fbpx

Liga Tari UI Menari Sampai Tunisia

DUNIA seni selalu sarat manusia berprestasi, seperti sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Liga Tari Mahasiswa Universitas Indonesia Krida Budaya yang baru saja menggelar pertunjukan tari mereka di Tunisia bulan Juli lalu. Kedatangan para penari muda berbakat di utara Benua Afrika ini untuk memenuhi undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Tunisia dalam rangka memperingati “50th Hubungan Diplomatik Indonesia-Tunisiaâ€. Sejak tanggal 18 Juli hingga 30 Juli lalu, Liga Tari UI tak sekedar tampil di KBRI tapi juga berpartisipasi sebagi performer dalam acara festival-festival musim panas di berbagai kota di Tunisia, seperti Tunis, Sousse, Djerba an Gafsa.

Sepuluh penari Liga Tari UI ditemani seorang pemusik professional yaitu Nazrul Zein, Niniek L. Karim selaku pembina, serta pelatih Liga Tari UI, Tom Ibnur ini membawakan berbagai tarian tradisional Indonesia dihadapan Duta Besar RI untuk Tunisia, M. Ibnu Said, masyarakat dan pejabat Tunisia. Antara lain, Tari Indang Piring Awan Bailau, Tari Gantar, Tari Makosu, Tari Batang Hari, Tari Zapin Gasing, Tari Topeng Ubruk, Tari Dongang Dongang dan Tari Baris Ksatria Jaya. Para penari tersebut tidak hanya gemulai menggerakkan tubuhnya tetapi mereka juga lihai dalam memainkan musik-musik tradisional guna pengiring tarian.

“Masyarakat Tunisia sangat antusias disana saat menyaksikan kami. Beberapa dari mereka malah mengaku menyukai seni tari Indonesia,†cerita Fiqi Banafsaji mahasiswa jurusan Sastra Belanda, Universitas Indonesia. Dengga bangga pula, Fiqi menceritakan penampilan Liga Tari UI di kota Sousse sempat disaksikan oleh Presiden Tunisia, Zine El Abidine Bin Ali, para mentri Tunisia dan para duta besar berbagai Negara untuk Tunisia. Salut untuk Liga Tari UI yang membawa budaya Indonesia ke internasional dan ditunggu ‘oleh-oleh’ ceritanya dari penampilannya di negara lain.

Windu Puspa Ningtyas

Foto: dok. Liga Tari UI

Leave a Comment