fbpx

Polisi Berseragam ala Densus, Pengendara: Depok Mengerikan?

Polresta Depok gelar razia dalam menertibkan kejahatan di jalan (foto: poskkotanews.com).
Polresta Depok gelar razia dalam menertibkan kejahatan di jalan (foto: poskkotanews.com).

Ratusan aparat kepolisian bersama TNI melakukan penyisiran di sejumlah ruas jalan di Kota Depok. Selain senjata lengkap, operasi ini juga mengerahkan sejumlah pasukan khusus.

Lalu, sebagian besar publik pun bertanya, benarkah Depok begitu rawan? Kondisi ini pun, seolah menimbulkan pertanyaan dari sejumlah warga yang masih terjaga dari tidurnya. Khususnya, mereka yang berada di sekitar Jalan Margonda dan Jalan Juanda.

Sebagian pengendara yang diberhentikan tampak gugup, terlebih ketika mereka dihampiri pasukan bersenjata yang berpenampilan mirip Densus 88. Pasukan ini adalah Tim Jaguar, yang merupakan tim khusus yang dibentuk Polresta Depok untuk menangkal kejahatan jalanan.

“Ngeri juga sih ya, bawa senjata panjang segala. Emang Depok begitu mengerikan yah? Sebenarnya sih, saya bersyukur juga ada banyak polisi yang menjaga. Namun, ya jangan berlebihan juga sih ya,” kata Ahmad, salah satu pengendara yang sempat diperiksa petugas.

Sementara itu, Kepala Biro Operasional Polda Metro Jaya, Kombes Daniel Pasaribu, mengatakan, operasi skala besar ini dinilai perlu. Terlebih, dalam sebulan terakhir ini, kota tersebut rentan akan aksi kejahatan jalanan yang sangat meresahkan.

“Total ada sekitar 750 personel, yang tersebar di tujuh titik yang dianggap rawan. Salah satunya, karena adanya aksi kejahatan (begal motor). Kita bertekad untuk itu tidak terulang lagi,” kata Daniel.

Depok, lanjut dia, adalah kota yang tidak terlalu rawan. Namun, karena dalam sebulan terakhir kasus kejahatannya meningkat, operasi skala besar ini pun terpaksa dilakukan.

Daniel menambahkan, razia gabungan dengan sandi operasi Bina Kusuma ini akan berlangsung hingga 17 Februari 2015. “Kemudian akan dilanjutkan dengan operasi cipta kondisi. Ini untuk memberikan rasa aman pada masyarakat,” pungkasnya.

Operasi yang berlangsung di tujuh titik rawan kejahatan jalanan itu sempat membuat geger pengguna pengendara. Terlebih, ketika sejumlah polisi dari Tim Jaguar (unit khusus Polresta Depok) yang berpenampilan ala Densus 88 itu turun langsung memeriksa sejumlah pengendara sambil menenteng senjata laras panjang lengkap dengan rompi anti peluru, masker, dan helm, serta alat pengaman siku dan dengkul.

Tim itu menyisir Jalan Margonda, Juanda hingga ke arah Cimanggis-Tapos. Tak heran, jika sebagian pengendara pun sempat panik dengan hal tersebut. Beberapa pengendara, bahkan menganggap penampilan tersebut berlebihan.

Sumber: viva.co.id

Leave a Comment