Ustadz Zaitun Yakin Hakim Masih Punya Hati Nurani Untuk Hukum Berat Ahok

Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Muhammad Zaitun Rasmin atau yang dikenal dengan panggilan ustadz Zaitun masih yakin bahwa terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan divonis dengan hukuman lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di sidang putusan pada 9 Mei mendatang.

“Saya yakin hakim masih punya hati nurani dan Insya Allah terdakwa Ahok akan divonis lebih berat dari hukuman JPU,” kata ustadz Zaitun, Sabtu (29/4).

Ustadz Zaitun menegaskan, putusan Hakim yang lebih adil ini menjadi harapan banyak umat Islam di tanah air, setelah JPU dibakhir persidangan lalu hanya menuntut terdakwa Ahok dua tahun hukuman masa percobaan dan satu tahun hukuman penjara.

“Kita masih berharap pada pembacaan putusan nanti, majelis Hakim akan memvonis hukum terberat,” ucapnya.

Jelasnya, sudah banyak pakar hukum, ulama dan para tokoh nasional memandang tuntutan JPU terlalu ringan dan tidak sebanding dengan perbuatan dilakukan terdakwa.

“Karena itu, atas tuntutan JPU ini kita berharap Hakim tidak terpengaruh dan tetap fokus menjatuhkan hukuman seberat-beratnya,” harapnya.

Ditanya mengenai perbandingan tuntutan terhadap Ahok yang lebih ringan daripada Buni Yani yang mengunggah ulang video Ahok di Kepulauan Seribu, ustadz Zaitun enggan memberi komentar.

Menurutnya, permasalahan utama saat ini adalah vonis berat pelaku penista agama dengan terdakwa Ahok.

Recommended For You

About the Author: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *