fbpx

Pengamanan Seluruh Pintu Masuk di ITC Depok Diperketat

Petugas keamanan di ITC Depok berjaga-jaga dan lebih waspada, Selasa (24/2/2015) (foto: Budi Malau/Warta Kota).
Petugas keamanan di ITC Depok berjaga-jaga dan lebih waspada, Selasa (24/2/2015) (foto: Budi Malau/Warta Kota).

Pascaledakan berkekuatan rendah dari kardus yang diduga bom di toilet lantai 2 atau Lantai Mezanine pusat perbelanjaan ITC Depok di Jalan Margonda Raya, Senin, 23 Februari 2015, pengamanan di pusat perbelanjaan yang ada di samping Balai Kota Depok itu tampak diperketat.

Mulai dari pintu depan atau pintu utama serta pintu samping dan pintu belakang gedung ITC, tampak sejumlah petugas memeriksa bawaan pengunjung baik secara manual atau dengan alat detektor.

Biasanya tidak ada pemeriksaan petugas seperti ini. Selain itu di beberapa lorong di setiap lantai di pusat perbelanjaan, petugas keamanan tampak lebih waspada. Beberapa petugas kepolisian juga tampak seliweran di sekitar ITC Depok.

Kendaraan roda empat yang masuk ke kawasan parkir gedung juga wajib menjalani pemeriksaan dengan alat metal detektor.

“Protapnya memang pengunjung diperiksa seperti ini. Tidak ada yang berbeda,” kata Darmono, Manajemen Operasional ITC Depok, Selasa (24/2).

Menurut Darmono, aktivitas di ITC Depok kondusif dan berjalan normal pasca peristiwa dugaan ledakan bom berkekuatan rendah, Senin kemarin. “Semuanya normal seperti biasa,” ucapnya.

Karyadi, penjaga salah satu toko di ITC Depok mengakui ada pengamanan yang lebih ketat pasca terjadinya ledakan di lantai 2 ITC Depok.

“Beda lah Mas penjagaannya dibanding hari biasa. Biasanya nggak ada pemeriksaan barang secara detail begini. Apalagi di setiap pintu masuk pengunjung diperiksa. Biasanya sih agak bebas,” katanya di ITC Depok.

Sebelumnya, Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah mengatakan, akibat peristiwa ledakan daya rendah di ITC Depok, pihaknya menetapkan status waspada atas kondisi keamanan di Kota Depok.

“Kami sudah perintahkan semua anggota meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan di Depok dan pusat keramaian,” kata Subarkah.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Comment