Wow, Ini 10 Anak Muda Depok Yang Mendunia

10-anak-muda-depok-yang-mendunia

Berikut 10 anak muda di Kota Depok dengan sepak-terjangnya yang mampu mendunia serta catatan prestasi yang membanggakan Depok;

1. IKHLAS RISANDY

Ikhlas Risandy (foto: ist.)
Ikhlas Risandy (foto: ist.)

Punggawa Independent Studio yang bemarkas di Depok, Ikhlas Risandy beserta teman-temannya merilis game Michi Michi Panic di Nokia Store, 2012 silam. Game pertama studio ini untuk Nokia Store, langsung tersebar di beberapa media online.

Studio Independent sendiri didirikan pada tahun 2009, sudah berhasil meraih beberapa penghargaan seperti Blaast Developer Rising Star 2011, juara II Blaast Application Competition, hingga masuk ke daftar finalis Nokia Asha Apps Challenge.

http://www.depoklik.com/gayahidup/wow-nokia-rilis-game-besutan-anak-depok/

2. IRFAN URANE AZIS

Irfan Urane Azis (ist.)
Irfan Urane Azis (ist.)

Pelajar kelas 2 dari SMPN 2 Pancoranmas, Kota Depok ini menjadi Juara I dalam bidang Matematika pada lomba Olimpiade Internasional (WIZMIC) tahun2014 di India. Irfan meraih 3 medali Emas pada Olimpiade Internasional yang diikuti oleh lima negara, yakni, Indonesia, Filipina, Afrika Selatan, Thailand dan India.

3. IMAM AGUNG RAHARJA

Imam Agung Raharja (depoklik).
Imam Agung Raharja (depoklik).

Siswa SMA Pribadi Depok ini behasil masuk dalam Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) yang berjaya di ajang 42th International Physics Olympiad (IPhO) di Bangkok, Thailand, pada bulan Juli 2011. Dalam ajang ini, Imam Agung Raharja meraih medali perunggu.

http://www.depoklik.com/pendidikan/siswa-sma-pribadi-menangkan-olimpiade-sains/

4. M. REZA ARDIAN

Muhammad Reza Ardian
Muhammad Reza Ardian (ist.)

Pada ajang 5th International Earth Science Olympiad (IESO) yang diadakan pada bulan September 2011 lalu, Indonesia meraih tiga medali perak dan dua penghargaan khusus. Di ajang IESO yang diadakan di Modena, Italia itu, Reza Ardian dari SMAN 1 Depok berhasil meraih medali perak. Selain itu, Reza Ardian juga diberikan penghargaan Best Performance in Astronomy.

5. PUTRA SETIA UTAMA dan (6) FIRMAN NUGRAHA

Putra Setia Utama (ist.)
Putra Setia Utama (ist.)
Firman Nugraha
Firman Nugraha

Putra Setia Utama bersama rekannya, Firman Nugraha, mendirikan Tekno Jurnal, sebuah media komunitas developer IT. Sepak terjang dua anak muda ini mampu menembus jaringan investor dunia pemburu start-up atau usaha rintisan berbasis digital.

Jaringan internasional yang kuat ini mendadak menyulap Tekno Jurnal bukan sekadar media, namun menjadi jembatan antara perusahaan asing dengan developer lokal.

Keduanya pun merupakan pentolan komunitas developer IT di Depok, yakni Depok Mobi, yang behasil melibatkan Kota Depok menjadi salah satu kota partisipan dalam perhelatan hackathon pengembang game bertaraf internasonal, yakni Global Game Jam.

7. FAUZAN HELMI SUDARYANTO

Fauzan Helmi Sudaryanto (ist.)
Fauzan Helmi Sudaryanto (ist.)

Aplikasi “Siaga Banjir+” untuk Android karya Fauzan mampu menyabet gelar Grand Prize Winner di ajang “Code For Resilience” yang diselenggarakan oleh Global Facility for Disaster Reduction and Recovery (GFDRR) of World Bank Group, di London, Inggris, 30 Juni 2014. Code For Resilience diselenggarakan 
dalam rangka mencari solusi berbasis teknologi
 inovatif sebagai upaya mengantisipasi bencana alam yang terjadi di dunia.

Fauzan sendiri tercatat sebagai salah satu developer lokal yang tegabung di Depok Mobi.

8. ANDREAS SENJAYA

Andreas Senjaya (ist.)
Andreas Senjaya (ist.)

iGrow, startup digital yang mengembangkan aplikasi bercocok tanam dengan istilah cloud farming, mampu menjuarai Startup Arena, yakni, kompetisi antar-startup digital se-Asia. Aplikasi ini dikembangkan oleh PT. Badr Interactive pimpinan Jay – sapaan akrab Andreas. Mereka memenangkan hadiah 10.000 dollar AS dan memegang piala bergilir StartupAsia Champion.

Tak hanya iGrow, aplikasi lain buatan Jay dan kawan-kawan pun banyak yang mendapat penghagaan melalui kompetisi-kompetisi startup baik lokal maupun taraf intenasional, bahkan menjadi incaran para investor.

9. ANDI MALEWA

Andi Malewa
Andi Malewa

Institut Musik Jalanan (IMJ) yang didirikan aktivis sosial Depok, Andi Malewa dan rekan-rekannya di sekitar Terminal Depok tak luput dari perhatian dunia. Faktanya, saat Hari Kekayaan Intelektual se-Dunia (World Intellectual Property Day), IMJ menjadi salah satu lokasi peringatannya yang terdaftar dalam agenda dunia ini pada 26 April 2015 lalu.

Selain itu, Humanioract, komunitas sosial peduli HIV/AIDS di Depok yang diinisiatori Andi juga diapresiasi oganisasi kesehatan intenasional (WHO), dengan mengirimkan salah satu dokter pembinanya sebagai mentor.

10. ISFAHANI GHIYATH

isfahani-ghiyath
Isfahani Ghiyath (ist.)

Isfahani Ghiyath adalah siswa kelas 11 SMK Al-Muhajirin, Pancoran Mas yang berhasil menciptakan antivirus komputer, yang dinamakan Spensav. Utak-atik antivirus sudah ditekuninya sejak SMP.

Prestasi dunia pun ditoreh Isfahani melalui karyanya dengan menyabet sebuah penghargaan di Antivirus Test di Singapura 2012 silam. Lalu, mendapatkan Juara II di ajang APICTA (Asia Pasific Information and Communication Technology Alliance) yang di selenggarakan oleh APICTA Corp. (yang didukung oleh 17 Negara di Asia).

Berbagai sumber

Cl

Recommended For You

About the Author: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *