fbpx

Walikota Depok Ajak Masyarakat Untuk Ikut Berperan Mewujudkan Smart City

DEPOKLIK. Walikota Depok, Mohammad Idris menyatakan komitmennya untuk mengaplikasikan program kota cerdas atau smart city di Kota Depok. Hal itu dikatakannya saat membuka program penebaran 100 ribu benih ikan air tawar di Situ Cilodong, Sukmajaya, Depok.
Menurut Idris konsep smart city merupakan hasil kesepakatan bersama 19 kota dan kabupaten se Indonesia dalam pertemuan di Universitas Gajah Mada, Jogjakarta, beberapa waktu lalu.
Dalam paparannya itu ia menyebut bila smart city tidak akan berjalan tanpa ada keterlibatan masyarakat di dalamnya. “Jadi bukan hanya sebatas IT,” kata dia, di Situ Cilodong, Kamis (29/9).
Idris juga mengatakan bila saat ini Pemkot Depok juga tengah membangun Komunikasi dengan provinsi Jawa Barat dalam hal pembangunan kota. Bahkan presiden juga sudah menantang Depok untuk mengambil alih aset yang dimiliki pusat untuk dikelola secara mandiri oleh Pemda.
“Depok akan diberikan otoritas pengelolaan, atau asetnya dikasih ke kita. Apalagi bisa dimediasi Pokja atau Forum Komunitas Hijau.”
Peran lembaga dan institusi lain yang memiliki kepentingan di Depok juga akan dilibatkan untuk merealisasikan program-program Pemkot. “Siapa itu? Pengusaha,” ujarnya.
Dengan adanya kerjasama ke pihak swasta diharapkan dana CSR yang dikeluarkan para pengusaha bisa memberikan dampak positif terhadap pembangunan Depok.
“Kita pemerintah lewat OPD terkait tengah melakukan komunikasi intensif dengan pengusaha-pengusaha yang punya kepentingan,” kata Idris.
Nantinya pengusaha yang tidak mau mengeluarkan CSRnya akan diberikan sebuah sanksi. “Sanksi bisa administrasi,” pungkasnya.
(baf)

Leave a Comment