fbpx

Polisi Temukan 2 Bukti, Akseyna Diduga Dibunuh

Polisi evakuasi mayat pria yang ditemukan di Danau UI Depok, Kamis (26/3/2015) (viva.co.id/Zahrul Darmawan).
Polisi evakuasi mayat pria yang ditemukan di Danau UI Depok, Kamis (26/3/2015) (viva.co.id/Zahrul Darmawan).

Depoklik.com – Dugaan kematian Akseyna Ahad Dori (18) akibat dibunuh tampaknya semakin menguat. Polisi meyakini Akseyna kemungkinan ditenggelamkan dalam keadaan tidak sadar ke dalam Danau Kenanga di kompleks Universitas Indonesia (UI), Depok.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti mengatakan, ada dua bukti yang menunjukkan adanya pembunuhan dalam kasus tersebut. “Ujung belakang sepatunya rusak,” kata Khrisna, Kamis (4/6).

Kerusakan tersebut, lanjut Khrisna, diduga terjadi karena Akseyna diseret saat dibawa ke dekat Danau Kenanga. Lalu korban ditenggelamkan pelaku. Bukti kedua adalah luka yang ada di wajahnya. “Luka ini diduga akibat penganiayaan,” ujarnya.

Untuk memastikan hal itu, dia mengaku pihaknya masih melakukan penyidikan dengan membentuk tim satuan tugas khusus guna memecahkan misteri tewasnya mahasiswa Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI itu. Tim ini terdiri atas Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok dan Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. “Kami sedang mengerucut ke pelakunya,” ucapnya.

Sudah lebih dari dua bulan sejak jenazah Akseyna ditemukan mengambang di Danau Kenanga pada 26 Maret 2015. Sempat muncul dugaan bahwa mahasiswa itu bunuh diri, karena ditemukan surat wasiat di kamarnya. Namun belakangan, polisi menemukan bukti-bukti lain yang mengerucut pada dugaan pembunuhan.

Sumber: tempo.co

Leave a Comment