Tanggapan GNPF MUI Terkait Permintaan Penangguhan Penahanan Ahok

Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustadz Zaitun Rasmin mengatakan, pihaknya menghargai upaya pendukung terpidana kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang ingin mengajukan penangguhan penahanan. Namun, ia juga berharap agar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tetap independen.

“Kami menghargai sebagai upaya hak mereka. Tapi kita berharap pengadilan tinggi tetap bisa independen, tetap mempertimbangkan hati nurani, begitu banyak rakyat Indonesia yang meminta Pak Ahok di penjara sejak dari awal sampai saat ini,” kata Ustadz Zaitun, Kamis (11/5).

Pengajuan penangguhan penahanan tersebut merupakan hak dari pendukung Ahok. Namun, Ustadz Zaitun juga mengingatkan kepada Pengadilan Tinggi maupun kepada pendukung Ahok bahwa kasus ini bukan kasus biasa.

“Perlu juga kami ingatkan, baik pendukung Ahok maupun pengadilan tinggi, kasus ini bukan kasus biasa, karena itu harus berhati-hati. Kalau mereka bereaksi berlebihan ini berbahaya terhadap reaksi orang lain,” katanya.

GNPF saat ini hanya berharap agar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tetap bisa memandang kasus ini secara jernih dan tidak hanya mempertimbangkan tuntutan dari sekelompok orang tersebut. Hakim perlu mempertimbang juga tuntutan jutaan umat Islam yang sejak awal memang menuntut Ahok dipenjara.

Terkait hal tersebut, Ketua Advokat GNPF MUI, Nasrullah juga akan mengajukan surat kepada Pengadilan Tinggi Jakarta, sehingga pengajuan penangguhan penahanan Ahok tersebut tidak dikabulkan.

“Kalau adovokasi GNPF kemarin, yang ketuanya Nasrullah bilang akan mengajukan surat ke Pengadilan Tinggi agar tidak menerima surat penangguhan penahan itu,” kata Ustadz Zaitun.

Labih lanjut Ustadz Zaitun berpendapat, seharusnya pendukung Ahok juga menghargai apapun keputusan majelis hakim seperti halnya GNPF MUI selama ini.

“Kita kan katanya sama-sama menghormati hukum. Tapi gak apa-apa juga kalau mereka mengajukan itu hak mereka kan. Pengajuan penangguhan hak mereka,” ujarnya.

Leave a Reply