Wapres Minta Universitas Islam Kembangkan Riset Dan Teknologi

Perguruan tinggi islam di Indonesia harus dapat mengembangkan riset di berbagai bidang, terutama ilmu kedokteran agar bisa mengikuti perkembangan teknologi. Dikatakan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla, dalam sambutannya pada Dies Natalis Universitas YARSI Ke-50 di Jakarta, Kamis (27/4).

Perkembangan ilmu kedokteran berkembang pesat dalam kurun waktu tiga tahun.

“Ilmu tidak punya batasan-batasan lagi dengan teknologi, pengembangan teknologi menyebabkan ilmu semakin cepat berkembangnya dibandingkan masa dahulu. Kalau zaman dahulu kecepatan ilmu berkembang 100 persen butuh 25 tahun, sekarang ilmu-ilmu teknologi dan kedokteran hampir tiga tahun naik 100 persen, semua itu basisnya adalah riset, teknologi, dan keseriusan kita,” ujar wapres.

Lebih lanjut wapres mengatakan, jumlah dokter di Indonesia sudah cukup banyak namun penyebarannya masih belum merata dan rata-rata menumpuk di kota-kota besar seperti Jakarta.

“Apabila kita berbicara dalam kedokteran selalu Ibnu Sina yang kita banggakan, sudah waktunya kita disini membentuk, mendidik Ibnu Sina yang baru, yang lebih baik,” kata wapres.

Wapres menambahkan, pemerintah ingin agar pemerataan pelayanan kesehatan di Indonesia lebih baik dari sebelumnya. Sebab, pemerintah berkewajiban memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh rakyatnya. Agar hal ini bisa terwujud, maka diperlukan upaya bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan.

Dies Natalis Universitas YARSI Ke-50 ini sekaligus memperingati kepeloporan munculnya rumah sakit Islam dan pengembangan ilmu kedokteran di kalangan umat.

Leave a Reply