Pegiat Pendidikan dan Lingkungan Hidup Royhan Benasetya Tutup Usia

Alm. Royhan Benasetya, pegiat lingkungan hidup dan kepala sekolah SMK Prisma, Sawangan, Depok.

Kepala Sekolah SMK Prisma, Sawangan yang juga dikenal sebagai aktivis lingkungan di Kota Depok Royhan Benasetya (44) tutup usia, Minggu (2/11) pagi ini.

Herri Setiawan, Ketua Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Depok yang juga kerabat Roy mengatakan, almarhum dikabarkan meninggal dunia dalam tidurnya.

“Pulang ke kediamannya tadi malam, Pak Roy langsung tidur dan paginya keluarga mengatakan almarhum sudah meninggal dunia,†ucapnya kepada depoklik di Sekolah Prisma, Sawangan yang menjadi rumah duka.

Almarhum merupakan aktivis Forum Komunitas Hijau dari komunitas Depok Berkebun. Kegiatan terakhir yang diorganisir olehnya adalah Festival Situ Depok. Selain persoalan lingkungan, Roy juga aktif berjaring dengan komunitas warga Depok lainnya, seperti Depok Digital dan Depok Creative.

Didi Diarsa, co-founder dari co-working space Code Margonda mengatakan, almarhum adalah orang yang baik bahkan salah satu putra terbaik yang dimiliki Kota Depok. “He is a good man. Depok kehilangan salah satu putera terbaik, pegiat pendidikan, pegiat lingkungan,†ucapnya.

Senada dengan Didi, Coki Lubis, CEO Depoklik, yang turut datang ke rumah duka mengatakan, almarhum merupakan salah satu pegiat komunitas Depok yang menginisiatori Urban Civic Movement, gerakan warga perkotaan yang aktif menyuarakan Smart City untuk Kota Depok yang layak huni.

“Mas Roy termasuk pegiat komunitas Depok yang menginspirasi. Saya yakin, teman-teman almarhum dan komunitas pasti terus melanjutkan aktivismenya, seperti urban farming dan lain-lain. Tak ada yang sia-sia dari gugurnya seorang ‘pejuang’,†tutup Coki.

Selain keluarga besarnya, tampak sekolah SMP dan SMK Prisma Depok Minggu pagi itu dipenuhi para siswa, sejumlah pegiat komunitas dan aktivis lingkungan. Tampak pula Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok Kania Purwanti hadir malayat.

Bobby Afif/frd

Leave a Reply