fbpx

Tasyakuran, PP Santuni 50 Anak Yatim

Keluarga besar Pemuda Pancasila (PP) Kota Depok menggelar santunan kepada 50 anak yatim piatu, kemarin. Acara yang dirangkai dengan tausyiah ini diselenggarakan di Kelurahan Jatimulya, Cilodong.”Ketua Majelis Pimpinan Cabang PP Kota Depok, Rudi Samin, mengatakan, acara ini sengaja digelar sekaligus tasyakuran ulang tahun kedua anaknya, yakni Kevin Uktolseja dan Steven Uktolseja yang genap berusia 3 tahun dan 11 tahun.””Ini salah satu bentuk kepedulian pemuda pancasila,terhadap sesama,” ujar Rudi.”Selain dihadiri anak yatim piatu, acara bertema “Cara Mendidik dan Membesarkan Anak Sesuai Ajaran dan Kaidah Islam” ini juga diramaikan oleh puluhan anggota PP setempat. acara ditutup dengan tausyiah dari ustad Cecep Iskandar.”GSFoto: GS

Dahlan Minta Dasep Me-list Kekurangan Komponen Mobil Listrik

Pengerjaan mobil listrik asal Depok, Ahmadi sedang dalam tahap penyempurnaan. Menteri BUMN, Dahlan Iskan meminta Dasep Ahmadi untuk me-list kekurangan komponen mobil listrik miliknya.

“Dasep sendiri pasti punya penyesalan, ketidakpuasan. Saat mendesain pasti ada ketidakpuasan, seperti bikin baju saja pasti ada yang tidak puas. Saya minta bikin daftar apa saja yang tidak puas,” terangnya usai memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru di Balairung UI, Selasa (28/8).

Hingga kini, Dahlan masih melakukan pengecekan terhadap dua prototype milik Dasep termasuk jenis city car. Dia juga meminta Dasep untuk menambahkan beberapa aksesoris pada mobil itu.

“Saya masih sedikit sekali memberi masukan. Beberapa usul saya seperti bagian rem ternyata sudah diperbaiki. Waktu itu juga layarnya terlalu terang. Saya juga ingin ada beberapa aksesoris tambahan,” tambahnya.

Rencananya, lusa mobil itu akan dibawa ke Bandung untuk dipamerkan tepat di Hari Teknologi. “Saya sudah coba yang hijau dan lusa akan dipamerkan tiga-tiganya,” tandasnya.

Icha

Foto: Icha

Ratusan Petugas PPS dan PPK Dilantik

Jelang Pemilukada Jawa Barat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok melantik  189 petugas Panitia Pemilihan Suara (PPS) dan 55 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), di Wisma Kinasih, Cilodong, Depok, Selasa (28/8).”Sekretaris KPU Kota Depok, Arif Rusli mengatakan, pelantikan KPU tersebut dilakukan hari ini dan dilantik langsung oleh Ketua KPU Kota Depok Muhammad Hassan. Para petugas tersebut resmi bekerja mulai besok.”“Tugasnya tentu membantu KPU, ini sudah mulai masuk tahapan Pemilukada,†katanya.”Arif menambahkan, prioritas kerja petugas PPS dan PPK yakni menyusun perangkat sekretariat internal. Serta, berperan penting untuk menyempurnakan Daftar Pemilih Sementara (DPS).”“Setelah kita lakukan rekruitmen, PPS dan PPK menyusun perangkat sekretariat, tugasnya termasuk penyempurnaan DPS,†ungkapnya.”IchaFoto: ist.” rn

Pengamat Politik UI: Pemilukada Depok Tak Mungkin Diulang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok didesak untuk menyikapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan empat pasang calon wali kota dan wakil wali kota Depok pada Pemilukada 2010 lalu. Saat ini sikap KPU Kota Depok dinilai tidak jelas menanggapi penolakan kasasi surat KPU tentang penetapan calon oleh MA.

Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago menilai, Pemilukada Depok tak mungkin diulang mengingat sisa kepemimpinan Wali Kota Depok terpilih Nur Mahmudi Ismail hanya tiga tahun.

Andrinof menambahkan, KPU harus membuat keputusan terhadap hasil amar putusan MA untuk mencegah pergolakan politik di Depok.

“Tak bisa dipaksakan dengan penyelesaian hukum maka pendekatannya harus campuran hukum dan politik, ya enggak bisa lagi diadakan pilkada ulang, carilah bentuk kompensasi atau sanksi, siapa yang paling banyak bersalah di situ, apakah sanksinya PKS tak boleh calonkan diri lagi, sebetulnya putusan itu enggak menjelaskan tindak lanjut yang harus diambil, bisa diplintir, harus KPU yang bersikap,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (12/7).

Sementara itu Anggota KPU Kota Depok Impi Khani Badjuri mengaku belum menerima salinan putusan MA. Sehingga pihaknya belum bisa bersikap apapun.

“Tentu kami akan menghormati putusan MA, tapi sampai sekarang putusan itu belum kami terima,” tegasnya.

Sebelumnya, menurut MA, Surat Keputusan KPU Kota Depok tentang Penetapan Pasangan Calon dan Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pemilukada 2010 melanggar Pedoman Teknis Tata Cara Pencalonan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Namun, KPU dan DPRD Depok beralasan belum menerima salinan putusan MA tersebut sehingga belum bisa menentukan sikap hingga memutuskan soal mengalokasikan anggaran untuk pemilukada ulang.

Icha
Foto: ist.

Indra Gunawan : Antara Desain dan Hip Hop

April tahun lalu, Forum Desain Grafis Indonesia (FDGI)menggelar kompetasi desain poster yang mengusung tema “Terumbu Karangâ€. Salah satu pemenangnya adalah warga Depok, Jawa Barat, Indra Gunawan. Indra yang juga warga Sawangan meraih juara harapan pertama pada kompetisi yang diselenggarakan di Jakarta Convetion Center (JCC), Jakarta.

Walaupun bukan juara pertama, Indra bersyukur karena menjadi satu dari  enam finalis yang menyisihkan sekitar 480 peserta dari seluruh perwakilan perguruan tinggi di Indonesia.  Indra juga bangga karena kecintaanya pada dunia desain mendapat apresiasi tingkat nasional.

Mahasiswa semester empat program studi Desain Grafis, Politeknik Negeri Media Kreatif  masih memiliki ambisi menjadi yang terbaik. Indra bertekad untuk menjadi juara pertama dalam kompetisi desain lainnya. “Saya tidak takut untuk mencoba lagi sampai berhasil. Yang penting percaya diri,†tutur Indra optimis.

Uniknya, Indra tak hanya terkukung pada dunia desain. Mahasiswa yang meraih indeks prestasi cukup baik di kampusnya juga memiliki hobi yang cukup dinamik, yaitu menari hip hop. Sulung dari tiga bersaudara ini bahkan sudah mendirikan komunitas hip hop di kawasan kita. Indra bersama teman-temannya membentuk Depok Hip Hop Clan. Maklum, penggemar Kungpow Chicken ini sudah menyukai tarian yang berkembang dari Amerika Serikat sejak tahun 1970an ini dari kelas 3 SMP.  Pantau terus depoklik.com, karena depoklik.com juga akan segera mengulas berita dari komunitas ini, lho.

Sukses untuk Indra Gunawan. Semoga tetap menjadi pribadi unik dan berprestasi!

 

Imam Fathurahman

Foto: Andi Wakwawban

Rian, ‘Biker’ Berprestasi Asal Depok

Siapa yang menyangka jika dari hobinya bersepeda bisa memberikan prestasi bagi dirinya dan Kota Depok, dia adalah Adrian Dwi Pradipta, siswa kelas 3 di SMPN 9 Depok, Jawa Barat.rnrnRian – sapaan akrabnya, merupakan salah satu anggota komunitas sepeda Rombongan Anak Mangkok (ROAM) yang mempunyai prestasi gemilang. Dengan sepedanya ia berhasil menjadi jawara Mountain Bike (MTB) atau sepeda gunung dalam kategori Dirt Jump Junior di Cikodom, Bogor.rnrnTak hanya itu, di GOR Ragunan, Jakarta Selatan, ia juga menyabet posisi 3 dalam kategori BMX Street Beginner dan juara 3 Mountain Bike (MTB) Long Jump di Senayan, Jakarta.rnrnDalam bincang-bincangnya bersama depoklik, pemuda yang tinggal di jalan K.H. Ahmad Dahlan V, Bringin Town House, Kukusan, Depok ini berpesan, jangan tanggung-tanggung dalam menyukai suatu hobi, kalau bisa berprestasi.rnrn“Menurut saya, kita harus berlatih aja yang rutin, jangan takut buat coba trick baru dan  jangan takut untuk ikut lomba,†tutur Rian.rnrn rnrnImam fathurahmanrnFoto: Adrian Dwi Pradipta

HM Wahjono, Warga Depok Pejuang Tiga Zaman

Generasi muda seharusnya meneladani semangat yang dimiliki HM Wahjono, seorang pejuang angkatan’45 yang tinggal di Jalan Mahakam VI No 122 Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.”Wahjono sudah terjun ke medan perang saat usianya masih 19 tahun.rnDari mulai berbekal bambu runcing hingga ikut memegang senjata laras panjang. Wahjono pun pernah tertembak di bagian lehernya hingga dioperasi seadanya di tengah hutan.”“Saya memegang senjata namanya jenis Juki, jadi pelurunya banyak itu, pernah saya tertembak, saat itu saya dibawa berkilo – kilo ke markas sambil berdarah – darah, dibalut dengan kain seadanya, dokter seadanya, rumah sakitnya di tengah hutan, jaman dulu tak boleh nyalakan lampu petromak, hanya sentir biasa,†cerita pejuang yang memiliki lima anak dan belasan cucu hingga cicit ini, Selasa (09/11).”Jepang Lebih Kejam“Wahjono menuturkan, di masa penjajahan Belanda selama 3,5 abad, justru rakyat Indonesia tak merasa dijajah, berbeda dengan kekejaman di masa penjajahan Jepang yang fasis.““Saat penjajahan Belanda situasinya tenang, secara ekonomi tetap berjalan, namun secara politik kita dijajah sehingga saat pemuda sudah ‘besar – besar’ baru mengerti kalau kita sedang dijajah, tetapi berbeda saat Jepang datang, Jepang justru kejam dengan fasisnya, budaya antre diajarkan pada masa Jepang dimana sulit mendapatkan makanan, untuk berpakaian pun sulit mencari kain, harus pakai karet, makan pakai bonggol pisang dan bolgur atau makanan kuda,†tutur Wahjono di rumahnya, Selasa (09/11).”Jepang, lanjutnya, selalu menipu Indonesia dengan mengaku sebagai saudara tua. Namun justru tindakan Jepang saat itu, kata dia, betul – betul kejam, salah satunya dengan menyegel radio di Indonesia.”“Sosok Bung Karno betul – betul dapat membangkitkan jiwa patriotisme rakyat Indonesia, khususnya pemuda. Jepang saat itu perampok, bahkan rumah yang pagarnya besi diambil sama Jepang dibawa ke negaranya, penderitaan luar biasa pada masa Jepang,†tandas Kakek yang saat ini menjadi Ketua Dewan Harian Cabang (DHC) Angkatan ’45 Kota Depok.”Terdampar di Depok“Wahjono pun sempat menceritakan kisahnya kepada depoklik bagaimana ia bisa terdampar di Kota Depok, dari perjuangan di Surakarta.”Ia mulai bersekolah HIS Muhammadiyah, Surakarta, hingga SMP di Solo. Ia mengambil jurusan teknik. “Selanjutnya saya bersekolah di Sekolah Pendidikan Kemasyarakatan Negeri (SPKN), lalu saya jadi PNS di Departemen Sosial, hingga sampai ke Depok ini, dan memperistri Herning Suwandinah,†tuturnya.”Ia pun ikut sebagai anggota laskar rakyat saat itu dimana belum terbentuk struktur organisasi tentara. Hingga kini akhirnya Indonesia memiliki TNI untuk pertahanan dan menghadapi ancaman dari luar.”“Perkembangannya dari mulai Badan Keamanan Rakyat (BKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR), lalu Tentara Republik Indonesia (TRI), hingga kini Tentara Nasional Indonesia (TNI),†jelasnya.”Pria kelahiran 2 Maret 1926 ini merupakan saksi hidup yang melihat, merasakan, dan mengetahui secara langsung perjuangan para pahlawan Indonesia memeroleh kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.”Nah, sekarang giliran kita lah yang mempertahankannya!”IcharnFoto: Dok. pribadi

Creator Facebook-commerce di Indonesia

Bila Anda pernah menggunakan aplikasi berbelanja online ( ECommerce ) internasional di situs jejaring sosial Facebook maka Anda tak asing dengan Mysellr. Nah, ternyata warga Depok lah the creator dari situs Mysellr di kancah internasional ini.rn

Hermawan Tjakradiwiria, warga Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat ini awalnya mendirikan Monoza yang merupakan titik awal dari Mysellr. Hermawan yang kini berusia 26 tahun ini mendirikan Monoza bersama Trajche Kralev saat keduanya masih menjadi mahasiswa di Jönkööing International Business School, Jönköping, Swedia.

 

Ide ini muncul ketika mereka sedang mencari sebuah solusi untuk menjual barang pribadi mereka di Facebook. Pada akhir tahun 2009, Hermawan dan Trajche mulai menciptakan sebuah aplikasi belanja di jejaring sosial.  Untuk mewujudkan ide mereka,  Hermawan mulai mencari mitra kerja yang potensial untuk menanamkan modalnya pada idenya tersebut.

 

Pada akhir 2010 mereka bertemu dengan pemilik www.121.nu salah satu direktori bisnis terbesar di Swedia. Setelah lama bernegosiasi, perusahaan induk www.121.nu yaitu ESEA INVEST AB tertarik untuk menanamkan modalnya untuk Monoza yang sekarang berganti nama menjadi Mysellr.

 

“Visi Mysellr sendiri adalah ingin mengaktifkan perdagangan di jejaring sosial. Juga ingin membantu para pengusaha kecil dan menengah untuk mempromosikan produk mereka ke situs jejaring terbesar di dunia tersebut,†tutur Hermawan yang juga CEO dari Mysellr.

 

Menariknya, Mysellr memiliki memiliki tiga ‘satelit’ di tiga tempat belahan dunia. Berkantor cabang di Jönköping, Swedia, dan menempatkan pengembangan dan penelitian perusahaan mereka di Jakarta. Namun, memiliki kantor penjualan di Constanta, Rumania.

 

Selain Hermawan dan Trajche, Mysellr kini dinahkodai oleh tiga rekan Hermawan lainnya, yaitu  Jonathan Isacsson,  Aaron Isacsson, dan Michael Tekin.

 

Mysellr yang telah aktif sejak pertengahan Juni 2011 ini telah meraup anggota sebanyak 5300 dengan 2% diantaranya adalah anggota prabayar. “Untuk saat ini, kita masih bergelut di jejaring sosial, mungkin ke depannya kita akan main di website juga,†ujar Hermawan.

 

Saat ini, Hermawan tengah menyiapkan rencana besar untuk membuat PT Mysellr Indonesia setelah sukses bersama rekan-rekannya di Swedia. Hermawan berencana ingin menembus pasar Indonesia. Baiklah, kita tunggu pengusaha kreatif muda asal kawasan kita untuk membuka lapangan kerja baru dan tentunya membuka harapan baru. Siapa menyusul?

 

Imam FathurrahmanrnFoto: IF

PKS: Ketua KPU Depok Berada di Bawah Tekanan!

[caption id="attachment_6191" align="alignright" width="150"] Prihandoko[/caption]

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendukung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok terpilih dalam Pemilukada 2010 menanggapi isu Pemilukada ulang secara santai. PKS menyerahkan aturan main sepenuhnya kepada Mahkamah Konstitusi (MK) yang berhak memutuskan adanya Pemilukada ulang.

Ketua Tim Sukses Nur Mahmudi Ismail – Idris Abdul Somad, Prihandoko mengatakan keputusan PTTUN memang bisa saja terdapat kesalahan adiministrasi, namun tak akan mengubah tahapan Pemilukada. Itu pun, kata dia, disebutkan dalam klausul putusan PTTUN.

“Pemilukada ulang itu adalah ranahnya MK, bukan yang lain, keputusan PTTUN itu kan secara administrasi, mungkin itu ada kesalahan dan kelemahan, dan itu tak mengubah tahapan pilkada, keputusan PTTUN Bandung kan ada dua, yakni batalkan SK KPU nomor 18, dan tak membatalkan tahapan Pemilukada, ada dua keputusannya, ini yang tak diblow up selama ini,†katanya kepada wartawan, Rabu (12/10).

Kisruhnya pasca Pemilukada saat ini, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh para pendukung yang masih tidak puas dengan hasil Pemilukada. Ia pun menilai Ketua KPU Kota Depok Muhammad Hassan berada di bawah tekanan karena memutuskan adanya Pemilukada ulang.

“Saya yakin Hassan di bawah tekanan. Tapi di pernyataan Hasan ada kalimat ‘pengadilan’, artinya KPU masih punya independensi, PKS akan ikuti saja aturan main yang ada, kan sudah final di MK,†tegasnya.

Icha

Kisruh Pemilukada Berawal dari Kisruh Internal Partai

Kisruh Pemilukada 2010 yang menyebabkan bergulirnya wacana Pemilukada ulang ditanggapi dengan tenang oleh Imphi Khani Badjuri, anggota KPU Kota Depok.

Imphi dan phaknya merasa yakin bahwa tidak ada persoalan serius terkait keputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN). Menurutnya, persoalan yang diputuskan PT TUN berawal dari kisruh internal partai tentang dukungan ke pasangan calon.

“Persoalan ini sama sekali tidak memengaruhi hasil akhir pemilukada,” kata Imphi kepada wartawan, Rabu (12/10).

Terkait keputusan PT TUN yang memerintahkan KPU Depok merevisi keputusan Nomor 18 Tahun 2010 tentang Penetapan Pasangan Calon dan Nomor Urut Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, KPU Depok mengajukan kasasi sehingga, menurutnya, keputusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap.

“Tidak ada satu lembaga pun yang dapat memerintahkan pemilukada kecuali MK,†tandasnya.

CL/kc