fbpx

Sadis, Bayi Dibunuh Sambil Disaksikan Live Melalui Facebook Oleh Ibu Kandungnya

Setelah kisah bunuh diri Pahinggar Indrawan alias Indra dan penembakan orang asing oleh seorang pria di Ohio yang disiarkan secara live di facebook, kisah tragis kembali terjadi pada Senin (24/4) lalu. Seorang bayi berusia 11 bulan dibunuh secara sadis dan disiarkan oleh pelaku lewat Facebook secara live.

Pelaku yang diketahui bernama Wuttisan Wongtalay. Meupakan kekasih dari ibu korban, Jiranuch Trirat (22 tahun). Sang ibu pun menyaksikan langsung pembunuhan putri kandungnya, Natalie, di Phuket, Thailand.

Seperti dikutip the Guardian, setelah melihat saat-saat mengerikan dalam siaran itu, Jiranuch bergegas melaporkan kejadian tersebut ke polisi setempat.

“Saya sedang bersama kakak laki-laki saya dan dia sedang membuka Facebook. Dia menggeser laman Facebook ke bawah dan melihat siaran langsung itu. Saya berpaling dan melihatnya (Wuttisan) menjatuhkan anak perempuan saya dengan tali dilehernya dan saya tidak dapat terus menontonnya,” kata Jiranuch kepada AFP, Kamis (27/4).

Setelah polisi melakukan pencarian, jasad Natalie ditemukan beberapa jam kemudian. Jasad Wuttisan juga ditemukan karena ia melakukan bunuh diri setelah membunuh Natalie.

Wuttisan dikenal selalu bersikap baik terhadap anak perempuan mereka, Natalie. Pria itu sering menjaga Natalie, jika Jiranuch sedang mengikuti kelas di sekolah. Namun pasangan kekasih ini memang sering bertengkar.

“Aku memaafkannya, karena menahan amarah untuk waktu yang lama tidak akan membuat putriku kembali,” ujar dia.

Pembunuhan yang disiarkan secara langsung memicu reaksi dunia dan menjadi perdebatan baru mengenai bagaimana perusahaan media sosial dapat dengan cepat mengatasi siaran langsung yang mempertontonkan tindak kekerasan, bunuh diri, ataupun pembunuhan.

Video tersebut tetap berada di Facebook selama sekitar 24 jam. Pendiri Facebook Mark Zuckerberg bersumpah akan mengatasi masalah tersebut .

Leave a Comment