fbpx

Korban Keracunan Beras Plastik di Cipayung Masih Mual-Pusing

Ilustrasi-Keluarga korban keracunan karena diduga mengonsumsi beras plastik di Cipayung, Depok masih merasakan mual dan pusing (istimewa).
Ilustrasi-Keluarga korban keracunan karena diduga mengonsumsi beras plastik di Cipayung, Depok masih merasakan mual dan pusing (istimewa).

Depoklik.com – Meski telah seminggu berlalu, korban keracunan beras plastik, Naiman sekeluarga, mengaku masih merasakan dampak buruknya. Warga Jalan Inpres Ratu Jaya II, RT 03/02, Ratu Jaya, Cipayung, Depok, itu masih mengalami mual dan pusing meski tak separah saat hari pertama keracunan.

“Ulu hati saya sakit sampai sekarang. Masih terasa kembung juga,” ungkap istri korban, Nyai Saripah, di kediamannya, Selasa, 26 Mei 2015.

Selain dirinya, lanjut Saripah, suaminya juga masih merasakan sedikit pusing hingga saat ini. Padahal, keluarga tersebut sudah berobat ke klinik terdekat.

“Suami saya masih pusing katanya, mules juga. Tapi, untungnya tetap bisa kerja, padahal sudah berobat,” kata Saripah.

Selain Naiman, keluarganya yang lain juga ikut makan nasi dari beras plastik tersebut, termasuk istrinya Saripah serta lima anggota keluarga lainnya. Rinciannya ialah anak pertama Nenti (30) dan anaknya, Khusnul (9), anak kedua Nita (27) beserta suaminya Asep (35), dan anak bungsu Naiman, Nopriansyah (20).

Namun, hanya Naiman, Saripah, dan Neti saja yang terpaksa dilarikan ke klinik terdekat karena mengalami keracunan paling parah.

Beras plastik tersebut diakui Naiman didapatnya dari pemberian 40 warga Perumahan Depok Jaya, Jalan Nanas RT 03/03, Depok Jaya, Depok, Sabtu, 16 Mei 2015 lalu.

Sumber: kompas.com

Leave a Comment