fbpx

Polisi: Penyusup Di Mako Brimob Tidak Ada Kaitannya Dengan Penahanan Ahok

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Humas Polri Brigjen Rikwanto membenarkan adanya tembakan peringatan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Rabu (10/5).

Rikwanto menjelaskan kronologi terjadinya tembakan peringatan diawali adanya dua orang yang berboncengan.

“Tadi jam 13.15 WIB, ada dua orang berboncengan masuk ke pintu samping, dekat rumah sakit, masuk ke asrama Brimob tanpa meminta izin, tanpa memberi tahu kepentingannya,” kata Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Nomor 3, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/5).

Menurut Rikwanto, kedua orang tersebut bukanlah penghuni asrama Brimob, sehingga ada yang mencurigai dan meneriaki mereka, namun tidak diindahkan.

“Padahal dia bukan penghuni asrama Brimob. Sehingga ada yg mencurigai dan diteriaki, tetapi tidak diindahkan, kemudian dilakukan pengejaran dan penembakan peringatan kepada yang bersangkutan dan memang berhenti,” ujarnya.

Setelah digeledah, kedua orang tersebut tidak membawa identitas. Keduanya dicurigai mempunyai niat buruk mencari sesuatu.

“Kemudian digeledah, diperiksa, dia tidak membawa barang yang dibawa, memang namun dia tidak membawa identitas. Dan, setelah diteliti apa motivasinya, memang ada niat jelek ingin mencari sesuatu atau mencuri,” tuturnya.

Rikwanto juga menegaskan peristiwa ini tidak ada sangkut pautnya dengan penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Tidak ada hubungannya dengan Ahok,” tegas Rikwanto.

Leave a Comment