. Kampung Pulo (Kelurahan Pondok Labu)
14. Bukit Duri
15. Kebon Baru (Kelurahan Kebon Baru)
16. Pengadegan (Kelurahan Pengadegan)
17. Rawajati (Kelurahan Rawajati)
18. Cipulir
19. Ciledug Raya (Kelurahan Cipulir)

Jakarta Pusat:
1. Kawasan Kali Pasir (Kelurahan Kwitang)
2. Bunderan Hotel Indonesia (Kelurahan Kebon Kacang)
3. Pejompongan (Kelurahan Bendungan Hilir)
4. Jati Pinggir (Kelurahan Petamburan)
5. Mangga Dua (Kelurahan Mangga Dua Selatan)
6. Kartini (Kelurahan Kartini)
7. Serdang (Kelurahan Serdang)
8. Gunung Sahari (Kelurahan Gunung Sahari Utara)
9. Cempaka Putih (Kelurahan Cempaka Putih).

Gerakan Simpatik Dengan Entrostop dan Kalpanax

Bersiap dengan kemungkinan kasus siaga banjir jakarta, kemungkina pabrik emiten farmasi milik kalbe yang berlokasi di kawasan industri Pulogadung siap beroperasi penuh.

Lewat gerakan simpatik (GESIT) PT Kalbe Farma, Tbk melalui brand Kalpanax dan Entrostop kemungkinan akan turut berpartisipasi membantu korban kasus banjir. Bantuan diberikan dalam bentuk obat obatan gratis sesuai peruntukannya agar masyarakat bisa terhindari penyakit seperti diare, kutu air, dan gatal akibat jamur.

Bantuan biasanya akan disusul dengan sembako, susu anak, bubur bayi juga peralatan kerja bakti. Gerakan Simpatik Kalbe ini dimaksudkan untuk meringankan beban pada tituk rawan kasus banjir seperti yang umumnya harus diwaspadai pada daerah daerah di Kampung Pulo. Kampung Melayu, Kelurahan Bukit Duri, Kampung Melayu, Bidara Cina dan Dewi Sartika.Bantuan lain dalam bentuk posko pengobatan gratis juga diselenggarakan di wilayah Kedoya Selatan. Kedoya Utara, Cengkareng Barat, Pandeglang, Banten dan Karawang, Jawa Barat.

Kalbe pun menekan-kan untuk lebih waspada untuk penyakit Leptospirosis, terkhusus pada Pekerja lapangan (luar ruangan) dan tenaga pertanian (penanam padi dan pekerja tebu misalnya) merupakan populasi yang sangat berisiko terkena penyakit jenis ini.

Leave a Comment