fbpx

Walikota Depok Keluarkan Imbauan Ke Perusahaan Terkait Penggunaan Atribut Natal Bagi Pegawai Muslim

DEPOKLIK. Walikota Depok Mohammad Idris menghimbau kepada aparatur kecamatan dan kelurahan untuk menyosialisasikan fatwa MUI nomor 56 Tahun 2016 terkait penggunaan atribut natal bagi pegawai beragama Islam.

Hal itu dikatakannya dalam apel bersama di Balaikota Depok pada Senin (19/12/2016).

“Kami akan memberikan surat imbauan kepada para pelaku usaha dan perusahaan untuk tidak memaksakan pegawai Muslim memakai atribut Natal,” kata dia seperti dilansir Depok.go.id.

Ada beberapa point dalam imbuan tersebut seperti mengedepankan toleransi beragama, tidak memaksakan pemakaian atribut, serta pegawai Muslim diharapkan untuk mengikuti fatwa MUI.

Idris menyebut imbauan tersebut demi meneguhkan kembali nilai-nilai toleransi antar umat beragama yang saat ini mulai terkikis.

“Harus segera disosialisasikan agar tidak ada kesalapahamam menafsirkan fatwa tersebut,” jelasnya.

Menurut Idris akan indah bila perusahaan di Depok menyediakan ruanh untuk saling menghormati keyakinan dan bukan memaksakan tradisi agama yang dianutnya kepada yang berlainan.

 

“Intinya kami ingin masyarakat dapat saling toleransi dan menghormati, jangan sampai hari besar keagamaan malah ada persoalan intoleransi yang timbul,” tegasnya.

(ard)

Leave a Comment