fbpx

[Foto] Musisi Jalanan Depok Luncurkan Album Perdana ‘Kalahkan Hari Ini’

Musisi jalanan atau pengamen di Kota Depok yang tergabung dalam Institut Musik Jalanan (IMJ) berhasil luncurkan album perdananya, bertajuk “Kalahkan Hari Ini” di Kedai Ekspresi, di kawasan Stasiun Depok Baru, Minggu (17/8).

Selain dihadiri para musisi IMJ dan foundernya Andi Malewa, hadir pula dalam peluncuran album ini beberapa musisi senior, di antaranya, Budi Ace (kakak dari Abdee Negara Slank), Beben Jazz, bahkan hadir pula pakar tata kota sekaligus musisi jazz Emil Dardak bersama sang isteri Arumi Bachsin, pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok Ferry Birowo, Ketua Paguyuban Terminal Depok, yang akrab disapa Abah, CEO Depoklik Coki Lubis serta sejumlah perwakilan komunitas di Depok.

Dalam peluncuran album ini, ditampilkan pula video klip perdana dari IMJ, yakni lagu dari salah satu talentnya, Sinyo dengan lagunya ‘Penjaga Cinta’.

“Hanya di sini pengamen bersama-sama dan berhasil membuat album kompilasi,” ucap Budi.

[slideshow post_id=”45786″]

Bob

Foto Nenek Berkursi Roda di Jalan Raya, Pakar Tata Kota Kritik Depok

[caption id="attachment_43133" align="aligncenter" width="600"] foto: @EmilDardak[/caption]

Pakar tata kota nasional Emil Dardak melempar kritik tajam terkait tata kota Depok melalui akun twitternya. Emil mengritik seusai mendapati seorang nenek berkursi roda yang terpaksa didorong di tengah Jalan Raya Gandul, Cinere karena tidak ada trotoar di jalan tersebut. Momen itu diabadikan Emil melalui kamera ponselnya saat melintas di jalan tersebut, Selasa (10/6) pagi tadi.

“Akibat tdk ada trotoar d jln gandul depok, nenek2 kursi roda dbawa di tengah jalan! Prihatin! ayo action!,†kicau @EmilDardak yang di mention ke akun gerakan moral @WeLoveDepok.

Dalam foto tersebut tampak seorang nenek berbaju hijau dan berkerudung hitam di atas kursi roda yang didorong seorang pria di tengah keramaian lalu lintas Jalan Raya Gandul. Foto tersebut pun memancing warga pengguna twitter lainnya untuk mengomentari dan menyampaikan rasa prihatinnya.

Pada kicauan berikutnya, seraya menanggapi komentar warga, Emil mengatakan, ekologis Depok berbeda dengan Tangerang dan Bekasi yang padat industri. Jadi, menurutnya, selayaknya Kota Depok itu harus lebih humanis.

“Saya tinggal di Cinere, Kota Depok. Kota ini belum ramah bagi pejalan kaki, apalagi lansia dan disabilitas,†tutur Direktur salah satu BUMN ini yang juga pemilik predikat Doktor ekonomi pembangunan termuda di Indonesia.

min

[Foto] Pohon Tumbang, Jalan Akses UI Kelapa Dua Tertutup

LENSA WARGA –

Sebuah pohon di tepi Jalan Kom Jen Pol M. Jasin atau Akses UI, Kelapa Dua tumbang saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, Jumat (23/5). Pohon berukuran besar itu tumbang sekira pukul 15.30, beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pohon tersebut tumbang dan jatuh melintang ke badan jalan, akibatnya jalan tak bisa dilalui kendaraan. Hanya beberapa kendaraan roda dua terpantau mencoba melintas melalui tepi jalan yang tertutup pohon.

Rizky Subagya
Foto: @rsubagya

 

[Foto] Waspada, Billboard Hampir Roboh di Margonda

LENSA WARGA - 

Salah satu papan promosi atau Billboard di depan Rumah Makan Surabi Bandung, Jalan Margonda terpantau membahayakan. Pasalnya, kondisi billboard sudah miring, mencondong ke jalan raya.

“Balaiho di dpan Soerabi Bandung Margonda dlm keadaan goyah & brbhya. Hrap waspada yh kk :(,†kicau admin komunitas Depok Photography, @_dephot_, Senin (5/5). Dalam kicauannya, @_dephot_ juga menyertai foto billboard tersebut.

Foto: @_dephot_

[Foto] Siswa SMAN 6 Depok “Bom” Sekolahnya

Seni mural atau biasa disebut street art diekspresikan para siswa SMAN 6 Depok di sekolahnya. Seniman mural atau bomber di SMAN 6 ini mendapatkan izin dari pihak sekolah untuk “ngebom†tembok sekolah atau menjadikannya sebagai media lukis.

Karya unik tersebut terlihat di setiap sudut parkiran sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Limo ini. Tak hanya sekedar gambar, mural ini juga memuat aspirasi atau pesan positif dari para siswa.

[slideshow post_id=”42260″]

 

foto: diskominfo

[Foto] Pembuangan Sampah Liar di Sukmajaya

LENSA WARGA

Melalui akun twitternya, seorang warga, @arie_abell, sempat mengambil foto aksi pembuangan sampah liar di wilayah Sukmajaya, Depok.

“Pembuang sampah liar dari kecamatan tapos buang ke kecamatan sukmajaya,†kicaunya, seraya mention @depoklikcom, Selasa (1/4) pagi tadi.

Menurutnya, pelaku (berbaju biru) membuang sampah-sampah tersebut di samping RS Sentra Medika. Tak lama setelah itu, petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok pun memergoki dan menegurnya.

 

[Foto] Penyandang Disabilitas di Depok Ikuti Simulasi Pemilu

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menggelar simulasi Pemilu di Sekarpeni, Rabu (19/3). Dalam kegiatan ini, digelar pula simulasi Pemilu untuk warga penyandang disabilitas. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Depok, Faisal dan perwakilan Pertuni Pusat, Adi Gunawan.

Selain disabilitas, dalam simulasi tersebut tampak pula warga lanjut usia dan kelompok marginal, yang diwakili komunitas anak jalanan dan punk.

 

adv/diskominfo

 

[Video] Ahok Semprot Pemkot Depok

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama yang akrab disapa Ahok, mengkritisi pola pembangunan Pemerintah Kota Depok pimpinan Wali Kota Nur Mahmudi, dalam sebuah diskusi bertema “Banjir Tanggung Jawab Siapa?” di salah satu televisi nasional swasta beberapa waktu lalu.

Dalam video tersebut, Ahok pun menyesali sikap pejabat Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok yang dianggap sulit untuk berkomunikasi dengannya terkait rencana kerjasama yang ditawarkannya, yakni Plt. Kepala Distarkim Wijayanto.

Video > Ahok Semprot Pemkot Depok

http://youtu.be/fWtXEnGJ1e8

red

[Foto] Pelajar Depok Warnai Margonda di Hari Guru

[slideshow post_id=”39037″]

Ada yang berbeda dari Jalan Raya Margonda, Senin (25/11) pagi ini. Jalan yang kerap disibukkan dengan kemacetan, parkir kendaraan, proyek pembangunan dan hilir mudik warga ini, kini tampil lebih ceria dengan hadirnya ribuan pelajar dengan beragam atribut dan spanduk. Para pelajar ini tersebar dan berjajar di sepanjang jalan utama Kota Depok ini.

Aksi pelajar dari mulai SD hingga SMA ini bukan unjuk rasa atau demonstrasi, melainkan untuk menyapa guru-guru yang melintas di Jalan Margonda dalam rangka memperingati Hari Guru.

Ada pula beberapa dari pelajar tersebut yang membagikan bunga kepada guru yang melintas pagi itu. Selain itu, beberapa sekolah juga menampilkan kebolehan mereka dalam berseni, seperti drum band, marawis dan lain-lain.

Terimakasih Guru, Guruku Pahlawanku, dan macam-macam slogan, pujian dan dukungan lainnya untuk guru, tertulis dalam spanduk-spanduk yang dipegang para siswa.

Selamat Hari Guru dan selamat ulang tahun PGRI..

HD