fbpx

Posbindu Dahlia Senja Ajak Lansia Hidup Sehat Dengan Senam

Salah satu persolan yang serius bagi para lansia adalah menurunnya derajat kesehatan karena mulai melemahnya kerja organ tubuh. Namun hal itu bisa dicegah dengan olahraga yang teratur.

“Di samping olahraga jalan kaki, senam juga sangat dianjurkan karena gerakannya yang lebih variatif sehingga tidak mudah bosan,” ungkap Ketua Posbindu dan komunitas Dahlia Senja Kelurahan Limo, Ratna Habsari, kepada Depoklik, Kamis (26/5).

Demi menghindari kebosanan saat berolahraga, ia menyarankan agar para lansia ikut bergabung dalam kelompok senam.

“Karena suasana yang gembira bisa mengurangi stress,” ujarnya.

Komunitas Dahlia Senja rutin melakukan senam setiap Sabtu pagi, di Kebun Puri Kerta Bumi, Jalan Naman Iskandar, kelurahan Limo, Depok.

“Tempatnya milik bapak I Putu Gede Ary Suta yang dipinjamkan kepada Posbindu Dahlia Senja untuk kegiatan senam setiap Sabtu,” katanya.

Sambung Ratna, alasan senam dilakukan di Kebun Puri Kerta Bumi karena luas tempatnya cukup besar sehingga bisa digunakan banyak orang.

“Tempatnya sangat luas, indah bernuansa Bali sehingga sangat nyaman untuk kegiatan senam. Itu menjadi salah satu daya tarik sehingga peserta senam terus bertambah. Sekarang mencapai 80 an anggota,” ujarnya.

Di samping faktor tempat, jenis senam yang dilakukan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para anggota yang bergabung.

“Setiap Sabtu berganti jenis senam dan pelatih. Tapi semuanya adalah senam yang memang didisain oleh para ahlinya untuk kesehatan lansia,” tuturnya

Saat ini ada beberapa jenis senam yang dilakukan Komunitas Dahlia Senja, seperti senam osteoporosis untuk kesehatan tulang, senam vitalisasi otak untuk mencegah kepikunan, senam diabetes untuk menjaga dan mengontrol sakit diabetes, senam fisioterapi untuk perbaikan posture dan mencegah penyakit sendi, dan senam ayo bersatu senam yang dinamis untuk kesegaran jasmani.

“Keanggotaan bersifat terbuka siapa saja boleh tapi sementara ini anggotanya baru lansia wilayah kelurahan Limo saja,” ujarnya.

Untuk keanggotaan, lanjut Ratna, ditetapkan iuran dengan sistem subsidi silang, sebesar Rp. 5000. Namun bagi yang tidak mampu tidak dipungut bayaran alias gratis. Uang itu nantinya dikembalikan ke anggota dalam bentuk sarapan dan piknik bersama.

“Ayoooo silahkan Gabung! Mau sehat? Ya senam!” tutupnya.

(baf)

Leave a Comment