fbpx

Pengguna KRL Akan Beralih ke Motor/Mobil?

Rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menaikan tarif tiket Kereta Rel Listrik (KRL) menyisakan banyak protes. Dikhawatirkan para pengguna kereta akan kembali menggunakan mtor atau mobil sebagai moda transportasi utama.

Juru Bicara KRL Mania, Ariyo Nugroho mengatakan, kenaikan tarif itu dapat berdampak pada kembalinya penumpang KRL ke motor atau mobil.

“Operator tidak pernah meningkatkan fasilitas seperti informasi gangguan perjalanan, pelayanan tiket, dan lampu penerangan. Padahal, Poin itu tertuang pada Permen No. 9 tahun 2011 tentang SPM (red-Standar Pelayanan Minimun). Operator selalu menghindar untuk menerapkan ini,” terangnya seperti depoklik kutip dari vivanews, Jumat (21/9).

Pemerintah seharusnya memberikan insentif kepada para pengguna KRL. Selisih antara harga yang diharapkan operator dengan tarif semestinya bisa ditutup dengan anggaran pemerintah.

“Kami pengguna KRL sudah mengurangi beban jalan raya, polusi, dan konsumsi BBM. Jadi, harusnya kami dapat konpensasi dalam bentuk tarif yang murah dan terjangkau,” tandasnya.

rw/vvn

Foto: ist.

Muhamadiyah Depok Kecam “Innocent of Muslims”

Beredarnya film Innocent of Muslim menuai kecaman dari umat muslim di seluruh dunia. Film tersebut telah memancing reaksi keras, berupa demonstrasi besar besaran di sejumlah negara, termasuk di Jakarta beberapa waktu lalu.\r\n\r\nKetua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Depok, Farkhan AR mengatakan, beredarnya film yang memuat pelecehan terhadap Islam dan Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah hal yang biadab. Reaksi berbagai umat muslim dinilai merupakan hal yang wajar sebagai akibat tercederainya simbol-simbol agama Islam.\r\n\r\n”Kami mengecam dan sangat kecewa. Demo-demo selama ini itu wajar dan memang harus begitu agar tidak dilecehkan terus menerus,” ujarnya.\r\n\r\nFarkhan menambahkan, meski munculnya film tersebut telah membuat tensi emosional umat muslim memuncak, pihaknya berharap masalah tersebut dapat dilihat secara jernih. Ia menekankan, masalah tersebut bukan masalah antaragama, sehingga perlu dihindari potensi merembet menjadi konflik horizontal di tanah air.\r\n\r\n”Hubungan antarumat beragama, khususnya di Depok, sama sekali tidak terganggu,” tambanya.\r\n\r\nGatot Suherman\r\n\r\nFoto: GS

Riau Belum Selesai, PON Jabar Mulai Dipersiapkan

Pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), kontingen Jawa Barat selalu jadi salah satu tim kuat kandidat juara umu selain DKI Jakarta dan Jawa Timur. Jawa Barat juga akan menjadi tuan rumah pada perhelatan olahraga terbesar se-Indonesia pada PON XIX 2016 mendatang.

Meski PON Riau belum selesai, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan serangkaian persiapan agar dapat menjadi tuan ruamh yang lebih baik dari sebelumnya.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan sudah memulai persiapan mulai dari membangun Stadion Gedebage. “Pembangunan itu ditargetkan rampung pada 2015,” terangnya seperti dilansir republika, Kamis (20/9).

Selain fasilitas stadion, infrastruktur lainnya juga sedang mengalami revitalisasi. Hal ini dilakukan agar PON di Jabar bisa menjadi yang terbaik panjang sejarah penyelenggaraan PON.

Stadion Gedebage juga akan dilengkapi dengan fasilitas olahraga bertaraf internasional. Tak hanya itu, banyaknya jumlah stadion di Jawa Barat membuat pemerintah punya banyak pilihan sebagai venue nantinya.

rw/rpb

Foto: ist.

Satpol PP Cinere Bongkar Baliho Nyasar KPU DKI Jakarta

Sempat tegak berdiri sejak Minggu malam, Baliho Sosialisasi Pilgub ukuran 4×4 milik KPUD DKI Jakarta, di depan perumahan Megapolitan, Cinere akhirnya dibongkar paksa 7 Staf Kelurahan dan Satpol PP Kelurahan Cinere. Pembongkaran dilakukan usai mendapat perintah dari Camat Cinere, sesaat setelah sidak yang dilakukan Sekretaris Camat Cinere, Kusumo, Selasa (11/9).”Kusumo mengaku pihaknya telah memanggil Lurah Cinere, Sarmilih untuk dimintai keterangan. Pasalnya, pihak kelurahan sama sekali tidak melaporkan keberadaan Baliho sosialiasasi Cagub DKI Jakarta tersebut. Padahal, lokasinya hanya berjarak 50 meter dari kantor Kelurahan.””Dari ciri ciri fisik, Jelas Baliho itu liar, ” tuturnya.”Baliho tersebut dibongkar karena tidak memiliki legalitas perizinan. Saat ini, baliho tersebut diamankan ke kelurahan Cinere. Pihak kecamatan dalam hal ini akan segera berkoordinasi dengan Dinas terkait.””Boleh dipasang di Depok, asalkan ada izin. Sementara, baliho kami amankan di kelurahan” tutupnya.”Gatot SuhermanGS

Ilegal! Baliho KPUD DKI Jakarta Nyasar ke Cinere

Baliho bergambar dua pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan Jokowi-Ahok, nampang di Cinere, Depok. Berlokasi tepat di perempatan Cinere, depan perumahan Megapolitan, dipastikan baliho tersebut ilegal dan salah tempat karena justru dipasang di teritorial Depok. Ironisnya, baliho dipasang sejak Minggu Malam, tanpa diketahui aparat kelurahan dan kecamatan setempat.”Saat dikonfirmasi depoklik, Selasa (11/9) aparat kecamatan cinere tampak terkejut karena belum menerima laporan terkait hal itu. Padahal, baliho berukuran 4×4 meter itu, hanya berjarak 50 meter dari kantor Kelurahan Cinere dan 100 meter dari kantor Kecamatan Cinere.”Sekretaris Kecamatan Cinere, Kusumo mengaku tidak tahu dan belum menerima laporan terkait baliho cagub DKI Jakarta nyasar tersebut. Sekcam Cinere langsung turun ke lapangan dan melakukan pengecekan.””Tidak ada stempel dan tanda izin dari DPPKA, saya pastikan ini liar,” geramnya.”Kusumo menambahkan, setelah berkoordinasi dengan Camat Cinere, Widyawati Riyandini yang sedang rakor di Balaikota, pihaknya akan mengambil langkah tegas. Hal ini dalam konteks penegakan peraturan di Depok.””Lurah Cinere, Sarmilih, sudah saya tegur. Bu Camat telah memberi perintah agar baliho segera dicopot oleh satpol PP kelurahan,” tutupnya.”Gatot SuhermanFoto: GS

Megawati: Pemuda Harus Berpikir Rasional dan Irasional

Nilai-nilai Pancasila kini mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Megawati Soekarno Putri mengaku prihatin dengan kondisi ini.””Pemuda Indonesia harus lebih mengetahui sejarah bangsa Indonesia dan berpikir secara rasional dan irasional. Silakan baca buku ‘Indonesia Merdeka’ agar mereka bisa meresakan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya saat menghadiri acara Penyambutan dan Pengenalan Mahasiswa Baru (PPMB) Universitas Pancasila, Rabu (5/9).”Putri Presiden Soekarno ini mengaku sedih melihat rakyat Indonesia yang justru memilih menggunakan barang-barang impor dibanding produk sendiri.””Kita harus berani mengakui sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dan bangsa Indonesia tidak boleh menjadi bangsa tempe, tapi harus maju terus,” tandasnya.”TasyaFoto: Tasya ” ” 

Pengamat: Partai “Besar” Tak Perlu Verifikasi

Keputusan MK yang mewajibkan verifikasi kepada seluruh parpol yang hendak ikut Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 menuai tanggapan banyak pihak. Pengamat menilai, verifikasi tidak perlu dilakukan kepada partai besar.”Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Andrinov Chaniago menilai keputusan MK yang mewajibkan seluruh parpol untuk diverifikasi, seharusnya lebih dikhususkan kepada partai “pendatang baru” pada Pemilu 2014.””Partai yang duduk di parlemen, seharusnya tidak perlu diverifikasi,” katanya pada depoklik, Kamis (30/8).”Pemberlakuan sistem verifikasi kepartaian yang salah satu poinnya mewajibkan parpol untuk menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebanyak seperseribu jumlah penduduk, dinilai akan mempengaruhi jumlah peserta Pemilu 2014 secara signifikan.””Pasti turun dibandingkan Pemilu 2009,” tutupnya.”GSFoto: ist.

Dahlan Minta Dasep Me-list Kekurangan Komponen Mobil Listrik

Pengerjaan mobil listrik asal Depok, Ahmadi sedang dalam tahap penyempurnaan. Menteri BUMN, Dahlan Iskan meminta Dasep Ahmadi untuk me-list kekurangan komponen mobil listrik miliknya.

“Dasep sendiri pasti punya penyesalan, ketidakpuasan. Saat mendesain pasti ada ketidakpuasan, seperti bikin baju saja pasti ada yang tidak puas. Saya minta bikin daftar apa saja yang tidak puas,” terangnya usai memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru di Balairung UI, Selasa (28/8).

Hingga kini, Dahlan masih melakukan pengecekan terhadap dua prototype milik Dasep termasuk jenis city car. Dia juga meminta Dasep untuk menambahkan beberapa aksesoris pada mobil itu.

“Saya masih sedikit sekali memberi masukan. Beberapa usul saya seperti bagian rem ternyata sudah diperbaiki. Waktu itu juga layarnya terlalu terang. Saya juga ingin ada beberapa aksesoris tambahan,” tambahnya.

Rencananya, lusa mobil itu akan dibawa ke Bandung untuk dipamerkan tepat di Hari Teknologi. “Saya sudah coba yang hijau dan lusa akan dipamerkan tiga-tiganya,” tandasnya.

Icha

Foto: Icha