fbpx

FPI Ajak Umat Islam Jauhi Alkohol

DEPOKLIK. Ketua ormas Front Pembela Islam (FPI) Kota Depok, Agus Rahmat mengajak umat Muslim untuk menjauhi minuman berakohol. Menurutnya selain dilarang agama, dampak dari minuman keras dapat mempengaruhi dan membahayakan kesehatan.

“Miras adalah penyakit masyarakat, dan itu harus dijauhi karena dampaknya sangat membahayakan,” ujar Agus, saat aksi konvoi FPI, dilansir dari Merdeka.com, Depok, Minggu (29/5).

Ia juga mengatakan agar pemilik tempat hiburan dan tempat makan di Depok menghormati kesucian bulan Ramadan.

“Khusus untuk tempat karaoke kalau mau buka sebaiknya tidak sampai tengah malam, minimal jam 11 malam itu harus tutup,” ujar Agus.

“Kalaupun ada tempat makan yang buka pada pagi hari diimbau agar ditutup dengan tirai. Atau lebih baiknya buka saat sore hari,” sarannya

Demi menjaga agar suasana ramadhan bisa terjaga dan pelaksanaan ibadah di bulan suci berjalan lancar, FPI berharap ada kerjasama antara Pemkot Depok serta Petugas Kepolisian dikota belimbing ini.

“Mari bersama-sama kita ciptakan bulan Ramadhan yang kondusif,” tuturnya.

Konvoi Damai FPI

Aksi konvoi FPI dilakukan dengan tertib dan damai, Minggu (29/5), mengitari tiga kawasan Depok; Grand Depok City (GDC), Margonda, dan Cimanggis.

“Ini bukan demo. Jadi jelang Ramadan, beberapa ormas sudah lakukan ta’aruf menjelang bulan suci Ramadan, jadi mereka hanya berkonvoi saja,” ungkap Kapolresta Depok, AKBP Harry Kurniawan, Minggu (29/5/2016).

Takbir dan salawat nabi dikumandangkan massa saat konvoi. Lewat pengeras suara, FPI juga mengajak masyarakat Depok untuk ikut menjaga kesucian bulan Ramadan.

“Selama kegiatan, konvoi berlangsung tertib dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas,” Herry.

(ard)

Konvoi FPI Di Depok Ajak Warga Jaga Kesucian Ramadan

DEPOKLIK. Dalam rangka menyambut Ramadan, ormas Front Pembela Islam (FPI) melakukan konvoi di jalanan Kota Depok. Menurut Kapolres Depok, AKBP Harru Kurniawan, dikutip dari Detik.com, FPI telah mengajukan pemberitahuan terlebih dahulu terkait aksi tersebut.

Massa berkeliling mulai dari Grand Depok City (GDC),Margonda, dan Cimanggis. Saat Konvoi berlangsung, Polres Depok ikut mengawal dengan menerjunkan sekitar 150 personil polisi bermotor dan mobil.

“Ini bukan demo. Jadi jelang Ramadan, beberapa ormas sudah lakukan ta’aruf menjelang bulan suci Ramadan, jadi mereka hanya berkonvoi saja,” ujar, AKBP Harry Kurniawan, Minggu (29/5/2016).

Konvoi berlangsung tertib. Harry, mengatakan tidak ada aksi sweeping yang dilakukan pihak FPI. Aksi dilakukan dari pagi hingga sore hari.

Takbir dan salawat nabi dikumandangkan massa saat konvoi. Lewat pengeras suara, FPI juga mengajak masyarakat Depok untuk ikut menjaga kesucian bulan Ramadan.

“Selama kegiatan, konvoi berlangsung tertib dan lancar tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujar Herry.

(ard)

Posbindu Dahlia Senja Ajak Lansia Hidup Sehat Dengan Senam

Salah satu persolan yang serius bagi para lansia adalah menurunnya derajat kesehatan karena mulai melemahnya kerja organ tubuh. Namun hal itu bisa dicegah dengan olahraga yang teratur.

“Di samping olahraga jalan kaki, senam juga sangat dianjurkan karena gerakannya yang lebih variatif sehingga tidak mudah bosan,” ungkap Ketua Posbindu dan komunitas Dahlia Senja Kelurahan Limo, Ratna Habsari, kepada Depoklik, Kamis (26/5).

Demi menghindari kebosanan saat berolahraga, ia menyarankan agar para lansia ikut bergabung dalam kelompok senam.

“Karena suasana yang gembira bisa mengurangi stress,” ujarnya.

Komunitas Dahlia Senja rutin melakukan senam setiap Sabtu pagi, di Kebun Puri Kerta Bumi, Jalan Naman Iskandar, kelurahan Limo, Depok.

“Tempatnya milik bapak I Putu Gede Ary Suta yang dipinjamkan kepada Posbindu Dahlia Senja untuk kegiatan senam setiap Sabtu,” katanya.

Sambung Ratna, alasan senam dilakukan di Kebun Puri Kerta Bumi karena luas tempatnya cukup besar sehingga bisa digunakan banyak orang.

“Tempatnya sangat luas, indah bernuansa Bali sehingga sangat nyaman untuk kegiatan senam. Itu menjadi salah satu daya tarik sehingga peserta senam terus bertambah. Sekarang mencapai 80 an anggota,” ujarnya.

Di samping faktor tempat, jenis senam yang dilakukan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para anggota yang bergabung.

“Setiap Sabtu berganti jenis senam dan pelatih. Tapi semuanya adalah senam yang memang didisain oleh para ahlinya untuk kesehatan lansia,” tuturnya

Saat ini ada beberapa jenis senam yang dilakukan Komunitas Dahlia Senja, seperti senam osteoporosis untuk kesehatan tulang, senam vitalisasi otak untuk mencegah kepikunan, senam diabetes untuk menjaga dan mengontrol sakit diabetes, senam fisioterapi untuk perbaikan posture dan mencegah penyakit sendi, dan senam ayo bersatu senam yang dinamis untuk kesegaran jasmani.

“Keanggotaan bersifat terbuka siapa saja boleh tapi sementara ini anggotanya baru lansia wilayah kelurahan Limo saja,” ujarnya.

Untuk keanggotaan, lanjut Ratna, ditetapkan iuran dengan sistem subsidi silang, sebesar Rp. 5000. Namun bagi yang tidak mampu tidak dipungut bayaran alias gratis. Uang itu nantinya dikembalikan ke anggota dalam bentuk sarapan dan piknik bersama.

“Ayoooo silahkan Gabung! Mau sehat? Ya senam!” tutupnya.

(baf)

Meski Sederhana HUT Ke Satu Komunitas Agya Bordep Berlangsung Khidmat

IMG_8090

Tak terasa, salah satu komunitas Toyota Agya, Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) sudah setahun berdiri, tepatnya pada 10 Mei 2015 yang lalu.

Tahun pertama yang penuh kenangan dalam menjalankan visi dan misinya sebagai wadah silaturahmi bagi pengguna Agya yang berdomisili di Bogor dan Depok yang bisa memberikan manfaat bagi anggotanya dan berguna bagi masyarakat umum dan berperan aktif ikut meramaikan dinamika dan perkembangan club dan komunitas otomotif nasional.

Walau dalam usianya yang masih sangat belia, sudah banyak prestasi yang ditorehkan baik itu dalam lingkup lokal maupun nasional dan sudah banyak juga kegiatan yang telah dilakukan Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok).

Di antaranya seperti Coaching Clinic seputar perawatan dan dress up kendaraan, kunjungan ke beberapa produsen produk otomotif, touring ke Salabintana Resort Sukabumi, gathering silaturahmi keluarga besar Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok), nonton bareng dan masih banyak lagi kegiatan lainnya.
Dengan jumlah anggota resmi sekitar 80 members ditambah dengan simpatisan pencinta Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) yang jumlahnya mencapai ratusan yang tergabung di beberapa social media, forum online dan website yang dikelola Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok), sedikit demi sedikit bersama-sama ikut membesarkan Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) dan berperan aktif mengkampanyekan budaya Driving With Manners atau bisa diartikan juga berkendara dengan etika ke sesama pengguna jalan lainnya.
Bertempat di Marcopolo Water Park tanggal 15 Mei 2016 yang lalu Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) melakukan syukuran Setahun Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) dengan dihadiri lebih dari seratus anggotanya serta kedatangan dari Chapter Chapter Tetangga seperti Chapter Karawang , Bekasi Raya, Tangerang, Sukabumi Cianjur dan Jakarta bukan itu aja hadir juga Club club di bawah naungan Paguyuban Mobil Bogor (Pamor) serta dari Depok Comunity Car ( DCC )

Acara syukuran ini juga dihadiri oleh beberapa mitra Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) seperti perwakilan dari Auto 2000 Lenteng Agung, Fiesta White Tea, Garda Oto, Tunas Toyota Cinere dan beberapa rekan lainnya pada acara tersebut juga diadakan Service point seluruh kendaraan yang Hadir serta ada promo test drive Agya.

“Acara syukuran setahun Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) ini dikemas secara sederhana tetapi khidmat, titik berat lebih kepada renungan, introspeksi dan koreksi selama setahun perjalanan Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) yang mana diharapkan nantinya hal ini bisa menjadi modal berharga bagi Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) untuk memperbaiki diri sehingga dapat berkiprah lebih besar lagi di tahun yang akan datang,” ujar Isep Saepuloh Ketua Chapter Toyota Agya Club Chapter Bordep (Bogor-Depok) dalam sambutannya.

(Humas TAC Bogor Depok/baf)

Talent Show Abang Mpok Depok Kental Dengan Adat Betawi dan Sunda

Talent show Finalis Abang Mpok Depok Tahun 2016 mengusung konsep serta budaya betawi dan sunda. Demikian diungkapkan oleh Syahda Gema Vidya yang merupakan penanggung jawab kegiatan tersebut.

Gema juga mengatakan bahwa budaya Betawi dan Sunda yang dimiliki oleh Kota Depok harus diketahui dan dikenal oleh masyarakat luas, “Melalui kegiatan ini, kita coba tampilkan budaya sunda dan betawi. Seperti tarian betawi, tarian Jawa barat, lenong, pupuh, silat, dll” Ujar Gema pada saat acara berlangsung. (08/05).

Talent show tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam Pemilihan Abang Mpok Kota depok Tahun 2016 yang diprakarsai oleh Ikatan Abang Mpok Depok (IKAM) yang berada dalam naungan Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, Seni, dan Budaya (Disporaparsenbud) Kota Depok untuk menggali berbagai macam potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh fara finalis dan juga untuk menentukan siapa yang layak menyandang gelar Abang Mpok berbakat Tahun 2016.

Unjuk bakat yang digelar di Cinere Bellevue Mall tersebut berlangsung dengan meriah, para finalis yang tampil secara individu maupun kelompok  dapat menunjukan kemampuannya dengan maksimal, sehingga mampu memukau para penonton yang hadir.

Selain Talent show, kegiatan tersebut juga turut dimeriahkan dengan kegiatan lain seperti dalam Preliminary Show para finalis dapat dengan leluasa memperkenalkan dirinya kepada seluruh penonton yang hadir, dan juga Fashion Show dengan balutan busana hasil karya Nurlia Agbayani, para finalis mampu berlenggak lenggok diatas panggung dengan sangat penuh percaya diri.

Menariknya lagi, penonton yang hadir diberikan kesempatan untuk melakukan voting secara offline kepada seluruh finalis Abang Mpok Depok 2016 dengan cara menuliskan nomor finalis dalam kertas dan dimasukan kedalam kotak yang telah disiapkan oleh panitia, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi masing-masing suporter finalis berlomba-lomba untuk memperbanyak votingannya.

Dengan selesainya kegiatan tersebut, Gema berharap para finalis mampu meningkatkan lagi rasa percaya diri dan mampu membangun citranya sebagai Abang Mpok Depok dengan semua potensi yang dimiliki oleh seluruh finalis.

“Seorang duta wisata itu harus bisa apa saja dan mereka terpilih disini, karena mereka itu memiliki semua hal yang kami butuhkan”. Tandas Gema.

(Humas Abang Mpok Depok/baf)

17 Tahun Depok, Suporter Persikad: Depok Perlu Stadion Baru

Hari ini, Rabu 27 April 2016, Depok memasuki usia yang ke 17 tahun. Ragam doa dan harapan dari warga pun tercurah untuk kota ini agar lebih baik lagi di masa mendatang. Salah satunya datang dari seorang suporter Persikad Depok bernama Very.

Menurut dia di usia sweet seventen, sarana olahraga seperti stadion berstandar nasional diperlukan Depok demi mendongkrak prestasi para atlet, khususnya di bidang sepakbola.

“Berharap agar Depok punya stadion baru berkapasitas nasional jauh dari pemukiman warga, perkantoran, dan tempat perbelanjaan,” tutur Very, Depok, Rabu (26/4).

Selain stadion, hal lain yang diharapkan adalah kehadiran kompetisi sepakbola antar sekolah atau SSB yang digelar secara rutin.

Hal ini akan berdampak baik, terutama memunculkan bibit baru pesebakbola masa depan Depok.

“Dengan kegiatan kaya gitu bisa ngurangin bahkan ngehapus kenakalan remaja kaya tawuran dan narkoba,” pungkas Very.

(baf)

Persaingan Ketat 30 Peserta Abang Mpok Lolos Babak Final, Ini Komentar Juri

Setelah melewati penjaringan yang ketat tahap 1 dan 2, akhirnya terpilih 30 orang finalis (15 abang dan 15 mpok) yang lolos ke babak final Abang Mpok Depok 2016.

Ketua Dewan Juri, Dada Wiharta memberikan komentar positif terhadap audisi yang berlangsung sengit itu. Menurutnya untuk mendapatkan ke 15 pasang finalis merupakan hal yang tidak mudah dalam penilaian.

“Selama satu setengah jam lebih kami berdiskusi dengan para dewan juri lainnya dan pada akhirnya kami bisa menentukan siapa saja yang masuk menjadi finalis Abang Mpok Depok 2016,” Ujar Dadang pada saat menyerahkan berkas hasil penjurian kepada ketua pelaksana Moziandaru di Aula Serbaguna Gedung Balaikota Depok, Minggu (24/4).

Proses penjurian berlangsung lebih dari 8 jam. Masing-masing peserta audisi yang lolos ke semifinal diberi waktu lima menit untuk melakukan penjurian yang dibagi kedalam 5 pos seperti pengetahuan umum, pariwisata, pemerintahan, bahasa asing dan psikologi.

“Dengan waktu lima menit, Alhamdulillah dewan juri berhasil menggali informasi dan berbagai macam potensi dari masing-masing peserta audisi dan dari situlah dewan juri akan menentukan siapa saja yang lolos menjadi finalis,” tambah Dadang.

Ucapan selamat langsung diberikan kepada 30 peserta yang masuk ke babak final. Dan kepada para finalis diharapkan mempersiapkan dirinya secara matang lagi untuk mengahadapi Grand Final yang akan berlangsung di Hotel Bumi Wiyata pada 29 Mei 2016 mendatang.

“Untuk di malam final nanti kita akan kedatangan dua dewan juri yang merupakan public figur, jadi semua finalis harus mampu menampilkan yang terbaik lagi,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan oleh Juri bahasa asing, Farhannisa Suri Maimoon. Ia mengapresiasi seluruh peserta audisi yang telah lolos menjadi finalis Abang Mpok Depok. Menurutnya, pada Audisi hari kedua masing-masing peserta memiliki perkembangan, khususnya dibidang bahasa Asing.

“Saya apresiasi untuk semuanya, yang ada disini menurut saya semuanya adalah pemenang, karena kalian telah berhasil melawan rasa takut dalam diri kalian masing-masing. Yang lolos selamat dan yang belum lolos tetap semangat dan jangan berkecil hati” Ujar Fany.

Selain Dadang dan Fany, dewan juri lain pada ajang tersebut adalah Rahmi Setiawati (Pariwisata), Fiki Syarifudin (Pengetahuan Umum), Rudy Adriadi Pratama dan Diana Papayungan (Psikolog).

(Humas Abang Mpok Depok/baf)

Sambut HUT ke 9, AIMI Gelar Aksi Menyusui Serentak di 15 Provinsi

Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) memaknai perjalanan sembilan tahun dengan mengajak ibu menyusui untuk menyusui serentak. Kegiatan ini dilakukan serentak pada Minggu (24/4) di 15 provinsi 26 kota se-Indonesia.

Tahun 2008 lalu pernah mengadakan kegiatan menyusui serentak di Jakarta yang diikuti oleh lebih dari 200 pasang ibu dan bayi. Saat ini AIMI sudah memiliki Cabang di 15 Provinsi, sehingga kegiatan bisa menjangkau lebih luas lagi.

Di Depok sendiri kegiatan ini digelar di Taman Lembah Gurame pada Minggu pagi (24/4).

IMG-20160424-WA0012
Kegiatan SEMBILAN AIMI Depok di Taman Lembah Gurame, Minggu (24/4).

͞”Perayaan HUT ke-9 AIMI kali ini kami rayakan dengan sederhana namun bermakna, yaitu menyusui secara serentak. Saat ini adalah pertama kalinya kegiatan menyusui serentak dilakukan di 15 provinsi 26 kota yang diikuti oleh pengurus AIMI dan juga ibu-ibu dari masyarakat umum,” ujar Ketua Umum AIMI, Mia Sutanto.

Lanjut Mia, dokumentasi kegiatan ini diambil oleh fotografer namun tetap memperhatikan etika dan kenyamanan ibu saat menyusui dalam pengambilan gambarnya.

“Foto tersebut nanti diharapkan dapat membuat masyarakat semakin paham menyusui adalah hal yang normal dan wajar dilakukan dimana saja,” jelas Mia.

IMG-20160424-WA0009
Anggota AIMI Depok melakukan aksi menyusui serentak di Taman Lembah Gurame, Depok, Minggu (24/4).

Tahun ini HUT AIMI mengangkat tema SEMBILAN yang diartikan SErentak Menyusui Bersama Ibu-ibu dan Laktivis AIMI Nasional.

Selain Depok, provinsi dan kota yang terlibat dalam kegiatan menyusui serentak ini adalah DKI Jakarta, Kalimantan Selatan (Banjarmasin), Jawa Timur (Surabaya, Malang), Jawa Tengah (Semarang, Solo, Purwokerto, Salatiga), Sumatera Barat (Padang), Jambi, Jawa Barat (Bandung, Bekasi, Cirebon), Bangka Belitung (Pangkal Pinang), Sumatera Utara (Medan), Bandar Lampung, Kalimantan Barat (Pontianak, Ketapang), Bali (Denpasar), Jogyakarta, Kalimantan Timur (Samarinda, Balikpapan, Bontang) dan Sulawesi Selatan (Makassar, Sorowako).

͟”Menyusui itu lebih dari sekedar memberi ASI, yaitu untuk kelangsungan generASI yang lebih baik. Menyusui adalah hal alamiah namun pelaksanaannya tidak selamanya mudah,” ungkap Mia.

“Seorang ibu butuh lingkungan positif, dukungan terhadap fisik dan mental pasca melahirkan Dan, karena aktivitas menyusui adalah hal yang normal dan alamiah, untuk itu ibu tidak perlu malu menyusui bayinya. Menyusui bayi bisa dilakukan di manapun dan kapanpun, yang terpenting adalah kenyamanan ibu dan memperhatikan etika setempat,” lanjut dia.

Ada berbagai kegiatan menarik lainnya dalam kegiatan SEMBILAN ini, seperti dapat berkonsultasi dengan konselor menyusui secara GRATIS, dan masih ada aktivitas lain yang bervariasi di setiap kota.

“͞Mari bersama-sama kita dukung praktek menyusui di Indonesia, agar ibu menyusui dengan nyaman dimana saja, kapan saja sesuai keinginan bayi. Mari bersama-sama menggores sejarah Indonesia, menjadi saksi generASI anak Indonesia disusui secara langsung oleh ibunya,” ajak Mia pada seluruh masyarakat Indonesia.

(AIMI Depok/baf).

200 Peserta Bersaing di Audisi Tahap 1 Abang Mpok Depok

Audisi Abang Mpok Depok Tahun 2016 yang digelar pada 23 April 2016 di Gedung Serbaguna Balaikota Depok penuh dengan persaingan. Ajang paling bergengsi yang diikuti oleh lebih dari 200 orang pemuda-pemudi dari kota Depok tersebut berlangsung dengan sengit dan masing-masing menunjukan kebolehannya untuk lolos menjadi semi finalis Abang Mpok Depok Tahun 2016.

Sultan Al Alaq yang merupakan Penanggung Jawab audisi tersebut mengatakan memang Tahun ini pesertanya melebihi apa yang ditargetkan, oleh karenanya persaingan antar Individu para peserta pun semakin ketat dan dewan juripun dibuat bingung dan pusing kepalang siapa saja yang layak menjadi Semi Finalis Abang Mpok Depok 2016.

Hajat tahunan yang dikomandani oleh Ikatan Abang Mpok Depok (IKAM) dibawah naungan Dinas Pemuda, Olahraga,  Pariwisata, Seni dan Budaya (Disporaparsenbud) ini memang dari tahun ke Tahun selalu melahirkan persaingan yang sangat sengit diantara peserta audisi, karena masing-masing peserta sudah membekali dirinya semaksimal mungkin untuk bisa lolos dan menjuarai ajang pemilihan paling bergengsi tersebut.

“Untuk hari ini kita akan pilih kurang lebih nanti 60 besar yang akan masuk menjadi semi finalis Abang Mpok Depok 2016, kita melihat dari hasil audisi hari ini yaitu ada tes tulis, Focus Group Discussion dan beberapa pengujian materi seperti pemerintahan, pengetahuan umum, pariwisata, skill, kemampuan bahasa asing, dll.  yang dibagi kedalam beberapa pos”. Ujar Sultan.

Sultan juga menambahkan bahwa proses Audisi tersebut akan berlangsung selama dua hari berturut-turut, sampai pada akhirnya nanti terpilih 30 finalis Abang Mpok Depok yang terdiri dari 15 Abang dan 15 Mpok.

Antusiasme dan semangat untuk berlomba menjadi yang terbaik terlihat  jelas dari seluruh peserta Audisi tersebut, selain berpenampilan menarik dan menguasai seluruh materi yang akan diujikan oleh para dewan juri, peserta pun bersemangat untuk mengexplore seluruh bakat yang dimilikinya.

Berbagai bakat seperti menyanyi, menari, Akting,  Silat, Debus, bermain alat musik dan berbagai macam bakat lainnya ditampilkan dengan maksimal dan berharap akan dijadikan nilai tambah bagi dewan Juri.

“Puji syukur audisi hari ini dapat  berjalan dengan lancar, terimakasih kepada seluruh panitia yang sudah memabntu dan juga kepada seluruh peserta saya ucapkan selamat kepada yang lolos jadi semi finalis, bagi yang belum lolos jangan sampai patah semangat, harus selalu otimis”. Tandas Sultan.

(Humas Abang Mpok Depok/baf)

Selebrasi Earth Hour Depok 2016 Tularkan Semangat Hemat Energi

Kenaikan suhu bumi yang telah mencapai dua derajat merupakan dampak dari pemanasan global. Untuk itu masyarakat harus mengurangi emisi gas karbon dari pemakaian bahan bakar fosil demi terhindar dari ancaman tersebut.

Ajakan untuk hemat energi inilah yang menjadi semangat dalam Selebrasi Earth Hour Depok (EHD) di Taman Lembah Gurame, Sabtu (19/2/2016).

“Kegiatan selebrasi mematikan lampu satu jam dampaknya mampu mengurangi emisi gas bumi. Berharap dengan kegiatan ini masyarakat akan sadar dalam menjaga bumi,” ungkap koordinator EHD Muhammad Irfan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok, Wijayanto, dalam sambutannya menyatakan bahwa salah satu dampak dari peningkatan suhu bumi adalah mencairnya es di daerah Kutub.

“pemanasan global terjadi karena rusaknya lapisan ozon akibat zat rumah kaca yang dihasilkan dari pembakaran bahan fosil,” ungkap Wijay, sapaan akrabnya.

Dalam penelitiannya, sambung Wijay, BLH mendapatkan tingginya gas buang di tempat yang terjadi kemacetan. Selain itu dirinya juga mengingatkan masyarakat untuk menghemat penggunaan listrik rumah tangga.

“Ini bukan hanya mematikan lampunya, tapi semangat hemat energi. Mulailah dari mematikan listrik yang tidak digunakan,” katanya.

Himbauan untuk memantikan lampu yang tidak terpakai kembali ditegaskan Walikota Depok, Mohammad Idris dalam sambutannya di acara selebrasi gerakan hemat energi itu.

“Inti dari acara ini bukan sekedar mematikan lampu 60 menit. Tapi ini kampanye agar kita hemat energi,” ungkapnya.

Demi mendukung semangat hemat energi, suami dari elly Farida ini mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan 3 M.

“M pertama mematikan lampu, M kedua mencabut stop kontak, dan M ketiga mengatur suhu AC,” tuturnya.

Mengakhiri sambutan, peraih Doktor dari Saudi ini membacakan puisi tentang hemat energi yang pernah dibawakan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dalam kegiatan Earth Hour saat dirinya masih menjabat pembantu presiden.