fbpx

Bisnis Sablon Mug Gelas, Modal Kecil-Keuntungan Besar

Peluang bisnis sablon mug gelas merupakan prospek bagus untuk pengembangan bisnis, karena usaha ini dapat berjalan dengan modal yang relatif kecil.

Untuk memulai usaha sablon mug gelas, pertama kali yang dibutuhkan adalah mesin sablon yang khusus untuk menyablon ke gelas atau mug. Bisa juga disablonkan ke piring, mangkuk, dan yang sejenisnya. Sahabat Tiga Roda tinggal membuat motif-motif lucu ataupun motif alam tergantung kecenderungan permintaan pasar.

Apabila membeli mesin terasa memberatkan anda karena modal yang terbatas maka ada alternatif lain yaitu dengan memesan mug tersebut dengan motif yang sudah anda pilih ke tempat yang memproduksi mug sablon. Sehingga anda tidak dipusingkan lagi dengan masalah produksi, anda tinggal fokus kedalam pemasaran.

Kelebihan cetak sablon gelas

  1. Gelas yang disablon banyak dibutuhkan perusahaan besar, seperti toko, supermarket, dealer motor, salon, pabrik, usaha perorangan, dan sebagainya. Sebab sablon gelas sering kali digunakan untuk media promosi perusahaan dan hadiah pembelian atau konsumen pemakai jasa perusahaan tersebut.

Bahkan sering juga per orangan yang pesan gelas sablon untuk keperluan suvenir atau kado acara, seperi acara pernikahan, ulang tahun, wisuda, reuni, pertemuan keluarga.

  1. Cetak sablon gelas ini keuntungannya sangat besar, sebab proses kerjanya tidak harus menggunakan alat-alat yang canggih dan bahan-bahan yang mahal. Namun meski demikian hasilnya tetap bagus dan bisa mencetak sablon di segala media yang sulit. Di samping itu, hasil sablonannya sangat cerah atau jelas dan tidak mudah pudar, karena menggunakan cat khusus.
  2. Cetak sablon di media kaca ini saingannya sangat sedikit, karena usaha ini sangat membutuhkan keahlian khusus. Selain itu juga membutuhkan keahlian cetak sablon gelas ini sangat jarang sekali dimiliki setiap orang yang bergerak di bidang usaha cetak sablon. Cetak sablon gelas ini juga digunakan untuk cetak sablon di segala aneka macam suvenir yang bentuk permukaannya berbeda-beda.

Frd

Jasa Penitipan Anak, Peluang Usaha Alternatif

Peluang usaha jasa penitipan anak bisa menjadi pilihan alternatif, terutama jika memiliki tempat tinggal di perkotaan atau perumahan. Tempat penitipan anak sangat dibutuhkan ibu-ibu yang sibuk dengan urusan pekerjaannya. Tempat penitipan anak biasanya bukan hanya sekadar bisa untuk dititipi anak semata, tapi juga disediakan fasilitas kebutuhan anak yang lain. Misalnya tempat bermain dan pendidikan.

Oleh sebab itu peluang usaha jasa penitipan anak, terbuka bagi yang mampu memberikan tempat dan fasilitas yang dibutuhkan si anak. Untuk tarif jasa disarankan berdasarkan harian, paket mingguan, atau paket 3 bulan dan seterusnya. Anda bisa mulai dengan harga sekitar Rp 50 ribu per hari.

Sedangkan tarif untuk paket besarnya proporsional, namun sudah termasuk konsultasi dengan tenaga ahli. Misalnya paket seminggu Rp 300 ribu dan mendapat konsultasi di akhir pekan. Anda bisa menetapkan tarif lebih mahal, jika fasilitas dan pelayanan yang disediakan lebih lengkap.

Berikut ini hal-hal yang harus dipersiapkan jika ingin membuka usaha tempat penitipan anak.

1.       Tempat

Tentukan tempat yang akan digunakan untuk penitipan anak. Apakah itu di dalam rumah atau bangunan khusus. Jika tempat yang akan digunakan adalah rumah dengan target pasar di sekitar lingkungan rumah sendiri, maka sediakanlah ruangan khusus yang bisa digunakan untuk tempat belajar dan bermain si anak.

2.       Mengerti psikologi anak

Seorang yang siap untuk merawat dan mendidik anak, semestinya mengerti pengetahuan dasar tentang psikologi anak. Jika tidak bisa, maka bisa menggunakan jasa tenaga orang lain yang mengerti dengan baik cara merawat dan mendidik anak. Itu bisa saudara atau kerabat karib. Misalnya guru TK untuk bidang pendidikannya dan baby sittter untuk perawatannya.

3.       Sarana operasional

Misalnya alat-alat yang akan menunjang atau yang akan digunakan dalam operasional usaha. Terdiri dari:

a)      Alat bermain anak yang bisa disesuaikan dengan usia anak

b)      Makanan kebutuhan anak juga susu

c)       Perangkat perlengkapan bayi dan balita

d)      Peralatan administrasi seperti alat tulis kantor dan komputer

4.       Persiapan keuangan

Persiapan keuangan dapat dibagi 2, yaitu investasi awal  dan biaya operasional. Investasi awal atau modal awal dikeluarkan sekaligus di depan untuk membuka usahanya. Contohnya tempat dan peralatan permainan.  Karena sudah mempunyai tempat sendiri, Anda tidak perlu menyewa tempat lagi, tetapi renovasi, interior, dan dekorasi mungkin diperlukan.

5.       Tenaga ahli

Untuk tenaga ahli tentunya membutuhkan biaya tinggi, karena itu disarankan untuk menawarkan skema bagi hasil dengan pola 30% : 70%. Di mana tenaga ahli mendapat bagian lebih besar karena keahliannya dan  usaha Anda berhak atas bagian yang lebih kecil karena memberikan tempat praktik dan pengurusan administrasi. Sedangkan gaji baby sitter bisa diterapkan gaji minimalis, misalnya Rp 500 ribu, kemudian  bisa bertambah tergantung dengan jumlah anak yang diasuh.

6.       Promosi

Promosi adalah hal yang sangat penting dalam berbisnis. Salah satu contoh sarana promosi adalah dengan menyebarkan brosur di kantor-kantor terdekat, atau di tempat perkumpulan umum. Misalya PKK, tempat arisan, dan lainnya. Perlu kreativitas dalam hal berpromosi.

Frd

Gerai Laundry Koin Tambah Lagi di Depok

[caption id="attachment_20315" align="alignleft" width="300"] foto: mesinlaundry.com[/caption]

Setelah sebelumnya hadir di apartemen Taman Melati, kini layanan laundry dengan metode self service (pelayanan diri sendiri oleh konsumen), atau yang biasa disebut Laundry Koin, buka di D’Mall, Margonda, Selasa (25/2).

Di gerai yang baru saja diresmikan ini, Mesinlaundry.com, pengusung laundry koin, menyediakan 5 unit mesin laundry koin IPSO (merek mesin laundry koin asal Amerika Serikat). Tak hanya itu, gerai ini juga dilengkapi training center dan fasilitas Wifi, bagi pelanggan yang sedang menggunakan layanan cuci pakaian ini.

Mesin mencuci dan mengeringkan merek IPSO yang digunakan di gerai baru ini memiliki kapasitas 6 kilogram. Durasi kerjanya selama 25-30 menit untuk mencuci, kemudian mengeringkan selama 30-45 menit. Untuk 6 kilogram pakaian ini dibutuhkan sekitar 2-3 koin, dimana masing-masing koin seharga Rp 10.000-15.000.

Helmy Chandra, CEO Mesinlaundry.com, juga mengutarakan optimismenya terhadap bisnis laundry koin di Depok. Menurutnya, Depok merupakan kota satelit yang cukup pesat pembangunannya dan merupakan daerah hunian dari para pekerja di Jakarta. Ribuan mahasiswa juga banyak menyewa apartemen atau kamar kost di Depok dan sekitarnya.

“Dengan potensi berkembangnya bisnis properti seperti, apartemen, perumahan dan hotel di sekitar D’Mall cukup menjanjikan untuk dibukanya laundry training center juga,” tandas Helmy.

Helmy berharap training center yang dibukanya di gerai baru di D’Mall tersebut dapat membantu calon pengusaha yang tertarik membuka usaha laundry koin.

 

red

Difabel Bukan Penghalang Rasti Purnama untuk Berwirausaha

[caption id="attachment_20585" align="alignright" width="300"] Rasti Purnama[/caption]

Disabilitas yang dialami perempuan yang satu ini, sama sekali tidak menggoyahkan semangatnya untuk berwirausaha. Dia adalah Rasti Purnama, salah satu penyandang tuna daksa yang dirawat di Wisma Tuna Ganda, Palsigunung, Cimanggis, Depok.

Perempuan kelahiran Karawang pada 14 Februari 1979 ini selalu aktif memproduksi perhiasan dekoratif yang biasa disematkan ke pakaian, seperti bros.

Di tengah keterbatasan fisiknya, ia mampu memproduksi setidaknya 10 bros setiap hari, tentu dengan posisi tidur di atas tempat tidur.

Rasti mengaku, setiap hari bros itu harus diproduksinya sendiri, karena ada permintaan. “Sehari saya bisa produksi sepuluh bros. Harga satu bros ini lima ribu rupiah,†jelasnya.

Untuk menjalankan usaha, Rasti menggunakan fasilitas internet guna menjual produknya, melalui beberapa online shop.

Jangan kaget bila Anda melihat tempat tidur Rasti di kamar rawatnya, terdapat notebook, smartphone dan pernak-pernik bahan membuat bros tertata di tepi kasur. Karena ini lah modal usahanya, disamping semangatnya yang luar biasa itu.

[caption id="attachment_20586" align="alignleft" width="300"] Rasti bersama Kepala Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Kristanti (kanan). – CL/depoklik[/caption]

“Online shop ini dikelola bersama teman-teman lain yang juga memiliki karya, di komunitas difabel,†tutur Rasti saat berbincang santai dengan depoklik di kamar rawatnya, Rabu (20/11) lalu.

Untuk membeli bahan-bahan membuat bros, Rasti dibantu dengan para pengasuh di wisma yang berlokasi di Jalan Raya Bogor ini. “Biasanya saya nitip belanja bahan,†tuturnya seraya tersenyum.

Kegiatan ini sudah dijalankan Rasti selama 3 bulan terakhir. Ia merasa semangat dan tetap bersyukur atas kreatifitas dan usaha yang dimilikinya. Bahkan, rencananya, Rasti akan menulis buku, baik tentang disabilitas, wirausaha maupun autobiografi.

“Saya suka menulis di sela-sela waktu. Saya sudah mulai menulis tentang perjalanan hidup saya, yang rencananya akan dibukukan,†ungkap Rasti terkait rencananya kedepan.

Rasti berharap, buku yang akan diterbitkan nanti bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya para penyandang difabel.

Sosok Rasti Purnama, perempuan murah senyum yang gigih dan tak kenal putus asa ini, seharusnya dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua. Baiklah, semangat terus Rasti dan sukses untuk bisnis online­-nya.

Coki Lubis

filostore.com, Beli Baju Karya Anak Jalanan Sambil Berdonasi

Berangkat dari kepedulian terhadap anak-anak marjinal yang kurang beruntung, dan menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi filantropi yang sangat besar, sekelompok anak muda meluncurkan website belanja filostore.com yang memudahkan penggunanya untuk berdonasi dengan cara yang menyenangkan.

Setelah meng-klik www.filostore.com, pengguna bisa memilih produk-produk berkualitas yang dijual di Filostore.com kemudian sebagian keuntungan penjualan akan disalurkan kepada institusi sosial yang kompeten.

“Target market kami memang anak muda, karena kami lihat mereka suka berbelanja. Kenapa tidak sekalian berbelanja dan berdonasi sekaligus, selain praktis tentu ini juga jadi pengalaman yang menyenangkan,†jelas Inez Benardi, Kepala Bagian Produksi Filostore.com.

Filostore sendiri kerap mengeluarkan ajakan berbagi dan sosial dalam desain-desain yang diproduksinya, di antaranya seri desain bertema Share the Happiness yang merupakan seri pertamanya. Inez mengatakan, kaos seri Happiness tersebut telah berhasil terjual hingga Padang, Cirebon, Bandung, Malang dan Riau.

“Untuk saat ini kami menggandeng Sahabat Anak dan House of Dream di Depok yang memberdayakan anak-anak marjinal di Jakarta dan Depok, sebagai penerima donasi,†kata Wiendy Widasari dari bagian promosi dan kerjasama Filostore.com.

Sahabat Anak sendiri merupakan organisasi nirlaba yang sudah aktif sejak tahun 1997 menyelenggarakan pendidikan gratis untuk anak marjinal. Sedangkan House of Dream merupakan wadah bagi anak-anak marjinal yang lahir pada tahun 2009 di Kampung Ijo Depok, tepatnya di belakang stasiun kereta api Depok Baru.

Selain menjual produk, filostore.com juga memiliki FiloEvent, berupa aktifitas sosial yang hasilnya juga diarahkan untuk donasi. Hingga saat ini, FiloEvent sudah menggelar 2 kegiatan, yaitu, Buka Puasa bersama Olivia Zalianty dan Lomba Menggambar di House of Dream Depok.

Dengan rangkaian produk dan event yang berkualitas, Priagung yakin akan banyak anak muda berbelanja sambil berdonasi di Filostore.com.

“Semakin banyak berbelanja, semakin banyak adik-adik kita yang mendapatkan manfaat dari donasinya, jadi ayo klik www.filostore.com,†ajak Priagung bersemangat.

filostore.com
twitter: @FiloStore
FB fanpage : FiloStore
Instagram : Filostore_id
[email protected]
telp. : 0811961866

Creativepreneur, Memadupadankan Kreativitas dan Bisnis

Kreativitas adalah membuat sesuatu yang tiada menjadi ada, bisa sebuah produk dan bisa pula sebuah pikiran tertentu.

Kreativitas tidak harus selalu membawa sesuatu yang baru ke dalam dunia, tetapi lebih pada membawa sesuatu yang baru ke dalam diri kita sendiri.

 Kreativitas merupakan bagian integral dalam hidup manusia yang sebenarnya sulit untuk didefinisikan dengan sempurna. Maka, kreativitas menjadi karakteristik dari manusia yang menjadi pembeda antara dirinya dengan hewan dan tumbuhan.

Bicara soal kreativitas, maka seorang entrepreneur dinilai sukses apabila dapat menggabungkan kreativitas dan bisnisnya. Disini, saya menamakannya sebagai seorang Creativepreneur.

Ketika melakukan inovasi kreatif dalam berbisnis, Anda tidak diharuskan untuk menjadi seorang penemu ide original yang luar biasa. Tetapi, yang diperlukan adalah berkreativitas dalam memadukan ide-ide orang lain yang tidak berhubungan.

Seperti Johan Gutenberg, sang penemu mesin cetak. Saat menciptakan mesinnya, ia hanya menemukan dua ide yang tidak berkaitan. Berawal ketika Johan melihat sebuah alat pemeras anggur dan sebuah alat pencetak koin.

Lantas ia berpikir, seandainya ia mengambil beberapa pencetak koin lalu menempatkannya di bawah tekanan alat pemeras anggur, maka ia akan menghasilkan sebuah gambar di atas kertas.

Dari sebuah pemikiran itulah, akhirnya tercipta sebuah mesin cetak yang mampu merubah peradaban literatur kehidupan manusia.

Dari kisah tersebut dapat kita ambil sebuah pelajaran. Bahwa dalam berbisnis yang terpenting adalah suatu naluri kreatif. Karena, banyak sekali penemuan yang sudah didukung oleh cara baru dan teknologi canggih namun tidak pernah mencapai permukaan. Hal ini dikarenakan tidak adanya orang-orang yang mempunyai naluri kreatif yang lebih.

Salam sukses…
Eddy Faisal

H. Eddy Faisal
Tokoh muda Depok dengan Multiple Bussiness
Pemilik gelar Akademis / Sertifikasi: S1 Akuntansi
S1 Manajemen, S1 Hukum Keperdataan, S2 Akuntansi,
S2 Finance, S2 Management
Bersertifikasi Konsultant Pajak dan Bersertifikasi
PROFESSIONAL MANAGEMENT ACCOUNTANT
Mau dapat tips dari Bapak Eddy secara langsung? Kirimkan pertanyaan
seputar usaha Anda di halaman berikut
>> http://www.facebook.com/TipsBisnisUkmEddyFaisal

Rosita Agustini, Ubah Sesuatu Dari ‘Nothing’ Menjadi ‘Something’

Diawali mempelajari buku-buku dari luar negeri dan bereksperimen, kini Rosita Agustini mampu memproduksi kreasi mozaik keramik. Ini dia kisah warga jalan Pitara Raya, Depok yang kini sukses dengan bisnis kreatifnya.

Dalam waktu dua tahun, Rosita berhasil menemukan komposisi yang pas mulai dari semen, lem dan mahir menempelkan pecahan keramik pada semua media. Sisa bahan bangunan yang seharusnya jadi sampah, ditangan wanita ini bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai.

Jalankan Roda Usaha

Untuk memulai seni mozaik ini, Rosita membuat desain. Motif bunga menjadi salah satu pilihan. Tentu pecahan keramik harus disortir sesuai bentuk dan corak warnanya. Sesuai desain, pecahan kramik pun mulai ditempelkan dengan lem khusus. Celah-celah keramik ditutup dengan menggunakan nat atau semen khusus sesuai dengan dasar pot itu.

Pot yang semula laku Rp 5 ribu sampai Rp 20 ribu perbuah, kini bisa dijual dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 500 ribu dengan menambahkan tempelan pecahan keramik pada pot tersebut.

“Lumayan kan buat tambahan, dari pada menjadi ibu rumah tangga saja, ” ucap Rosita, saat bincang santai dengan depoklik, beberapa waktu lalu.

Hasil kreasi Rosita tidak hanya pot saja, di tangan Ibu rumah tangga ini, serpihan-serpihan keramik itu bisa dituangkan dalam bentuk lukisan, guci, hiasan dinding, hingga kursi dan meja.

Galeri berbentuk segi enam yang beralamat di Jl Pitara Raya No 33 RT 001 RW 015 Pancoran Mas Depok menjadi studio sekaligus tempat untuk menjajakan kreasi cantiknya. Galeri ini dibuka Rosita 2005 silam.

Untuk menjalankan roda usahanya, Rosita memasarkan kreasi-kreasinya dengan harga yang cukup terjangkau untuk semua kalangan. untuk Pot dibandrol mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 500 ribu, sementara Guci Rp 200 ribu hingga Rp 750 ribu, sedangkan untuk Meja harga yang ditawarkan mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp 1,5 juta.

Turunkan Ilmu

Rosita pun tidak menyimpan ilmunya untuk dirinya sendiri, ia pun sempat mengajarkan kepada tetangga di sekitar galeri dan siswa mulai dari SMP hingga SMA.

“Dulu pernah ada pesanan pot 100 buah untuk hotel dan harus selesai seminggu, jadi saya meminta bantuan kepada tetangga dan siswa yang belajar,” tuturnya.

Saat ini Rosita membuka kursus digalerinya, sehingga orang yang ingin belajar mozaik bisa dengan mudah memperoleh bahan dan caranya. “Saya sudah menyediakan medianya, potongan keramik, lem khusus dan semennya, mereka tinggal menempelkan saja,” jelas Rosita.

Tidak jarang Rosita memberdayakan tetangga dan siswa-siswa yang ikut belajar di rumahnya untuk membantu mengerjakan pesanan.

Pengalamannya yang paling berkesan ketika diminta mempercantik rumah milik Meriam Belina. Aktris senior Indonesia itu meminta Rosita mengaplikasikan karyanya di setiap sudut rumah Meriam,  mulai dari tempat sampah, hingga kamar mandi.

Tentunya, aksi warga Depok yang satu ini dapat menjadi inspirasi bagi warga lain yang ingin memulai usaha, khususnya kaum perempuan.

Itulah kisah sukses warga Depok, yang membuktikan bahwa kreatifitas bisa merubah sesuatu dari nothing menjadi something. Bagaimana dengan kreasi dan usaha Anda?

 

Ricky Juliansyah
Foto: RJ

Cantik dan Unik! Balutan Batik pada Pot Tanaman

Pot Batik ala Suyono merupakan salah satu UKM unggulan Kota Depok. Kerajinan yang bergerak di industri kreatif ini diharapkan menjadi pemacu roda ekonomi masyarakat.

Pria yang akrab disapa Pak Yono ini membuat pot batik karena terinspirasi dari keindahan motif batik. Dikediamannya yang di Pondok Sukmajaya Permai Depok, Pak Yono melalui Say Gallery miliknya menciptakan sebuah terobosan baru, yaitu memberikan motif batik pada pot tanaman.

Bahan dasar pot batik ini berasal dari pot keramik atau plastik yang kemudian ditempel kain batik, didempul selanjutnya dicoating dan dipernis (Glossy/Dop).

Karena keahliannya, pot batik ini tampak seperti lukisan padahal hanya kain batik yang ditempel pada pot tanaman. Kain batiknya pun diperoleh dari limbah kain. Jadi Pak Yono memanfaatkan bahan tak terpakai menjadi karya yang bernilai.

Bisa dikatakan pot batik Pak Yono hanya satu-satunya di Indonesia. Hasil karyanya itu telah memberikan warna baru dalam industri kerajinan dan perdagangan.

[slideshow post_id=”20043″]

AZIZAH/DN
FOTO : WISNU HARI SANTOSO 

Pembuatan Cutting Stiker Beromset Jutaan Rupiah

Bisnis Stiker Beromset Puluhan Juta : Sejumlah pekerja sedang menyelesaikan pembuatan stiker di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (28/1). Menurut Kang Jamal (29) salah satu pemilik usaha stiker tersebut mengaku dengan berbisnis stiker dapat menghasilkan puluhan juta perbulannya. Di tempat usahanya ini berbagai jenis stiker bisa diciptakan dengan cepat, proses penyelesaiannya dalam sehari bisa menghasilkan 10 motif jenis stiker dengan jumlah seribu buah stiker lebih.

[slideshow post_id=”20014″]

FOTO: WISNU HARI SANTOSO

Berkah Tahun Baru Bagi Penjual Jagung

Jelang malam tahun baru, para penjual jagung pun tampak menjamur. Tidak hanya di sejumlah pasar tradisional, para penjual jagung menyebar di sepanjang jalan di pemukiman penduduk.

Pemandangan ini tampak di Jalan Dewi Sartika Depok. Tak jarang para pedagang yang semula tidak menjual jagung, beralih menjadi penjual jagung dadakan.

Hal ini dilakukan Dedi (33), pria yang berjualan jagung di jalan sejajar Rel Dewi Sartika Depok ini rutin tiap tahun menjajakan jagung manis. “Biasanya lebih untung jual jagung di malam tahun baru, karena banyak yang cari,” ungkapnya, Senin (31/12).

Pria yang biasanya menjual sayur mayur di Pasar Kemiri, melego jagung Rp 1.500 per buah. Dia menyiapkan 1 ton 2 kuintal jagung yang dipasok dari daerah Bogor Jawa Barat. “Mudah-mudahan enggak hujan, biar abis semuanya,” harap Dedi.

Hal serupa dilakukan oleh Abdulah (60), pedagang jagung yang membuka lapaknya di depan Carefour Dewi Sartika. “Biasanya babeh jualan perabotan rumah tangga, buat hari ini jualan jagung. Biasanya ramai kalo tiap malam tahun baru,” ujar Abdulah.

Abdulah menambahkan, ia menjual jagung dengan harga Rp 1.500 per buah yang disatukan di kantong plastik berisi 10 buah. “Kalau milih harganya beda, jadi Rp 20.000,” tambahnya. Ia menyiapkan 2 kuintal jagung untuk dijualnya hari ini.

Sementara, jagung yang masuk ke perumahan dan pemukiman penduduk, harganya sudah merangkak naik. Seperti Mulyono, pria yang sehari-hari berjualan tempe melego jagung per 10 buah dengan harga Rp 20.000.

“Karena sudah dibersihkan mas, tinggal bakar aja,” ungkap mulyono, pedagang jagung yang membuka lapak di Perumnas Depok 1.

Ricky Juliansyah
Foto: Ricky