fbpx

Ketika Memutar Pulpen Bukan Sekadar Pengusir Bosan

Memainkan atau memutar-mutar pulpen atau pensil di tangan mungkin sesuatu yang biasa dilakukan di dalam kelas atau di tengah rapat. Namun, tetangga kita yang satu ini menyulap aktivitas iseng ini menjadi sebuah atraksi yang mencengangkan.rnrnDia adalah Gland Satriavianto, warga Jalan Pekapuran, Kelurahan Sukatanni, Tapos, Depok, Jawa Barat yang sudah terbiasa berakrobat dengan pulpen dalam ratusan trik berbeda. Jumat (15/7) malam lalu, pria kelahiran Jakarta, 21 tahun silam ini telah membuat depoklik tercengang melihat pulpen yang menari-nari di jarinya.rnrnGland, yang kini menjadi moderator forum Komunitas Pen Spinning Indonesia, mengaku mulai tertarik dengan aksi pen spinning sejak menonton sebuah video di Youtube. Merasa tertantang, Gland giat mencari tutorial via internet dan berlatih mulai dari trik-trik dasar, seperti thumb around, charge, sonic, dan fingerpass.rnrnDengan menguasai 150 hingga 200 trik, Gland pernah mengikuti kejuaraan internasional Universal Pen Spinning Tournament, yang digelar oleh Amerika dan Kanada pada Februari 2011. Saat itu, ia berhasil lolos hingga ke babak semifinal. “Hingga kini, baru Jepang dan Cina yang pernah menggelar kejuaraan internasional,†jelas Gland. Kejuaraan ini biasanya digelar secara online, dengan mengunggah video atraksi Pen Spinning dan kemudian dinilai oleh tim juri.rnrnUntuk melakukan Pen Spinning dibutuhkan pulpen khusus, kecuali untuk trik-trik dasar. “Kalau pakai pulpen biasa, nggak dapet momentumnya,†jelas Gland. Pulpen tersebut dibuat dengan menggabungkan bagian-bagian tertentu dari beberapa pulpen biasa yang tintanya telah dibuang. Jika dijual, kisaran harga pulpen modifikasi yang dibuat sendiri untuk Pen Spinning berkisar pada harga Rp 100.000 hingga Rp 300.000.rnrnMeskipun terlihat sederhana hanya dengan modal sebuah pulpen, dibutuhkan niat, fokus, dan latihan rutin untuk dapat menguasai trik-trik Pen Spinning. “Banyak yang minta diajarin, terus bosan,†aku Gland. Padahal, untuk menguasai satu trik saja dibutuhkan cukup banyak perjuangan. Selain berlatih, lanjut Gland, sebaiknya mereka yang ingin bisa harus perbanyak sharing dengan komunitas, nonton atau upload video, latihan trik-trik baru.rnrnSebagai moderator forum, Gland mengakui sangat berharap agar Komunitas Pen Spinning dapat lebih dikenal di Indonesia, khususnya di Depok.rnrnTertarik bergabung? Silakan kunjungi halaman Facebook: Indonesia Pen Spinning Board, atau forum:  http://ipsb-online.co.cc.rnrn rnrnDisa TannosrnrnFoto: Disa

Leave a Comment